Postingan

Featured Post

Kasus Amsal Sitepu: Potret Buruknya Penegakan Hukum dalam Sistem Demokrasi

Gambar
  Amsal Sitepu didakwa melakukan penggelembungan anggaran desa (mark up) dalam pembuatan video profil beberapa desa di Kabupaten Karo. OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Kasus yang menimpa seorang videografer asal Sumatra Utara Amsal Christy Sitepu menyita banyak perhatian publik. Amsal Sitepu didakwa melakukan penggelembungan anggaran desa (mark up) dalam pembuatan video profil beberapa desa di Kabupaten Karo. Banyak yang menilai vonis yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo banyak kejanggalan dan seolah dipaksakan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI Jakarta, Senin, 30 Maret 2026, terlihat Amsal Sitepu menangis saat menceritakan kasusnya. "Saya cuma seorang pekerja ekonomi kreatif. Saya didakwa melakukan mark up anggaran. Bagaimana mungkin seorang penyedia jasa bisa melakukan mark up anggaran? Sebelumnya saya mela...

Asia Korban Utama Krisis Energi

Gambar
  Penyebab utama krisis energi di Asia adalah tingginya ketergantungan pada impor energi.  OPINI   Oleh Tutik Haryanti  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Konflik di Iran yang mengganggu jalur distribusi energi global mulai menunjukkan dampak serius terhadap perekonomian dunia, terutama kawasan Asia. Asia berada pada posisi paling rentan akibat ketergantungan tinggi pada minyak, minimnya cadangan energi hingga terbatasnya diversifikasi sumber. Ditambah lagi gangguan di Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia memicu lonjakan harga energi global hingga menembus US$100 per barel. Hal ini bukan saja berdampak pada harga BBM, tetapi terjadi inflasi, biaya produksi, hingga aktivitas sosial masyarakat.  Di Asia Tenggara, situasinya bahkan lebih kompleks. Selain bergantung pada impor, sebagian besar negara juga memiliki cadangan energi yang terbatas serta infrastruktur energi yang belum optimal. Hal ini membuat gejolak harg...

Lebaran Pilu di Gaza: Bahagia yang Tertimbun di Tengah Reruntuhan

Gambar
  Dunia merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita, warga Gaza justru menyambutnya dalam suasana duka yang berkepanjangan OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Berulang kali Gaza merasakan Lebaran bukan sebagai hari kemenangan, melainkan hari yang penuh luka dan kesedihan. Di saat umat Islam di berbagai belahan dunia merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita, warga Gaza justru menyambutnya dalam suasana duka yang berkepanjangan. Takbir yang seharusnya menggema dengan penuh kebahagiaan kini bercampur dengan suara dentuman konflik dan tangisan kehilangan. Kehilangan orang-orang tercinta, rumah yang hancur, serta kehidupan yang serba terbatas membuat hari raya kehilangan makna sejatinya. Lebaran yang seharusnya menjadi momen untuk bersyukur dan saling berbagi kebahagiaan berubah menjadi pengingat pahit atas penderitaan yang terus berulang dari tahun ke tahun. Bagi banyak warga Gaza, Idulfitri bukan lagi tentang peray...

SKB Kesehatan Jiwa Anak Diteken, Generasi akan Terselamatkan?

Gambar
  Penandatanganan SKB ini penting untuk memperkuat kerja sama antar lembaga. OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, bersama delapan pimpinan kementerian dan lembaga menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak. Kebijakan ini menjadi langkah bersama pemerintah untuk mengatasi masalah kesehatan mental anak yang semakin mengkhawatirkan.  Menteri PPPA mengatakan bahwa penandatanganan SKB ini penting untuk memperkuat kerja sama antar lembaga. Masalah kesehatan mental anak tidak bisa ditangani oleh satu kementerian saja. Karena itu, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak agar penanganannya lebih menyeluruh. Kebijakan ini dibuat berdasarkan data yang menunjukkan kondisi yang cukup serius. Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 menunjukkan bahwa 9 dari 100 anak usia 13–17 tahun mengalami kek...

Lebaran di Tengah Lilitan Utang, Lantas Bagaimana Negara Harus Menyikapi?

Gambar
  Lebaran kerap datang bersamaan dengan beban finansial berupa cicilan dan berbagai tagihan yang belum terselesaikan. OPINI   Oleh Yuniyati Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Hari raya Idulfitri sejatinya menjadi simbol kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah Ramadan. Namun realitas yang dihadapi banyak keluarga di Indonesia justru berbeda. Lebaran kerap datang bersamaan dengan beban finansial berupa cicilan dan berbagai tagihan yang belum terselesaikan. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan adanya potensi lonjakan penggunaan pinjaman online, pembiayaan multifinance, hingga layanan gadai yang diperkirakan meningkat sekitar 30% menjelang Lebaran 2026. Angka tersebut mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang masih rentan. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya perjalanan mudik yang semakin tinggi, tekanan nilai tukar, serta stagnasi upah menjadi faktor yang mempersempit ruang keuangan keluarga. Di tengah situasi ini, layanan pinjaman...

Menggugat Eksistensi BoP: Inisiasi Perdamaian atau Agresi Militer ke Iran?

Gambar
  Riuh desakan agar Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace semakin menguat. OPINI   Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd. Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Indonesia berada di persimpangan diplomatik yang pelik menyusul desakan masif agar pemerintah segera menarik diri dari Board of Peace (BoP). Gelombang protes ini dipicu oleh tindakan Amerika Serikat—sang inisiator utama dewan tersebut—yang justru melancarkan serangan militer terhadap Iran. Publik mulai mempertanyakan kredibilitas lembaga ini: apakah BoP benar-benar sebuah instrumen perdamaian, atau sekadar tameng diplomatik bagi negara adidaya untuk melegitimasi agresi? Riuh desakan agar Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace semakin menguat. Hal ini dipicu oleh serangan militer AS dan sekutunya Israel ke Iran. Akibat serangan itu  pemimpin Iran Ayatollah Ali Khosseini Khamenei gugur. Sementara AS merupakan negara yang menginisiasi BoP. (Tempo, 5/5/2026) Desakan agar Indonesia he...

Gaza: Idul Fitri di Tengah Reruntuhan dan Pengungsian, Butuh Perisai Untuk Mengakhiri

Gambar
  Mereka berkumpul di dekat reruntuhan masjid yang hancur dan di area terbuka dekat kamp-kamp pengungsian. OPINI   Oleh Jasli La Jate (Pegiat Literasi)  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Idul Fitri di seluruh Jalur Gaza pada Jumat (20/3) pagi, di tengah reruntuhan gedung dan tenda pengungsian. Mereka berkumpul di dekat reruntuhan masjid yang hancur dan di area terbuka dekat kamp-kamp pengungsian. Idul Fitri tahun ini masih mereka rasakan dalam kondisi kemanusiaan yang sangat sulit. Blokade masih berlangsung, krisis pengungsian terus memburuk, dan ratusan ribu warga Palestina masih tinggal di tempat penampungan atau tenda-tenda darurat. Belum lagi mereka harus menghadapi kekurangan akut pangan, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya. Krisis kemanusiaan ini entah kapan berakhir. Duka nestapa seolah tak berujung menimpa warga Gaza. ( minanews.net , 20/3/2026)  Derita warga Gaza makin terlupakan ketika AS-Israel fokus m...