LPG Langka Rakyat yang Disalahkan, Di Mana Peran Negara?
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri Penulis Opini Ideologis Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sejak lebaran 2026, gas LPG semakin langka ditemukan, membuat warga panik dan cemas. Kalaupun ada, harganya tinggi mencapai Rp30.000,- per tabung. Harga yang mahal dan langka tersebut membuat warga di daerah pinggiran dan di desa beralih menggunakan kayu bakar untuk memasak. Sedangkan warga di kota terpaksa membeli LPG nonsubsidi atau beralih ke listrik. Kelangkaan dan tingginya harga LPG tentu berdampak terhadap penderitaan rakyat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalla mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan gas LPG 3 kg dengan mematikan kompor setelah masakan matang. Selain itu, Bahlil mengatakan bahwa kelangkaan yang terjadi di pasaran bukan karena pasokan, melainkan adanya pembelian berlebihan atau ketidaktepatan sasaran. Mengingat Indonesia 70% masih impor gas sehingga ada potensi krisis energi di tengah situasi geopolitik, karena itu penting untuk efisie...