Flotilla Dilecehkan, Hukum Internasional Diinjak: Kapan Umat Bangkit?
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri Penulis Opini Ideologis Muslimahkaffahmedia.eu.org- Misi kemanusiaan seharusnya dilindungi, bukan dilecehkan. Tapi faktanya, para relawan Global Sumud Flotilla 2.0 justru menjadi korban kekerasan setelah dicegat militer Israel pada Mei 2026. Penyelenggara Flotilla merilis pernyataan pada 22 Mei 2026: setidaknya ada 15 kasus kekerasan seksual termasuk pemerkosaan, penembakan dengan peluru karet dari jarak dekat, dan puluhan relawan mengalami patah tulang. Aktivis WNI yang ikut misi juga mengaku dipukuli, disetrum, dan diteriaki sebagai teroris selama ditahan. Pemerintah Kanada menyebutkan, warganya menerima “perlakuan mengerikan”. Jerman dan Spanyol mengonfirmasi bahwa warganya cedera. Jika aktivis kemanusiaan yang membawa bantuan untuk warga sipil di Gaza saja diperlakukan seperti ini, lalu siapa lagi yang aman? Peristiwa ini menampar wajah kemanusiaan dan memperlihatkan betapa rapuhnya perlindungan hukum bagi mereka yang berani bersuara. ...