Postingan

Featured Post

Iuran BPJS Naik, Beban Rakyat Semakin Berat

Gambar
  OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org, OPINI - Di tengah polemik masalah penyesuaian penerima BPJS- PBI yang masih panas, Menteri Kesehatan Gunadi Sadikin justru mewacanakan kenaikan tarif Iuran BPJS kesehatan . Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah untuk menambal defisit anggaran BPJS di tahun 2026 karena adanya inflasi dan perluasan layanan kesehatan oleh pemerintah. Menurutnya, kenaikan iuran seharusnya dilakukan setiap 5 tahun sekali karena adanya dua faktor, yakni inflasi dan perluasan layanan kesehatan oleh pemerintah. " BPJS itu udah negatifnya (defisit) setahunnya 20-an triliun, hampir 20 triliun. Jadi memang tidak mungkin tatif BPJS itu tidak disesuaikan setiap 5 tahun." Kata Menkes di kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, Senin 23-02-2026. ( detik.com , 26-02-2026) Meski begitu dia memastikan bahwa kenaikan BPJS ini tidak akan berpengaruh terhadap rakyat miskin, dan hanya akan berpengaruh p...

SEAbling vs Ukhuwah Islam

Gambar
OPINI   Oleh Arda Sya'roni  Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI-  Ramai di jagat maya tepatnya di platform X, perseteruan rasis antara netizen Korea Selatan (K-Netz) dengan netizen Asia Tenggara. Awal mula perseteruan K-Netz (netizen Korea) dengan netizen Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam) adalah penggemar Korea diekspose dan dikritik karena melanggar larangan membawa DSLR di konser DAY6 di Malaysia, digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Axiata Arena , Kuala Lumpur, Malaysia. Fansite Korea ini kepergok membawa DLSR, sedangkan konser tersebut penggunaan kamera profesional dilarang ( idnnews.com , 11/02/2026). Unggahan ini memicu perseteruan antara K-Netz dan netizen Asia Tenggara, sebab K-Netz memulai statement-statement rasis yang merendahkan warga Asia Tenggara. Dikutip dari Republika.co.id, 16-02-2026, sentimen rasialis dari netizen Korea Selatan bikin panas warga Asia Tenggara yang belakangan bersatu dalam tagar S...

Jutaan Warga Mengalami Gangguan Jiwa, Ada Apa?

Gambar
  OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa diperkirakan ada 28 juta warga Indonesia berpotensi alami gangguan kesehatan mental . Hal ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI Senin, 19 Januari 2026 lalu. Sementara data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut prevalensi gangguan kesehatan jiwa secara global di angka 1 per 8 orang hingga 1 per 10 orang. Jadi, kalau jumlah penduduk Indonesia sekitar 280 juta jiwa, maka ada 29 juta orang mengalami gangguan kejiwaan. (CNN Indonesia.com , 21/1/2026). Kondisi ini merupakan fenomena gunung es . Karena kasus kesehatan mental yang terdeteksi masih rendah berdasarkan laporan cek kesehatan gratis (CKG). Gangguan kesehatan mental bisa berupa depresi, gangguan kecemasan (anxiety disorder), ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) sampai yang terbesar Skizofrenia. Banyak kasus gangguan kesehatan ...

Putus Pertemanan Tega Bunuh Teman: Potret Generasi Sakit

Gambar
   OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Kampung Gajah , eks destinasi wisata yang berada di Parongpong, Cihideung, Bandung Barat , kini mendadak viral di media sosial. Bukan karena bekas tempat wisata itu kembali dibuka, tetapi di tempat tersebut ditemukan jasad Zein Ahmad Abdul Qudus (14) salah satu siswa SMPN 26 Kota Bandung , setelah selama sepekan dinyatakan hilang oleh keluarganya.   Dikabarkan, Zein Ahmad Abdul Qudus (ZAAQ), menjadi korban pembunuhan sadis oleh temannya sendiri yakni YA(16) dan APM (17). Jasad korban pertama kali ditemukan oleh konten kreator " Tim Trobos Mitos " yang sedang melakukan live esksplor konten horor di bekas destinasi wisata tersebut. ( TribunJabar.com , 17-02-2026) Kapolres Cimahi , AKBP Niko N Adi Putra mengungkapkan bahwa motif perbuatan keji yang dilakukan oleh pelaku utama YA didasari rasa sakit hati karena Zein mengakhiri hubungan pertemanan denganny...

Menjaga Umat dari Konsumsi Produk Nonhalal

Gambar
K  OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Baru-baru ini media sosial dibanjiri dengan isu kesepakatan dagang produk AS ( Amerika Serikat ) yang masuk ke Indonesia tidak perlu pelabelan maupun sertifikasi halal . Aturan ini merupakan kesepakatan resiprokal atau Agreement on Resiprocal Trade (ART) antara AS dan Indonesia, yang mana sudah menjadi komitmen terbaru pemerintah dalam pengaturan perdagangan dan standar produk. Artinya, semua produk yang tidak ada dalam kategori halal, tidak akan dikenai kewajiban biaya tambahan pelabelan atau pun sertifikasi halal. (republika.co.id, 20/02/2026) Menyikapi isu ini, pelabelan dan sertifikasi halal di Indonesia tentu menjadi topik yang sangat penting. Mengingat jumlah penduduk Indonesia kurang lebih 288 juta jiwa dan itu mayoritas muslim. Maka perlu adanya pelabelan dan sertifikasi halal ini sebagai petunjuk dan informasi bagi konsumen untuk membeli produk. Terkait apa saja komposisinya, kan...

MBG di Bulan Ramadan, Pilihan yang Dipaksakan

Gambar
   OPINI   Oleh Sinta Lestari  Pegiat Literasi dan Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) selalu menuai sorotan publik. Mulai dari perencanaan hingga mekanisme pelaksanaannya yang terlihat dipaksakan. Setelah berhasil memangkas anggaran yang fantastis, muncul kasus keracunan di berbagai sekolah, kemudian program ini pun dinilai mengambil porsi dari anggaran pendidikan dalam APBN yang dialokasikan untuk program yang tidak terlalu urgen dan salah potong anggaran. Selanjutnya program ini kembali menuai banyak kritikan saat MBG masih tetap berjalan di bulan Ramadan. Sebagaimana yang terjadi belum lama ini, saat liburan sekolah MBG justru masih tetap berjalan dan tidak ikut diliburkan.  Hal ini banyak mendapat sorotan publik atas kebijakan pemerintah yang terlalu berlebihan mencari-cari cara agar program ini berkelanjutan meski sekolah sedang libur panjang. Sebagaimana di awal, misi program ini adalah untuk mencegah...

Pembukaan Rafah Dibatasi, Perampasan Tanah Terus Terjadi

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org, OPINI - Penderitaan Gaza belum berakhir. Gencatan senjata sedang berlangsung, tetapi serangan terus dilancarkan. Meski awal Februari 2026, ada kabar yang sedikit menyejukkan hati yakni perlintasan Rafah telah dibuka setelah ditutup sebelumnya sejak Mei 2024. Namun, pembukaan masih dibatasi dan pengawasan ketat dilakukan oleh Israel. Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan, pembukaan kembali perlintasan Rafah antara Mesir dan Gaza baru mencapai 29 persen, di tengah-tengah penutupan ketat yang diberlakukan Israel. Perlintasan hanya untuk pergerakan orang, itupun terbatas. Hanya 150 orang setiap hari yang diizinkan Israel untuk melintas di Rafah tersebut. Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan untuk mengakhiri bencana kemanusiaan yang makin parah di Jalur Gaza, diperlukan pembukaan tanpa batasan di semua penyeberangan untuk pengiriman bantuan. Lanjut PBB menyatakan, membuka penyeberanga...