Postingan

Kapitalisme: Sumber Bencana Longsor Cisarua

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah   Pegiat Literasi  Indonesia kembali berduka  Bencana kembali menyapa Banjir dan longsor menyelimuti luka Doa terdalam untuk negeriku Indonesia Muslimahkaffahmedia.eu.org- Banjir Cisarua menambah daftar panjang penderitaan rakyat. Belum selesai bencana di Sumatera, kini menyusul Bandung Barat , meliputi Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, serta Kampung Sukadami di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang. Kali ini bencana tidak hanya dipicu oleh peralihan fungsi lahan, melainkan karena jebolnya bendungan alami di hulu sungai.  Kondisi ini diperparah dengan cuaca ekstrem rainfall event sehingga menjenuhkan pori-pori tanah dan berpotensi memicu banjir dan longsor susulan. Berdasarkan temuan Adrin Tohari , selaku Kepala Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), penyebab utama terjadinya longsor karena terbentuknya sumbatan (landslide dam) di hulu lereng Selatan Gunung Burangrang. ( tempo.co...

Menanti Jakarta Tanpa Banjir

Gambar
OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd. Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- " Jakarta Tenggelam " itulah headline yang menghiasi media sosial beberapa hari ini. Peristiwa musiman yang selalu menghampiri kota Jakarta dari tahun ke tahun. Kota betawi itu kini berada dalam genangan air. Padahal, menghentikan banjir menjadi prioritas utama bagi setiap calon gubernur. Bahkan ada yang pernah masuk gorong-gorong, sebagai klaim keseriusannya mengatasi banjir.  Air tetap saja menggenang di Jakarta, menjadikan ibukota negara itu menjadi kolam raksasa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengungkapkan, tiga ruas jalan dan 41 rukun tetangga (RT) terendam air dengan ketinggian sekitar 20-30 cm. Pemicu adanya genangan tersebut adalah hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari Rabu (28/1/2026) dan berlanjut hingga kamis (29/1/2026). ( Kompas.com , 30/1/2026) M.Azis Muslim , pengamat Tata Kota Universitas Indonesia menilai, banjir musiman yang terja...

Banjir Berulang, Tanggung Jawab Siapa?

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari, A.Ks Pegiat literasi  ... Barangkali di sana ada jawabnya Mengapa di tanahku terjadi bencana? Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang... Muslimahkaffahmedia.eu.org- Penggalan lirik yang merupakan salah satu karya musisi Ebiet G. Ade , menjadi bahan renungan tentang bencana yang sering terjadi di negeri kita. Bandung berduka, beberapa hari lalu terjadi longsor di Kabupaten Bandung Barat . Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun hingga Rabu (28/01/2026) pukul 20.00 WIB dilaporkan bahwa Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 53 korban tewas dalam longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sementara itu, 27 korban lainnya masih dalam proses pencarian. ( detikNews.com , 29/01/2026) Sementara di DKI Jakarta telah terjadi banjir yang meluas...

Degradasi Moral, Buah Sistem Kapitalis-Sekuler

Gambar
  Di sisi lain, siswa bertindak kasar, tidak hormat, dan tidak sopan kepada gurunya. Ini menggambarkan bahwa pendidikan dalam sistem kapitalis-sekuler adalah pendidikan yang miskin adab. Baik guru ataupun siswa sama-sama mengalami degradasi moral. OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org ,Dunia pendidikan kembali berpolemik. Viral seorang guru SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi (Agus Saputra) adu jotos dengan siswanya. Pemicunya sang guru melontarkan kata-kata hinaan sehingga menyulut amarah anak didiknya. Kejadian ini berawal dari peneguran kepada siswa saat proses belajar mengajar. Ada seorang siswa yang meneriakkan kata-kata tak pantas kepada gurunya sehingga beliau refleks menampar siswa dan terjadilah keributan. ( detikNews.com , 17/01/2026) Kasus guru dikeroyok oleh siswa bukanlah masalah sepele. Ini merupakan problem serius dalam dunia pendidikan. Kejadian ini mengisyaratkan bahwa dunia pendidikan tidak baik-baik saja. Seharusnya rela...

Swasembada Pangan Benarkah untuk Rakyat?

Gambar
  Tercapainya swasembada beras memang patut mendapatkan apresiasi, tetapi sayang, capaian ini tidak dibarengi dengan swasembada pangan lainnya. OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org ,Awal tahun 2026 Indonesia mencatat sejarah baru di bidang pertanian. Indonesia bisa mewujudkan swasembada pangan khususnya beras lebih cepat satu tahun dari targetan awal yang dicanangkan empat tahun. Capaian ini menjadi penanda berakhirnya ketergantungan terhadap impor sekaligus sebagai tonggak keberhasilan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional tahun 2026. Capaian swasembada pangan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Panen Raya di Kecamatan Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat pada 7 Januari 2026. Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga mengatakan bahwa swasembada pangan merupakan kemenangan strategis bagi kemerdekaan Indonesia. "Hari ini kita telah mencatat tonggak penting kemerdekaan bangsa Indonesia. Dengan m...

Korupsi di Kala Bencana, Demokrasi Memunculkan Pejabat Nirempati

Gambar
  Dana berupa cash transfer yang seharusnya diperuntukkan bagi 303 kepala keluarga terdampak diubah menjadi bantuan barang tanpa ada persetujuan dari kementerian terkait, dan jumlahnya disunat 15 persen dari nilai bantuan. OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah   Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org ,Korupsi ibarat bola salju, yang menggelinding menuruni bukit, di mana uang, kekuasaan, dan orang-orang yang terlibat menjadi semakin besar dan sulit dihentikan. Terbongkarnya kasus korupsi dana bantuan bencana di Kabupaten Samosir , Sumatra Utara merupakan bentuk pengkhianatan nilai kemanusiaan tertinggi. Sekitar 1,5 miliar dana yang dikucurkan dari Kementerian Sosial, disunat di tengah kondisi darurat. Berdasarkan perhitungan penyidik, negara mengalami kerugian sebesar Rp516,2 juta.  Dana berupa cash transfer yang seharusnya diperuntukkan bagi 303 kepala keluarga terdampak diubah menjadi bantuan barang tanpa ada persetujuan dari kementerian terkait, dan jumlahnya disunat 15 ...

Child Grooming, Problem Anak dan Tatanan Hidup yang Terserak

Gambar
  Fenomena child grooming ini mungkin belum begitu akrab di telinga masyarakat. Hingga awal Januari 2026, viral pengakuan artis Aurelie Moeremans dalam sebuah e-book yang berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth.  OPINI   Oleh Ummu Bintang Al-Mustaniir  Pemerhati Masalah Sosial  Muslimahkaffahmedia.eu.org ,Sejumlah aksi kejahatan tak terhitung di sekitar kita, dengan wajah dan tampilan yang beraneka ragam. Sebut saja child grooming, yang akhir-akhir ini menyeruak di permukaan. Sebagian kasus terungkap tetapi masih banyak lagi yang tak terendus media. Bahkan ada beberapa pendapat yang menjunjung ketimuran dan menganggapnya tabu untuk diangkat, apalagi untuk dicari solusinya. Fenomena child grooming ini mungkin belum begitu akrab di telinga masyarakat. Hingga awal Januari 2026, viral pengakuan artis Aurelie Moeremans dalam sebuah e-book yang berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth. Dalam e-book tersebut Aurelie mengisahkan tentang masa re...