Postingan

Featured Post

Ketika Kampus Kehilangan Marwah

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri   Penulis Opini Ideologis   Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) — tempat lahirnya calon penegak keadilan — kini ternoda. Enam belas (16) mahasiswanya diduga menjadi pelaku pelecehan seksual. Sungguh memprihatinkan. Kampus yang seharusnya jadi ruang aman dan benteng moral, justru melahirkan orang-orang yang merendahkan kehormatan sesama, bahkan terhadap gurunya. Lagi-lagi, ini tamparan keras untuk sistem pendidikan sekuler. Berdasarkan investigasi kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, mengungkapkan kasus pelecehan seksual berbasis digital ini berlangsung hampir 1,5 tahun. Kasus mencuat pada 11 April 2026, setelah akun X @sampahfhui membongkar borok FHUI mengunggah lewat thread berisi percakapan di grup WhatsApp. Isi chat bernuansa seksual terhadap korban: lelucon porno hingga frasa merendahkan martabat perempuan. Korban mencapai sedikitnya 27 orang, terdiri dari 20 mahasiswi dan 7 dosen perempuan. Para pel...

Bekasi dan Ilusi Gaya Hidup Urban: Ketika Ruang Hidup Menjadi Komoditas

Gambar
OPINI   Oleh Anita Humayroh  Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fenomena hadirnya ruang gaya hidup terpadu seperti Outbreak Signature di kawasan Summarecon Bekasi menandai satu babak baru dalam perkembangan kota urban. Bekasi yang dahulu dikenal sebagai kota penyangga ibu kota, kini bertransformasi menjadi pusat aktivitas modern yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam satu ruang. Konsep all-in-one lifestyle hub tampak menjawab kebutuhan masyarakat urban yang dinamis—bekerja, bersosialisasi, mencari hiburan, hingga menikmati kuliner tanpa harus berpindah tempat. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada realitas yang perlu dicermati lebih dalam: arah pembangunan kota yang semakin dikendalikan oleh logika kapitalisme. Kapitalisme tidak sekadar mengatur sistem ekonomi, tetapi juga membentuk cara pandang manusia terhadap hidup. Dalam sistem ini, manusia direduksi ke dalam dua peran utama: sebagai konsumen dan sebagai tenaga produktif....

Infrastruktur Langkat: Kelalaian Struktural dan Urgensi Kepemimpinan Islam

Gambar
Oleh Iky Damayanti, ST Aktivis Dakwah  Jalan Berlubang Merenggut Korban Jiwa Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Langkat, khususnya di wilayah Jalan Sedang Rejo, Bahorok, hingga Secanggang, telah mencapai titik kritis yang mengancam keselamatan publik. Rentetan peristiwa kecelakaan, termasuk insiden fatal pada April 2026 yang merenggut nyawa pengendara akibat menghindari lubang jalan, bukan sekadar masalah teknis pemeliharaan fasilitas. Fenomena ini merupakan indikator adanya kegagalan fungsi pelayanan publik yang sistemik, (mistar.id, 6/4/26), ( Langkatterkini.com , 9/6/26). Protes warga dalam bentuk pemblokiran akses menuju kawasan wisata Bukit Lawang mencerminkan akumulasi kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai lamban dalam merespons kebutuhan vital masyarakat. Kondisi jalan yang berdebu saat kemarau dan berlumpur saat hujan telah mendegradasi kualitas hidup serta menghambat mobilitas ekonomi warga, ( halosumut.com 6/4/26). Paradigma Materi...

Gaza Tanpa Militer: Antara Perdamaian dan Kontroversi

Gambar
OPINI Oleh Sri Ummu Ahza  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Persitiwa genosida berkepanjangan di Gaza disebut sebagai perang. Idealnya perang adalah kesiapan dua belah pihak yang melakukan perang dengan persenjataan dan kemampuan pasukan. Realitanya selama ini yang terjadi di Gaza tidak demikian. Rakyat Gaza justru sedang membela dan mempertahankan tanah mereka yang akan diambil alih oleh Zionis, dengan persenjataan yang minim dan pasukan seadanya.  Kejadian terus berlangsung hingga kini bahkan senjata mereka akan dilucuti. Dalam artian mereka mempertahankan tanpa militer atau persenjataan. Hal ini lebih dikenal dengan istilah demiliterisasi. Alasan adanya kebijakan demiliterisasi sebagai syarat perdamaian. Benarkah sebagai wujud perdamaian untuk Gaza? Deklarasi gencatan senjata fase kedua atas perang di Gaza dan membentuk Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang melibatkan 35 negara, termasuk Indonesia. Hanya saja forum tersebut tidak melibatkan perwakilan Palestina...

Umat Islam Bersatu dan Bangkitlah!

Gambar
OPINI Irma Hidayati, S.Pd Pegiat Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Gencatan senjata telah disepakati. Perang reda sementara. Namun, tekanan syarat-syarat perdamaian tetap berlangsung. Inilah perang modern. Tak hanya perang fisik tapi perang proksi. Perang AS-Isreal melawan Iran semakin membuka mata dunia. Bagaimana hegemoni militer AS yang nampak sempurna ternyata mudah dipatahkan oleh Iran. Serangan yang dilancarkan berhasil terdeteksi bahkan sudah tertebak akan serangan-serangan berikutnya. Gambaran kecanggihan dan kejeniusan strategi perang hanya nampak di film Hollywood. Bahkan sekedar melindungi pangkalan militernya yang berada di Libanon saja tak mampu. Akhirnya, kekalahan diminimalisir dengan diumumkan gencatan senjata. Iran menyatakan dirinya telah memenangkan peperangan ini. (mediaindonesia.com, 10/4/2024). Sikap Pongah AS AS, negara super power yang bertindak sebagai polisi dunia. Setelah berhasil mengobrak-abrik Venezuela, berhasrat untuk menundukkan Iran. Bayangannya akan...

Hemat yang Dipaksa, atau Kebijakan yang Perlu Dikoreksi?

Gambar
OPINI Oleh Anita Humayroh  (Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Belakangan ini, narasi penghematan energi kembali digaungkan. Rakyat didorong untuk hidup hemat dan prihatin, sementara Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong untuk bersepeda (gowes) sebagai simbol efisiensi energi. Secara sekilas, kebijakan ini tampak sederhana dan bahkan terkesan positif. Namun jika ditelaah lebih dalam, muncul pertanyaan mendasar: apakah kebijakan ini benar-benar menyentuh akar persoalan, atau justru sekadar memindahkan beban kepada rakyat? Di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus melambung, imbauan untuk berhemat justru terasa seperti ironi. Rakyat diminta menyesuaikan diri, sementara realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah hidup dalam keterbatasan jauh sebelum adanya seruan resmi tersebut. Bagi banyak keluarga, khususnya para ibu rumah tangga, praktik hidup hemat bukanlah kebijakan baru, melainkan keterampilan bertahan hidup yang...

Lebaran Datang Utang Menghadang

Gambar
OPINI Oleh Mardiyah  Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Achmad Nur Hidayat (ANH), Ekonom UPN Veteran Jakarta menyatakan adanya 'ritual rumit' menjelang Idulfitri. Rakyat menghadapi daur hidup yang sulit dan selalu berulang hampir setiap tahun, yaitu harga barang semakin naik. Upaya pemerintah menyelesaikan masalah ini dengan bantuan sosial, potongan harga maupun pasar murah. ( inilah.com , 14-03-2026) Inflasi Lebaran Sayangnya, semua usaha itu belum sepenuhnya menuntaskan masalah. "Inflasi Lebaran" selalu terulang, ada beberapa alasan mengapa harga barang cenderung naik saat Lebaran. Pertama,  meningkatnya permintaan. Lebaran adalah salah satu hari besar keagamaan di Indonesia sehingga banyak orang membeli barang-barang seperti pakaian, makanan, dan dekorasi. Hal ini meningkatkan permintaan, yang kemudian mendorong harga naik.  Kedua, biaya produksi meningkat yang menjadikan produsen dan penjual harus meningkatkan produksi untuk memenuhi banyak permintaan...