Postingan

Featured Post

Keracunan MBG Berulang, Kapitalisme Gagal Melindungi Generasi

Gambar
OPINI Oleh Jasli La Jate Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Tahun ini keracunan MBG kembali terjadi. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat dalam periode 1-13 Januari 2026 setidaknya sekitar 1.242 orang diduga menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan berdasarkan perhitungan BBC News , kasus keracunan MBG hingga 30 Januari 2026 mencapai angka 1.929 orang.  Ribuan kasus tersebut tersebar di berbagai provinsi di Indonesia seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. ( bbc.com , 30/1/2026) Kejadian ini sangat disayangkan. Pasalnya, anggaran MBG yang naik drastis tidak selaras dengan hasil yang didapatkan. Tak heran, anggaran yang naik drastis tersebut digugat ke MK. Karena sepertiga alokasi anggaran pendidikan 20% dari APBN dipangkas dan dialihkan ke anggaran MBG.  Kapitalisme Gagal Lindungi Generasi Kasus berulang dan meluas ini bukan hanya masalah teknis lapangan, melainkan ala...

Gentengisasi Nasional, Kebijakan Irasional

Gambar
OPINI Oleh Tutik Haryanti Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Memiliki rumah yang sehat, indah, dan memberikan kenyamanan adalah idaman bagi setiap keluarga. Mengingat bahwa rumah adalah tempat untuk berkumpul bersama keluarga, tempat istirahat setelah beraktivitas, dan juga tempat berlindung dari segala gangguan. Sejalan akan kebutuhan rumah yang nyaman dengan tampilan yang estetik, Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan wacana " Gentengisasi Nasional ", pada saat acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. ( Tempo.co , 02-02-2026) Maksud dan Tujuan Gentengisasi  Kebijakan Presiden Prabowo meluncurkan program "Gentengisasi Nasional" ini adalah mendorong kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mengganti atap rumah yang tadinya berbahan seng, diganti dengan genteng berbahan dasar tanah. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hunian agar aman, nyaman, dan memperbaiki wajah permukiman. Pemerin...

Buku Mahal, Nyawa Anak Taruhannya: Ketika Negara Abai, Anak Jadi Korban

Gambar
OPINI Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sepucuk surat sederhana menjadi saksi bisu jeritan seorang anak. Bukan surat kebencian. Bukan pula luapan amarah. Melainkan pamit lirih seorang bocah kelas 4 SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tak sanggup lagi memikul beban hidup yang bahkan belum ia pahami sepenuhnya. Di usia yang seharusnya dipenuhi kepolosan, ia hanya menginginkan sesuatu yang amat sederhana: buku dan pena. Namun, keinginan kecil itu justru berujung pada tragedi besar—tali gantungan di pohon cengkih. Surat bertajuk “Kertas Tii Mama Reti (Surat untuk Mama Reti)” itu ditulis oleh YPR, seorang siswa kelas 4 SD di NTT. Dalam tulisannya, ia memohon kepada sang ibu agar dibelikan buku dan alat tulis. Namun, keterbatasan ekonomi membuat permintaan itu tak mampu dipenuhi. Kekecewaan yang tak tersalurkan, rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung, serta tekanan yang terus mengimpit akhirnya bermuara pada keputusan tragis:...

Ada Apa dengan Program Gentengisasi?

Gambar
OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan   Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu org-Kembali Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggagas sebuah program yang disebut dengan ' gentengisasi ' atau penggunaan atap genting pada bangunan. Gagasan ini muncul sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia yang sejuk dan layak huni. Hal ini disampaikan pada rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah di Sentul, Jawa Barat 2 Februari 2026 lalu. Prabowo mengatakan bahwa program ini untuk menanggulangi udara panas di dalam rumah ketika memakai atap seng, seng juga mudah berkarat dan kurang estetik. ( Republika.co.id , 3/2/2026) DPRD DKI Jakarta menilai gagasan ini sejalan dengan visi besar penataan Jakarta menuju kota global, terlebih untuk menyambut peringatan 500 tahun Jakarta dua tahun lagi. Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai program ini akan mendongkrak sektor pariwisata. Untuk mendukung program ini, Menteri Keuangan Purbaya Y...

BoP Janji Manis bagi Kedaulatan Palestina

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari, A.Ks Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana untuk " membangun Gaza Baru " di wilayah Palestina yang telah luluh lantak. Di sela kegiatan Forum Ekonomi Dunia yang bertempat di Davos, Swiss, pada Kamis (22/01), telah dilakukan seremoni penandatanganan " Dewan Perdamaian " atau BoP (Board of Peace) dan pada kesempatan itu menantu Trump yaitu Jared Kushner melakukan presentasi proyek "membangun Gaza Baru". Amerika Serikat berencana akan membangun puluhan gedung pencakar langit. Gedung-gedung tersebut direncanakan akan membentang di sepanjang pantai dan bekas perumahan di kawasan Rafah yang telah menjadi puing-puing reruntuhan bangunan. Keterlibatan Indonesia dalam BoP Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto termasuk salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) atau piagam Dewan Perdamaian. Usai penandatanganan tersebut, Presiden Prabowo Sub...

Indonesia Negeri Sejuta Bencana

Gambar
OPINI Oleh Mardiyah Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Bencana demi bencana susul menyusul menyapa negeri kita tercinta. Belum usai suasana duka Sumatra, Jakarta, Bekasi, Karawang diterjang banjir. Menyusul kemudian banjir melanda kota dan kabupaten Cirebon. Berikutnya tanah longsor di Desa Pasirlangu kecamatan Cisarua Kabupatén Bandung Barat memakan banyak korban. Hari Minggu (1/2/2026) memasuki hari kesembilan, 70 korban sudah ditemukan. Sementara itu petugas tim SAR gabungan berjibaku untuk menemukan 10 korban yang dinyatakan hilang ( inews.id , 1/2/2026). Kondisi ini memperkuat julukan " Indonesia negeri sejuta bencana ". BNPB merilis data yang diamati di rentang tanggal 1-25 Januari 2026, telah terjadi 128 kali banjir di 89 kabupaten/kota (23 provinsi).Telah terjadi 15 kali tanah longsor, dengan 53 korban jiwa dan 2 orang hilang, ratusan rumah rusak/terendam. Kejadian ini terjadi di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Masih segar dalam ingatan kita kejadian...

Dari Kartu ke Nyawa: Potret Kezaliman Sistem Kesehatan Kapitalis

Gambar
OPINI Oleh Ummu Qimochagi   Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Bayangkan, seseorang yang hidupnya bergantung pada mesin cuci darah . Setiap pekan ia harus datang ke rumah sakit. Bukan untuk mencari kesembuhan penuh, tetapi sekadar bertahan hidup. Lalu suatu hari, tanpa pemberitahuan, ia menghadapi kenyataan bahwa jaminan kesehatannya tidak aktif dengan alasan “data sedang diverifikasi”. Fakta inilah yang dihadapi para pasien cuci darah yang berstatus PBI BPJS Kesehatan ketika aturan baru diberlakukan tanpa informasi sebelumnya. Berdasarkan data per Februari 2026, sebanyak 11 juta peserta PBI mendadak nonaktif kepesertaannya ( bbc.com , 06/02/2026). Di balik angka besar itu, ada rakyat miskin yang tiba-tiba kehilangan akses berobat. Lebih dari 100 pasien cuci darah yang selama ini rutin mendapatkan layanan rumah sakit, kini terdampak langsung kebijakan tersebut (kompas.id, 05/02/2026). Nasib mereka sampai terkatung-katung. Bagi para pasien ini, kebijakan tersebut b...