Postingan

Featured Post

LGBT: Ironi Zaman, Saat Kebatilan Dituntut Dilegalkan

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri Penulis Ideologis dan Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender atau LGBT kembali menjadi sorotan publik. Persoalan ini bukan lagi sekadar menyangkut perilaku individu, melainkan telah menjelma menjadi ancaman serius bagi tatanan sosial, moral, kesehatan, dan masa depan peradaban umat manusia. Sebagaimana telah diperingatkan oleh Rasulullah saw. sejak 1400 tahun yang lalu tentang dampak buruk dan bahayanya bagi manusia, dan ini terbukti nyata: 1. Ancaman Kesehatan Perilaku LGBT berisiko tinggi terhadap penularan penyakit. Data Kemenkes dan UNAIDS menyebut kelompok LSL atau Laki-laki Seks dengan Laki-laki termasuk kelompok kunci yang paling rentan tertular HIV/AIDS dan IMS (Infeksi Menular Seksual) lainnya. Selain itu muncul juga penyakit baru seperti Mpox atau cacar monyet, yang ciri utamanya demam dan muncul ruam bernanah di kulit, yang penyebarannya banyak terjadi pada kelompok ini. Jika dibiarkan, ini menjadi bom...

Refleksi Hari Anak: Pantaskah Dirayakan?

Gambar
OPINI Oleh Qitfirul Azizah Pencerah Idiologis Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pantaskah Hari Anak dirayakan, pada kenyataannya anak-anak tidak mendapatkan hak untuk tumbuh kembang yang aman, serta hak pendidikan dan kesehatan yang layak? Dilansir dari detik.com Jatim, pada 23 Juli 2026, Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak, perlindungan, serta kesejahteraan anak di Indonesia. Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang berhak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi. Setiap tahunnya, peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema dan identitas visual yang mencerminkan isu-isu prioritas perlindungan anak. Sebagaimana pada tahun ini peringatan HAN mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Pada saat yang sama seharusnya hari ini menjadi momen introspeksi b...

LGBTQ Dianggap Keragaman: Cermin Cacatnya Intelektualitas

Gambar
Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Isu orientasi seksual dan identitas gender kembali menjadi sorotan publik sejak acara ASEAN Queer Advocacy Week yang akan digelar di Jakarta oleh komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender, dan Queer (LGBTQ) pada tanggal 17-21 Juli 2026. Namun, acara tersebut dipindahkan karena memperoleh banyak tekanan publik dan dari organisasi agama. Pembatalan tempat diumumkan langsung oleh ASEAN SOGIE Caucus yang merupakan jaringan regional kelompok hak asasi manusia LGBTQ yang berbasis di Filipina. ( lifestyle.teknokrat.ac.id ,12/07/2026) Isu LGBTQ tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski sudah ada peraturan presiden (perpres) yang memasukkan LGBTQ sebagai ancaman negara nonmiliter. Tetap saja masyarakat tidak boleh lengah dan berhenti dalam menyuarakan bahwa LGBTQ adalah penyimpangan dan penyakit menular. Masyarakat tidak boleh memberi peluang sedikitpun pada kaum LGBTQ. Sebab, sedikit saja masyarakat lengah, dengan beranin...

Indahnya Pelangi telah Ternoda Ketika Fitrah Diinjak

Gambar
  OPINI Oleh Qitfirul Azizah  Pencerah Ideologis  MuslimahKaffahMedia.eu.org, OPINI- Sejak runtuhnya Daulah Islam pada 3 Maret 1924 M, Barat semakin gigih menyebarkan pemikirannya dengan berusaha menjauhkan umat Muslim dari agama Islam. Mereka menampilkan hal-hal yang seolah-olah baik, padahal melanggar syariat.  Yang sangat masif digembar-gemborkan hari ini adalah LGBTQ: Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer . Tindakan penyimpangan ini merupakan kejahatan yang sangat merusak fitrah manusia dan termasuk dosa besar yang pelakunya wajib dihukum berat. Namun, para pelaku LGBTQ berdalih bahwa apa yang mereka lakukan adalah kebebasan individu dan selalu mengatasnamakan Hak Asasi Manusia. Padahal, mereka tidak sadar bahwa tindakan mereka justru telah merenggut hak asasi manusia lainnya dengan merusak fisik dan mental korbannya. Tindakan ini pun menjadi seperti lingkaran setan yang tidak kunjung henti karena korban berpotensi menjadi pelaku yang akan mencari korban be...

Gen Z: Dari Depresi Menuju Kebangkitan Hakiki

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri Penulis Ideologis dan Aktivis Dakwah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Generasi Z (Gen Z) adalah sebutan bagi generasi yang lahir pada rentang tahun 1997 hingga 2012. Saat ini usia mereka berkisar 13 hingga 28 tahun, kini berada di persimpangan paling genting. Di satu sisi, mereka disebut generasi paling terhubung, akses informasi cepat membuat mereka lebih cepat belajar, paling kreatif, kritis, dan adaptif terhadap perubahan. Namun di sisi lain, berbagai survei menyebut gen Z sebagai generasi paling cemas dan paling rentan terhadap gangguan mental. Saat ini gen Z menghadapi tantangan berat. Berbagai survei, baik di Indonesia maupun global, menunjukkan bahwa gen Z merupakan generasi dengan tingkat kecemasan dan gangguan kesehatan mental tertinggi. Fenomena ini bukan sekadar isu individual, melainkan gejala sosial yang mengkhawatirkan. Di Indonesia, data BPS 2024 menunjukkan lebih dari 37% gen Z mengalami gejala gangguan mental akibat tekanan akademik, pekerj...

LGBT Bagian dari Keragaman, Cermin Cacatnya Intelektualitas

Gambar
OPINI ‎ ‎ Oleh: Sri Yana, S.Pd.I.  (Pegiat Literasi) ‎ ‎ Muslimahkaffahmedia.eu.org- Publik kembali dihebohkan dengan pemberitaan terkait lesbianisme, gay, biseksual, dan transgender yang belum juga dituntaskan dari Bumi Pertiwi ini. Kaum pelangi ini yang seharusnya tidak diakui negara justru makin lama makin mendapatkan tempat akibat terus saja mencari perhatian media. Kekhawatiran publik pun menguatkan jika kaum ini akan mendapat tempat seperti di Belanda, Amerika Serikat, Kanada, Argentina, Brasil, Jerman, Prancis, Spanyol, Inggris, Thailand, Taiwan, dan Nepal. Miris memang, jika masih ada orang, komunitas, bahkan negara yang menganggap LGBT merupakan bagian keragaman. Mengapa banyak yang mengakui? Ada apa di balik pengakuan ini? ‎ ‎Akun media sosial BEM Psikologi UI baru-baru ini mengunggah konten yang berisi hasil kajian American Psychological Association pada 2008. Kajian itu menyebut tidak ada riset yang mendukung sudut pandang bahwa homoseksualitas adalah gangguan mental at...

Gaza Menanti Perisai Nyata Khilafah Islamiyyah

Gambar
OPINI Oleh Iky Damayanti, ST Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Tragedi kemanusiaan yang terus mendera Jalur Gaza bukan lagi sekadar potret konflik perebutan wilayah biasa. Genosida yang terstruktur, penghancuran fasilitas publik secara masif, hingga penargetan anak-anak secara sengaja, sebagaimana yang ditegaskan dalam laporan Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB menunjukkan sebuah kenyataan pahit: ada upaya sistematis untuk melenyapkan eksistensi dan masa depan bangsa Palestina. ( Vaticannews.va , 13/7/26)  Namun, di tengah kepunahan yang membayang di depan mata, ke mana perginya dunia internasional? Di mana taji dari hukum internasional yang kerap diagungkan? Ilusi Diplomasi dan Sekat Nasionalisme Selama puluhan tahun, solusi yang ditawarkan oleh lembaga-lembaga global seperti PBB dan negara-negara Barat selalu berkutat pada meja perundingan, resolusi mandul, dan retorika kosong "solusi dua negara" (two-state solution). Realitasnya, jalur diplomasi in...