Postingan

Featured Post

‎Pelecehan Seksual Verbal, Bukti Sistem Kapitalis Merusak Generasi

Gambar
  OPINI ‎Oleh Kandiwriter12 ‎ ‎ Muslimahkaffahmedia.eu.org- Ketika dunia sedang disibukkan dengan berita perang Iran VS As dan Israel, serta kenaikan harga BBM melambung tinggi, di negeri ini malah viral dengan berita pelecehan seksual verbal yang dilakukan oleh oknum mahasiswa universitas ternama di Indonesia yakni UI dari beberapa mahasiswa fakultas hukum. ‎Fakultas yang seharusnya mengerti bagaimana mereka berbicara, berperilaku dan segala tindakan yang tidak semestinya akan bisa menjadi delik hukum bila tidak berhati-hati dalam hal tersebut. ‎ ‎Terdapat 16 Mahasiswa (FH UI) diduga melakukan perbuatan pelecehan seksual secara tulisan melalui chat di grup terhadap puluhan mahasiswi hingga dosen di fakultas tersebut. Kasus tersebut terungkap setelah oknum salah seorang pelaku mengviralkan tangkapan layar percakapan tersebut ke media sosial dengan nama akun "sampahfhui". ‎Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas P...

Pesta Miras Makin Marak Islam Kafah Solusinya

Gambar
OPINI   Oleh Venni Hartiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Afirmasi tubuh kita. Terimakasih ya Allah. Terimakasih juga organ-organ Tubuhku. Ketauhilah wahai organ-organ pentingku. Wahai lambung, engkau diciptakan Allah salah satunya untuk mencerna makanan.  Wahai hati, engkau diciptakan Allah untuk menyaring racun-racun. Wahai jantung, engkau diciptakan Allah untuk memompa darah ke seluruh tubuh.  Wahai darah, engkau diciptakan Allah dengan banyak tugas, salah satunya adalah membawa oksigen dan mengangkut sisa racun.  Wahai otak, engkau diciptakan Allah sebagai pusat komando tubuh ini.   Wahai ginjal, engkau diciptakan Allah untuk menyaring darah dan membuang racun.  Wahai usus, tugasmu juga sangat banyak, salah satunya adalah menyerap sari-sari makanan.  Terimakasih telah bekerja keras selama ini. Maa syaa Allah semoga afirmasi ini membuat organ- organ bekerja dengan rileks dan lancar tanpa sumbatan. Semua organ itu Allah berik...

Marak Pelecehan Seksual, Bukti Rusaknya Sistem Sekuler

Gambar
OPINI   Oleh: Enggar Rahmadani Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pelecehan seksual di lingkungan kampus masih menjadi isu serius di Indonesia. Salah satu kasus terbaru yaitu yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Sebanyak 16 mahasiswa Fakultas Hukum Univerasitas Indonesia (UI) menjadi pelaku pelecehan seksual melalui grup chat media sosial para pelaku. Dalam grup tersebut, para pelaku saling mengirim pesan tidak senonoh baik merujuk kepada teman maupun dosen. Pihak UI tengah menangani kasus tersebut melalui Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Pihak UI juga menggelar sidang pada Senin, 13 April 2026. Sidang yang berakhir hingga Selasa, 14 April 2026 dini hari ini juga mendatangkan 16 pelaku pelecehan seksual. ( metrotvnews.com , 15/04/2026) Menurut data terbaru, terjadi lonjakan perhatian publik terkait kasus dugaan pelecehan seksual. Berdasarkan catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), per Januari hin...

Ketika Kampus Kehilangan Marwah

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri   Penulis Opini Ideologis   Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) — tempat lahirnya calon penegak keadilan — kini ternoda. Enam belas (16) mahasiswanya diduga menjadi pelaku pelecehan seksual. Sungguh memprihatinkan. Kampus yang seharusnya jadi ruang aman dan benteng moral, justru melahirkan orang-orang yang merendahkan kehormatan sesama, bahkan terhadap gurunya. Lagi-lagi, ini tamparan keras untuk sistem pendidikan sekuler. Berdasarkan investigasi kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, mengungkapkan kasus pelecehan seksual berbasis digital ini berlangsung hampir 1,5 tahun. Kasus mencuat pada 11 April 2026, setelah akun X @sampahfhui membongkar borok FHUI mengunggah lewat thread berisi percakapan di grup WhatsApp. Isi chat bernuansa seksual terhadap korban: lelucon porno hingga frasa merendahkan martabat perempuan. Korban mencapai sedikitnya 27 orang, terdiri dari 20 mahasiswi dan 7 dosen perempuan. Para pel...

Bekasi dan Ilusi Gaya Hidup Urban: Ketika Ruang Hidup Menjadi Komoditas

Gambar
OPINI   Oleh Anita Humayroh  Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fenomena hadirnya ruang gaya hidup terpadu seperti Outbreak Signature di kawasan Summarecon Bekasi menandai satu babak baru dalam perkembangan kota urban. Bekasi yang dahulu dikenal sebagai kota penyangga ibu kota, kini bertransformasi menjadi pusat aktivitas modern yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam satu ruang. Konsep all-in-one lifestyle hub tampak menjawab kebutuhan masyarakat urban yang dinamis—bekerja, bersosialisasi, mencari hiburan, hingga menikmati kuliner tanpa harus berpindah tempat. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada realitas yang perlu dicermati lebih dalam: arah pembangunan kota yang semakin dikendalikan oleh logika kapitalisme. Kapitalisme tidak sekadar mengatur sistem ekonomi, tetapi juga membentuk cara pandang manusia terhadap hidup. Dalam sistem ini, manusia direduksi ke dalam dua peran utama: sebagai konsumen dan sebagai tenaga produktif....

Infrastruktur Langkat: Kelalaian Struktural dan Urgensi Kepemimpinan Islam

Gambar
Oleh Iky Damayanti, ST Aktivis Dakwah  Jalan Berlubang Merenggut Korban Jiwa Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Langkat, khususnya di wilayah Jalan Sedang Rejo, Bahorok, hingga Secanggang, telah mencapai titik kritis yang mengancam keselamatan publik. Rentetan peristiwa kecelakaan, termasuk insiden fatal pada April 2026 yang merenggut nyawa pengendara akibat menghindari lubang jalan, bukan sekadar masalah teknis pemeliharaan fasilitas. Fenomena ini merupakan indikator adanya kegagalan fungsi pelayanan publik yang sistemik, (mistar.id, 6/4/26), ( Langkatterkini.com , 9/6/26). Protes warga dalam bentuk pemblokiran akses menuju kawasan wisata Bukit Lawang mencerminkan akumulasi kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai lamban dalam merespons kebutuhan vital masyarakat. Kondisi jalan yang berdebu saat kemarau dan berlumpur saat hujan telah mendegradasi kualitas hidup serta menghambat mobilitas ekonomi warga, ( halosumut.com 6/4/26). Paradigma Materi...

Gaza Tanpa Militer: Antara Perdamaian dan Kontroversi

Gambar
OPINI Oleh Sri Ummu Ahza  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Persitiwa genosida berkepanjangan di Gaza disebut sebagai perang. Idealnya perang adalah kesiapan dua belah pihak yang melakukan perang dengan persenjataan dan kemampuan pasukan. Realitanya selama ini yang terjadi di Gaza tidak demikian. Rakyat Gaza justru sedang membela dan mempertahankan tanah mereka yang akan diambil alih oleh Zionis, dengan persenjataan yang minim dan pasukan seadanya.  Kejadian terus berlangsung hingga kini bahkan senjata mereka akan dilucuti. Dalam artian mereka mempertahankan tanpa militer atau persenjataan. Hal ini lebih dikenal dengan istilah demiliterisasi. Alasan adanya kebijakan demiliterisasi sebagai syarat perdamaian. Benarkah sebagai wujud perdamaian untuk Gaza? Deklarasi gencatan senjata fase kedua atas perang di Gaza dan membentuk Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang melibatkan 35 negara, termasuk Indonesia. Hanya saja forum tersebut tidak melibatkan perwakilan Palestina...