Postingan

Featured Post

BoP dan Rekayasa Opini Global atas Tragedi Palestina

Gambar
OPINI Oleh Nur Hasanah, SKomp   ( Aktivis Dakwah Islam ) Kondisi Palestina hingga hari ini masih berada dalam situasi yang sangat memprihatinkan. Gaza yang telah berkali-kali digempur militer Israel masih dipenuhi kehancuran. Infrastruktur sipil hancur, rumah-rumah rata dengan tanah, dan kehidupan masyarakat berada dalam kondisi darurat berkepanjangan. Ratusan ribu warga hidup di tenda-tenda pengungsian dengan keterbatasan makanan, air bersih, dan layanan kesehatan. Anak-anak kehilangan akses pendidikan karena banyak sekolah hancur atau tidak dapat beroperasi. Sementara itu, di wilayah Tepi Barat , kekerasan terhadap warga Palestina juga terus berlangsung. Penembakan, pembunuhan, serta penggusuran paksa dilakukan baik oleh tentara Israel maupun oleh pemukim Yahudi yang semakin agresif merampas tanah-tanah milik rakyat Palestina. Di tengah kondisi tersebut, berbagai wacana politik kembali dimunculkan dengan dalih menciptakan perdamaian. Salah satunya adalah pembentukan struktur ya...

Klaim Swasembada Beras, Tapi Kok Tetap Impor?

Gambar
  OPINI Oleh Jasli La Jate  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Indonesia sepakat akan mengimpor beras sebanyak 1.000 ton per tahun dari AS. Hal ini sebagai bagian dari perjanjian perdagangan resiprokal . Dalam dokumen Agreements on Reciprocal Trade (perjanjian perdagangan timbal balik) yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Donald Trump dijelaskan bahwa Indonesia akan mengimpor komoditi pertanian dari AS dengan nilai US $4,5 miliar (sekitar Rp75 triliun). Salah satu komoditi pertanian tersebut adalah beras.  Beras yang akan diimpor dari AS tersebut menurut pemerintah memiliki jenis klasifikasi khusus. Beras khusus artinya beras berdasarkan jenis atau varietas tertentu dan hanya dapat beredar dengan izin pemerintah. Kemudian, menurut pemerintah komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 ton atau sekitar 0,00003% dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton tahun 2025. ( bbc.com , 26/2/2026)  Sungguh disayangkan. Kesepa...

Di Balik Klaim Swasembada, Mengapa Impor Masih Dibuka?

Gambar
OPINI Oleh Ummu Qimochagi  Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Bagi rakyat Indonesia, beras bukan sekadar makanan. Ia adalah 'nyawa' kehidupan. Dari sawah-sawah yang terbentang di desa, dari keringat para petani yang sejak subuh menanam harapan, beras lahir sebagai simbol keberlangsungan hidup sebuah bangsa. Karena itu, setiap kabar tentang impor beras selalu menghadirkan kegelisahan. Apalagi jika kabar itu muncul di tengah klaim pemerintah tentang keberhasilan swasembada beras. Baru-baru ini publik kembali dikejutkan dengan informasi bahwa Indonesia menyepakati impor beras dari Amerika Serikat sebagai bagian dari perjanjian dagang resiprokal. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia disebut akan mengimpor 1.000 ton beras klasifikasi khusus setiap tahun dari Amerika Serikat.( kompas.com , 02/03/2026) Pemerintah menyatakan jumlah itu sangat kecil. Jika dibandingkan dengan produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton pada tahun 2025, impor tersebut hanya sekitar 0...

Mendedah Labirin Perbudakan Modern

Gambar
OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd. Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kabupaten Sikka kembali menjadi sorotan dalam peta darurat perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur. Di balik keindahan bentang alamnya, tersimpan luka mendalam dari para korban yang berangkat dengan impian mengubah nasib, tetapi justru terjebak dalam jeratan eksploitasi yang sistematis. Kasus terbaru yang terungkap seolah menjadi alarm keras bahwa regulasi dan pengawasan kita masih memiliki celah lebar yang dengan mudah ditembus oleh para sindikat tak bertanggung jawab. Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali terjadi di Maumere , Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Sepasang suami isteri, YCG dan MAR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Keduanya terancam hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar. ( Kompas.com , 25/2/2026) Setidaknya ada 13 orang perempuan dari Jawa Barat yang menjadi korban dalam kasus ini. Mereka dipekerjakan paksa di sebuah bar di Maumere, ' Eltras Dou...

Ketika Hubungan Tanpa Status Berujung Darah: Cermin Rapuhnya Generasi

Gambar
OPINI Oleh Ummu Qimochagi  Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kasus pembacokan di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau tidak lagi bisa dibaca sebagai kisah "cinta sepihak yang ditolak". Fakta terbaru menunjukkan bahwa hubungan antara pelaku dan korban bukan sekadar rasa yang bertepuk sebelah tangan. Keduanya diketahui pernah memiliki kedekatan khusus, hubungan tanpa status yang melampaui batas pertemanan biasa.( aceh.tribunnews.com , 28/02/2026)   Pelaku diduga menjadi "selingkuhan", sementara korban ternyata memiliki pacar resmi. Ketika kedekatan itu diakhiri dan kenyataan terungkap, amarah meledak. Proposal akademik yang bahkan disebut-sebut turut dibantu pelaku, justru menjadi saksi bisu dendam yang dipendam. Di titik ini, kita perlu berhenti menyederhanakan persoalan. Ini bukan hanya tentang sakit hati. Ini tentang relasi yang sejak awal dibangun di atas ketidakjelasan dan pelanggaran batas syariat . Hubungan tanpa status adalah istilah yang kini...

MBG di Bulan Ramadan, Solutifkah dalam Memenuhi Gizi?

Gambar
OPINI Oleh Venni Hartiyah Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Ramadan bulan yang istimewa, agung, dan penuh berkah. Menjalankan kewajiban berpuasa bagi yang sudah memenuhi syarat. Tidak hanya berpuasa menahan lapar dan dahaga, akan tetapi juga menahan nafsu dari hal-hal yang membatalkan dan mengurangi pahala puasa.  Allah berfirman di dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183 , yang berbunyi : "يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ"  ( QS. Al-Baqarah: 183) Artinya: " Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." Selain menahan diri dari berbagai macam godaan hawa nafsu saat berpuasa, Ramadan juga mengajarkan kita untuk lebih bersabar dan ikhlas dalam menjalankannya, karena Ramadan tahun ini, terutama anak-anak mendapat godaan yaitu berupa MBG yang dibagikan di siang hari. Padahal sa...

Fenomena Tawuran Bermodus Perang Sarung

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Di kalangan remaja, tengah marak terjadinya tawuran yang berkedok perang sarung. Hal ini seringkali dilakukan oleh para remaja pada dini hari hingga menjelang waktu sahur. Ironis, perbuatan yang tidak terpuji tapi dilakukan di bulan suci. Jajaran Polsek Pamanukan, Polres Subang, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi perang sarung yang meresahkan di Jalan Pantura, Selasa (24/2/2026) dini hari. Kapolres Subang Dony Eko Wicaksono melalui Kapolsek Pamanukan Udin Awaludin menyatakan bahwa dari hasil penindakan yang dilakukan, sebanyak delapan pelaku perang sarung berhasil diamankan. Seiring proses pengembangan dan pendalaman yang dilakukan terhadap kasus tersebut oleh pihak kepolisian, ada kemungkinan jumlah tersebut masih akan bertambah. Aksi perang sarung terjadi di jalur Pantura, tepatnya berada di depan Diskotik My Way. Akibat peristiwa tersebut arus lalu lintas sempat tersendat dan masyarakat merasa terga...