Postingan

Featured Post

Transportasi Aman dan Nyaman Mungkinkah Terwujud?

Gambar
  Saat ini, kita hidup dalam sistem kapitalis yang menjadikan transportasi sebagai komoditas bisnis.  OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Mudik lebaran sudah menjadi ritual tahunan masyarakat Indonesia. Setiap momen mudik, selalu ada cerita tentang kemacetan hingga kecelakaan yang memakan korban harta hingga nyawa. Seperti kemacetan dan penumpukan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang -Banyuwangi yang mencapai 31 kilometer. Seorang ibu asal Kebumen Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia setelah pingsan karena harus mengantre lama di dalam bus untuk keluar dari Bali. Beberapa pemudik juga tumbang karena kelelahan ditambah cuaca yang sangat panas.( Suara.com , 10/3/2026). Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengatakan bahwa antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk terjadi karena sistem kedatangan ke pelabuhan yang belum tertata dan penambahan arm...

Pendidikan Sekuler Gagal Menjaga Kesehatan Mental Anak

Gambar
  Berbagai faktor tersebut termasuk faktor nonklinis yang mempengaruhi gangguan mental. OPINI   Oleh  Eli Darnita Penulis dam kreator Muslimah Muslimahkaffamedia.eu.org , OPINI - Pendidikan di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Penghujung tahun 2025 dan awal tahun 2026, kasus anak sekolah bunuh diri membuat publik kehilangan kata-kata. Hanya menyisakan tanya; seberapa berat beban yang ditanggung  sehingga muncul pikiran mengakhiri hidup? Apakah ini kasuistik semata? Apakah beban sekolah tidak sanggup ditanggung? Atau ada bullying yang tidak tertahan oleh sang anak sehingga memilih jalan untuk menghindar selamanya? Sesungguhnya peristiwa-peristiwa itu terjadi sebagai cermin dari kegagalan pendidikan sekuler membangun dan menjaga kesehatan mental generasi.  Fenomena Bundir Data mengkhawatirkan dari program pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang menunjukkan lebih dari dua juta anak Indonesia mengalami berbagai bentuk gangguan mental. Data ini diperoleh dari sek...

Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis, Bukti Pembungkaman Suara Kritis

Gambar
  Suara kritis dibungkam dengan cara-cara yang brutal dengan harapan bisa menutup mulut aktivis lainnya yang masih lantang bersuara. OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Andrie Yunus, seorang aktivis yang merupakan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendapatkan serangan berupa penyiraman air keras dari orang yang tidak dikenal pada Kamis 12/3/2026 lalu. Insiden ini terjadi setelah Andrie melakukan siaran atau merekam podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)  dengan topik revisi UU TNI. Andrie mengkritik rencana perubahan UU Nomor 34 Tahun 2004 karena menurutnya aturan ini bisa membuka ruang baru bagi tentara masuk ke jabatan sipil. Puspom TNI menahan empat anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras kepada Andrie Yunus. Keempat pelaku itu berinisial NDP, SL, BWH, dan ES. Mereka merupakan anggota Badan Intelijen Strategis (BA...

Gugurnya Tiga Prajurit TNI Membuktikan Tipu Daya Zi*nis itu Nyata

Gambar
  Percaya kepada Zi*nis, apalagi bekerjasama dengan mereka adalah kebodohan yang nyata.  OPINI   Oleh Tinah Asri Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Innalilahi wa inna ilaihi raaji'un . Turut berdukacita atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat bertugas menjadi Anggota Pasukan Perdamaian PBB (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) di Lebanon Selatan, Senin 30 Maret 2026. Dikutip dari Kompas.com , (31-03-2026), Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah dalam siaran persnya menyebutkan tiga prajurit yang gugur adalah Kapten (Inf) Zulmi Aditya dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, keduanya gugur setelah satu hari, menyusul gugurnya Praka Farizal Rhomadhon dalam sebuah ledakan akibat serangan artileri Israel, Minggu, 29 Maret 2026. Sementara, Lettu (inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto, keduanya mengalami luka-luka. Zi*nis Tak Bisa Dipercaya  Menanggapi peristiwa tersebut, Perserikatan Bang...

Kasus Amsal Sitepu: Potret Buruknya Penegakan Hukum dalam Sistem Demokrasi

Gambar
  Amsal Sitepu didakwa melakukan penggelembungan anggaran desa (mark up) dalam pembuatan video profil beberapa desa di Kabupaten Karo. OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Kasus yang menimpa seorang videografer asal Sumatra Utara Amsal Christy Sitepu menyita banyak perhatian publik. Amsal Sitepu didakwa melakukan penggelembungan anggaran desa (mark up) dalam pembuatan video profil beberapa desa di Kabupaten Karo. Banyak yang menilai vonis yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo banyak kejanggalan dan seolah dipaksakan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI Jakarta, Senin, 30 Maret 2026, terlihat Amsal Sitepu menangis saat menceritakan kasusnya. "Saya cuma seorang pekerja ekonomi kreatif. Saya didakwa melakukan mark up anggaran. Bagaimana mungkin seorang penyedia jasa bisa melakukan mark up anggaran? Sebelumnya saya mela...

Asia Korban Utama Krisis Energi

Gambar
  Penyebab utama krisis energi di Asia adalah tingginya ketergantungan pada impor energi.  OPINI   Oleh Tutik Haryanti  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Konflik di Iran yang mengganggu jalur distribusi energi global mulai menunjukkan dampak serius terhadap perekonomian dunia, terutama kawasan Asia. Asia berada pada posisi paling rentan akibat ketergantungan tinggi pada minyak, minimnya cadangan energi hingga terbatasnya diversifikasi sumber. Ditambah lagi gangguan di Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia memicu lonjakan harga energi global hingga menembus US$100 per barel. Hal ini bukan saja berdampak pada harga BBM, tetapi terjadi inflasi, biaya produksi, hingga aktivitas sosial masyarakat.  Di Asia Tenggara, situasinya bahkan lebih kompleks. Selain bergantung pada impor, sebagian besar negara juga memiliki cadangan energi yang terbatas serta infrastruktur energi yang belum optimal. Hal ini membuat gejolak harg...

Lebaran Pilu di Gaza: Bahagia yang Tertimbun di Tengah Reruntuhan

Gambar
  Dunia merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita, warga Gaza justru menyambutnya dalam suasana duka yang berkepanjangan OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Berulang kali Gaza merasakan Lebaran bukan sebagai hari kemenangan, melainkan hari yang penuh luka dan kesedihan. Di saat umat Islam di berbagai belahan dunia merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita, warga Gaza justru menyambutnya dalam suasana duka yang berkepanjangan. Takbir yang seharusnya menggema dengan penuh kebahagiaan kini bercampur dengan suara dentuman konflik dan tangisan kehilangan. Kehilangan orang-orang tercinta, rumah yang hancur, serta kehidupan yang serba terbatas membuat hari raya kehilangan makna sejatinya. Lebaran yang seharusnya menjadi momen untuk bersyukur dan saling berbagi kebahagiaan berubah menjadi pengingat pahit atas penderitaan yang terus berulang dari tahun ke tahun. Bagi banyak warga Gaza, Idulfitri bukan lagi tentang peray...