Postingan

Featured Post

Tanpa Junnah Darah Muslim Tumpah

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dinyatakan syahid dalam serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel, kini mereka kembali menyerang Iran dengan meluncurkan roketnya tepat mengenai sekolah putri Shadjareh Tayebeh di Teheran, Iran. Kabar terakhir, sebanyak 165 orang tewas di tempat. ( news.republika.co.id , 02/03/2026) Kekejian yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap umat muslim masih terus berlanjut hingga detik ini. Belum selesai mereka menjajah Palestina, kini AS-Israel melakukan serangan ke Iran. Serangan dilakukan dengan tidak tahu aturan, seperti biasa, mereka mengarahkan ke rakyat sipil. Tidak mematuhi "Akuntabilitas dan keadilan hukum Internasional dalam melindungi warga sipil, termasuk sekolah".  Serangan ini dilakukan karena jalan diplomasi buntu, tidak ditemui kesepakatan. Iran tidak mau tunduk kepada Amerika Serikat, sehingga negara kafir penja...

Wahai Ansharullah, Gaza Menanti Kalian!

Gambar
  OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org, OPINI - Prasetyo Hadi selaku Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg) mengatakan, Indonesia berencana mengirim 8.000 pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza sebagai komitmen memenuhi agenda Board of Peace (BoP). Wacana keberadaan TNI di Gaza untuk misi Board of Peace (BoP), yaitu menstabilkan situasi pasca konflik antara Palestina dan Israel dengan memastikan transisi two-state solution berjalan lancar, karena itu TNI ditargetkan siap berangkat pada akhir Juni 2026. ( kompas.com , 15/02/2026) Mengkritisi fakta ini, keberadaan TNI di Gaza menimbulkan spekulasi. Di satu sisi Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Sedangkan di sisi lain, adanya TNI di Gaza dengan bendera BoP yang mempresentasikan kepentingan Amerika Serikat dan Israel ini justru akan menciderai dukungan itu. Mengingat dalam keanggotaan BoP tidak ada negara Palestina, yang ada hanyalah negara penjajah seperti, Amerika Serikat...

Ketika Mudik Menjadi Musibah dan Petaka Berulang, Keseriusan Peran Negara Dipertanyakan

Gambar
  OPINI   Oleh Siti Rohmah, S.Ak (Pemerhati Kebijakan Publik)  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Kecelakaan dan kemacetan parah selalu mewarnai arus mudik dan balik. Permasalahan ini selalu berulang setiap tahun. Kemacetan dan kecelakaan saat mudik telah memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Selama pemantauan arus mudik lebaran periode 2026, Polri telah mencatat sebanyak 173 kecelakaan lalu lintas. Korlantas Polri mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan angka kecelakaan selama arus mudik lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.  Salah satu kecelakaan maut yang terjadi pada Kamis pagi (19/3) di Tol Pejagan-Pemalang KM 290 jalur B antara Bus dengan mobil LCGC Toyota Calya yang menewaskan 4 orang dan satu luka-luka. Jalur kecelakaan yang saat itu sedang digunakan untuk one way arah Pemalang. ( Kumparan.com , 19/03/2026) Selama musim mudik lebaran 2026, dilaporkan sebanyak 228 orang meninggal dunia. Angka ini menjadi sorotan terkait keselamatan perjalanan saat ar...

Hukum Rasa Demokrasi: Gagal Membuat Jera Pelaku Korupsi

Gambar
  OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Kasus Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali diperbincangkan karena menjadi tahanan rumah. Ia menjadi tahanan rumah bukan karena masalah kesehatan, tetapi atas permintaan keluarga. Hal inipun dikonfirmasi langsung oleh Jubir KPK, Budi Prasetyo bahwa kepulangan Yaqut memang karena adanya permohonan dari pihak keluarga untuk bisa lebaran di rumah, kemudian permohonan tersebut dikabulkan dengan pertimbangan Pasal 108 ayat (1) dan (11), Undang-Undang Nomor 20 tahun 2025 tentang KUHAP. ( cnnindonesia.com , 22/03/2206) Miris memang, ketika melihat keadilan di negeri ini tebang pilih. Kelonggaran hukum dapat dirasakan oleh mereka yang memiliki bnyak uang. Jangan ditanya jika kelonggaran hukum bisa didapat oleh mereka yang tidak pro penguasa, apalagi rakyat biasa. Hal ini terbukti dari kasus-kasus yang pernah ada. Seperti kasus korupsi yang menjerat mantan Gubernur Papua Lukas Enembe....

Idulfitri, Kembali Suci bukan Mengedepankan Gengsi

Gambar
  OPINI   Oleh Venni Hartiyah Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Indahnya suasana berkumpul dengan sanak saudara, berkumpul bersama di rumah orang tua, memberikan kesan tersendiri di setiap tahunnya. Momen yang sangat berharga dan tidak bisa digantikan dengan apa pun. Rasa kangen terobati karena saling bertemu di hari yang fitri. Saling memaafkan segala kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Sehingga hati menjadi bersih dan hilang semua rasa dendam di hati. Hanya rasa gembira yang ada. Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat Yunus [10] ayat 58 yang artinya ; “Katakanlah (Muhammad), dengan anugerah dan kasih sayang Allah, maka dengan itu hendaknya mereka bergembira dan berbahagia.”  Sungguh beruntung orang yang menjumpai Idulfitri dengan hati yang rida atas segalanya. Bukan tentang baju baru, mobil baru, motor baru, maupun kue lebaran, juga bukan tentang gengsi atas kemewahan di hari lebaran, akan tetapi mengenai hati yang lapang, qana'ah dan rida a...

THR Pegawai Kena Pajak, Islam Solusinya

Gambar
OPINI Oleh Ria Nurvika Ginting, S.H., M.H. Muslimahkaffahmedia.eu.org- Menjelang Hari Raya Idulfitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh para pekerja. Namun, penantian tersebut berubah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah pemerintah menyampaikan bahwa THR karyawan tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21. Secara regulasi, THR memang termasuk objek pajak. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 tentang Tarif Pemotongan PPh Pasal 21 atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan orang pribadi ( CNNIndonesia.com , 06/02/26). Di sisi lain, penerapan pajak atas THR menimbulkan polemik. Bagi karyawan swasta, pajak tetap dipotong sehingga THR yang diterima tidak utuh. Sementara itu, bagi ASN, TNI, dan Polri, pajak tersebut ditanggung oleh pemerintah sehingga THR yang diterima tetap penuh. Perbedaan perlakuan ini menjadi viral di media sosial dan dinilai sebagian pihak sebagai kebijakan ya...

Transportasi Aman dan Nyaman Mungkinkah Terwujud?

Gambar
  Saat ini, kita hidup dalam sistem kapitalis yang menjadikan transportasi sebagai komoditas bisnis.  OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Mudik lebaran sudah menjadi ritual tahunan masyarakat Indonesia. Setiap momen mudik, selalu ada cerita tentang kemacetan hingga kecelakaan yang memakan korban harta hingga nyawa. Seperti kemacetan dan penumpukan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang -Banyuwangi yang mencapai 31 kilometer. Seorang ibu asal Kebumen Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia setelah pingsan karena harus mengantre lama di dalam bus untuk keluar dari Bali. Beberapa pemudik juga tumbang karena kelelahan ditambah cuaca yang sangat panas.( Suara.com , 10/3/2026). Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengatakan bahwa antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk terjadi karena sistem kedatangan ke pelabuhan yang belum tertata dan penambahan arm...