Postingan

Featured Post

Benarkah MBG Lebih Mendesak daripada Membuka Lapangan Pekerjaan?

Gambar
  OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy melontarkan pernyataan yang kontroversial dalam acara Prasasti Economic Forum di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis 29 Januari 2026 lalu bahwa MBG sangat penting dan lebih mendesak daripada lapangan kerja. Penilaian ini merujuk pada kondisi kelaparan yang masih terjadi di pelosok tanah air. MBG penting, lapangan kerja penting, tetapi MBG lebih mendesak. (CNN Indonesia, 30/1/2026) MBG dinilai sebagai program prioritas yang harus dieksekusi dengan baik. MBG adalah salah satu dari pembangunan infrastruktur sosial. Menanggapi hal ini anggota MBG Watch Galau D. Muhammad, menilai pernyataan Kepala Bappenas ini tidak mencerminkan realitas sosial dan ekonomi masyarakat. Pernyataan ini justru bertentangan dengan mandat awal MBG yang justru mencakup pen...

Lambannya Penanganan Pascabencana Aceh, Butuh Solusi Islam

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate (Penggiat Literasi)  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Bencana Aceh belum pulih. Dampaknya masih dirasakan sampai sekarang. Seluas 56.652 hektare lahan persawahan di 18 kabupaten dan kota rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor . Hal ini berdasarkan data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh . ( mediaindonesia.com , 25/01/2026)  Tak heran, untuk keempat kalinya, pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana, 5 dari 18 kabupaten/kota terdampak belum pulih. Sebagian warga masih terisolasi akibat akses jalan dan jembatan yang masih putus atau sulit dilalui. ( kompas.id , 23/01/2026)  Penanganan Bencana Lambat Gaya Kapitalisme Pemulihan pascabencana lambat telah berdampak pada perekonomian warga. Terputusnya akses jalan, jembatan, tidak hanya menggangu mobilitas masyarakat, tetapi juga melumpuhkan ekonomi warga. Kesulitan mencari pekerjaan hingga hasil pertanian atau perkebunan s...

Anak-Anak Yatim Piatu Korban Bencana Sumatra, Tanggung Jawab Siapa?

Gambar
OPINI Oleh Rossy Emaniarti, S.Sos Founder Ibunda peradaban Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sumatra kembali berduka. Rentetan bencana mulai dari banjir bandang , tanah longsor, hingga aktivitas vulkanik bukan hanya meninggalkan infrastruktur yang luluh lantak, tetapi juga luka mendalam yang tidak kasat mata. Di balik angka-angka statistik kerugian materiil, ada satu kelompok yang paling rentan namun sering kali terlupakan setelah masa tanggap darurat berakhir, yakni banyak anak-anak korban bencara Sumatra yang menjadi yatim piatu seketika, merekapun kehilangan hak dasarnya. Sebagaimana yang diberitakan dalam laman ANTARASUMBAR.com , 8/1/2026, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mengusulkan pemerintah bersama pihak terkait untuk menyiapkan tempat khusus bagi anak-anak yatim piatu korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Anak yatim piatu korban bencana adalah anak telantar yang berdasarkan UUD seharusnya dipelihara (diurus...

Ketika Alam Bergejolak

Gambar
OPINI   Oleh Arda Sya'roni  Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Belum kering air mata menyaksikan duka mendalam di Aceh dan Sumatra pada akhir tahun 2025. Kini, bencana kembali melanda di beberapa kota besar di Indonesia. Awal tahun 2026 sudah dibuka dengan banjir di mana-mana, di antaranya di Kalimantan, di Jawa Barat dan terakhir di DKI Jakarta. Tak hanya banjir, longsor, puting beliung, dan gempa bumi turut meramaikan daftar musibah yang melanda sejak awal tahun. Ketika alam berteriak minta tolong, maka inilah yang terjadi. Lalu, mengapa alam mulai bergejolak? Apakah alam mulai bosan melihat tingkah laku kita, sebagaimana yang tercantum dalam lirik lagu Ebiet G. Ade ? Dikutip dari megapolitan.kompas.com , 23-01-2026, banjir di DKI Jakarta meluas selama dua hari berturut-turut sejak Kamis (22/1/2026) hingga Jumat (23/1/2026). Sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak terdampak, kini ikut tergenang akibat hujan berintensitas tinggi yang berlangsung dalam durasi p...

Kapitalisme: Sumber Bencana Longsor Cisarua

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah   Pegiat Literasi  Indonesia kembali berduka  Bencana kembali menyapa Banjir dan longsor menyelimuti luka Doa terdalam untuk negeriku Indonesia Muslimahkaffahmedia.eu.org- Banjir Cisarua menambah daftar panjang penderitaan rakyat. Belum selesai bencana di Sumatera, kini menyusul Bandung Barat , meliputi Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, serta Kampung Sukadami di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang. Kali ini bencana tidak hanya dipicu oleh peralihan fungsi lahan, melainkan karena jebolnya bendungan alami di hulu sungai.  Kondisi ini diperparah dengan cuaca ekstrem rainfall event sehingga menjenuhkan pori-pori tanah dan berpotensi memicu banjir dan longsor susulan. Berdasarkan temuan Adrin Tohari , selaku Kepala Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), penyebab utama terjadinya longsor karena terbentuknya sumbatan (landslide dam) di hulu lereng Selatan Gunung Burangrang. ( tempo.co...

Menanti Jakarta Tanpa Banjir

Gambar
OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd. Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- " Jakarta Tenggelam " itulah headline yang menghiasi media sosial beberapa hari ini. Peristiwa musiman yang selalu menghampiri kota Jakarta dari tahun ke tahun. Kota betawi itu kini berada dalam genangan air. Padahal, menghentikan banjir menjadi prioritas utama bagi setiap calon gubernur. Bahkan ada yang pernah masuk gorong-gorong, sebagai klaim keseriusannya mengatasi banjir.  Air tetap saja menggenang di Jakarta, menjadikan ibukota negara itu menjadi kolam raksasa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengungkapkan, tiga ruas jalan dan 41 rukun tetangga (RT) terendam air dengan ketinggian sekitar 20-30 cm. Pemicu adanya genangan tersebut adalah hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari Rabu (28/1/2026) dan berlanjut hingga kamis (29/1/2026). ( Kompas.com , 30/1/2026) M.Azis Muslim , pengamat Tata Kota Universitas Indonesia menilai, banjir musiman yang terja...

Banjir Berulang, Tanggung Jawab Siapa?

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari, A.Ks Pegiat literasi  ... Barangkali di sana ada jawabnya Mengapa di tanahku terjadi bencana? Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang... Muslimahkaffahmedia.eu.org- Penggalan lirik yang merupakan salah satu karya musisi Ebiet G. Ade , menjadi bahan renungan tentang bencana yang sering terjadi di negeri kita. Bandung berduka, beberapa hari lalu terjadi longsor di Kabupaten Bandung Barat . Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun hingga Rabu (28/01/2026) pukul 20.00 WIB dilaporkan bahwa Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 53 korban tewas dalam longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sementara itu, 27 korban lainnya masih dalam proses pencarian. ( detikNews.com , 29/01/2026) Sementara di DKI Jakarta telah terjadi banjir yang meluas...