Pesta Babi dan Peradaban Kapitalis yang Mengikis Nilai Kemanusiaan
OPINI Oleh Anita Humayroh (Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Masyarakat Indonesia sedang menyoroti sebuah film dokumenter lokal, yang didalamnya memotret realitas kelam di Merauke, Boven Digoel, dan Mappi, wilayah paling timur negara kita. Proyek pangan (food estate) dan bioetanol skala besar kini tengah merangsek masuk, memaksa warga adat berdiri di tepi jurang kehilangan tanah leluhur mereka, dimana mereka menganggap hutan bukan sekadar kumpulan pepohonan; ia adalah denyut nadi kebudayaan. Dalam film ini, sebuah premis pahit tersaji, ketika tanah yang kaya raya justru tidak menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat adat yang telah lama menjaganya. Hutan luas, sumber daya alam melimpah, dan budaya yang kuat, tetapi masyarakatnya malah menghadapi ancaman kehilangan tanah, rusaknya lingkungan, dan terpinggirkan oleh proyek-proyek besar atas nama pembangunan. ( Suara.com , 16/05/2026) Di sinilah wajah asli peradaban kapitalisme tampak begitu nyata. K...