Postingan

Featured Post

Iduladha di Gaza Diwarnai dengan Pembantai

Gambar
  OPINI   Oleh: Ria Nurvika Ginting, S.H.,M.H (Dosen-FH) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Tiga tahun berturut-turut, warga Gaza tidak dapat melaksanakan ibadah haji dan berkurban. Takbir menyambut Iduladha di Gaza dipenuhi dengan isak tangis dan rintihan yang menyayat hati. Hal ini diakibatkan masih terus berlanjutnya pembantaian yang dilakukan oleh Zionis Israel, meskipun ada gencatan senjata yang telah disepakati. Pembatasan perbatasan yang dilakukan oleh Israel dengan menutup penyebrangan Gaza mencegah penduduk untuk melakukan perjalanan haji selama tiga tahun berturut-turut. Sungguh hal ini menyebabkan penderitaan emosional dan spiritual yang mendalam bagi warga Gaza.  Walaupun penyeberangan Rafah dengan Mesir sebagian dibuka kembali untuk jalur terbatas awal tahun ini, zionis Israel masih sangat membatasi keberangkatan dan sebagian besar membatasinya untuk evakuasi medis serta kasus kemanusiaan yang disetujui melalui prosedur Israel sendiri. Warga Gaza juga tidak dapat me...

Pertamax Naik Lagi, Rakyat Makin Tercekik

Gambar
OPINI Oleh Ermawati Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Lagi dan lagi, pemerintah menaikkan harga pertamax. Hal ini dilakukan untuk menutupi terjadinya kebocoran anggaran negara. Mirisnya, rakyatlah yang harus menanggung kebocoran anggaran tersebut. Kenaikan harga BBM yang terjadi secara terus menerus sangat berpengaruh terhadap naiknya harga kebutuhan pokok. Ini berarti rakyat yang sudah tertekan kehidupannya akan semakin tercekik dengan harga kebutuhan yang terus melambung. Lantas, apakah rakyat dapat menghindari kenaikan harga kebutuhan tersebut? Apakah setiap masalah di negara ini solusinya harus dengan menaikkan harga? Ataukah ada kesalahan sistem? Dilansir dari BBC.com (10-06-2026), Pertamina Patra Niaga mengumumkan pada Selasa (09/06) malam, harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp16.250 per liter dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter. Adapun Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Dua jenis BBM ini masuk kategori nonsubsidi, alias p...

Gelap di Kota Tembakau: Listrik Byar-Pet, Sampai Kapankah?

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri Penulis Opini Ideologis, Warga Jember Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pemadaman listrik bergilir terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Jember. Di kota tembakau ekspor ini selama dua pekan terjadi pemadaman listrik dengan durasi sekitar dua sampai empat jam tanpa pemberitahuan. Warga hanya bisa manggut sambil kipas-kipas karena kegerahan. Anak gagal belajar daring. Ibu-ibu mengeluh karena urusan dapur berantakan. UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) ngomel-ngomel karena usahanya merugi. Rumah sakit panik atur genset dan kantor pemerintahan macet. Respon PLN hanya: “Mohon maaf atas ketidaknyamanan.” Selesai. Anggota Komisi C DPRD Jember, Agung Budiman, mendesak PLN memberikan informasi sebelum pemadaman agar warga bisa antisipasi. Menurut PLN, pemadaman ini program dari pusat untuk penguatan sistem kelistrikan wilayah Jawa dan Bali. Jadi, pemadaman bergilir berlaku di sejumlah wilayah yang terdampak pekerjaan perbaikan jaringan, khususnya d...

Israel Menyerang Jurnalis: Kejahatan Perang Terus Berlanjut

Gambar
OPINI Oleh Ria Nurvika Ginting,S.H., M.H. Dosen-FH Muslimahkaffahmedia.eu.org- Di tengah meningkatnya eskalasi konflik regional yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Israel melancarkan serangan udaranya ke Lebanon Selatan yang menghantam sebuah mobil pers pada Sabtu, 29 Maret 2026 lalu. Serangan ini, menewaskan tiga jurnalis yang berada di dalam kendaraan pers tersebut. Ketiga jurnalis tersebut bernama Fatima Ftouni bersama saudara sekaligus rekannya, yakni Mohammed dari jaringan Al Mayadeen, serta Ali Shuaib dari Al Manar. ( tirto.id , 29/03/26) Berdasarkan laporan dari Al Jazeera, Minggu (29/3/26), Al Mayadeen menyampaikan bahwa empat rudal menghantam kendaraan pers tersebut dan beberapa jurnalis lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, serangan tersebut juga menyasar ambulans sehingga menyebabkan satu paramedis tewas. Pada hari yang sama, juga dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa delapan paramedis lainnya juga tewas, sementara tujuh orang lainny...

Daycare Bukan Solusi Bagi Ibu Pekerja

Gambar
OPINI Oleh Adinda khoirunisa            Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Lahan bisnis yang banyak bermunculan selama satu dekade adalah daycare. Hal ini wajar, mengingat banyak lapangan pekerjaan yang menggunakan tenaga kerja perempuan. Dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Presiden Prabowo menyampaikan akan memperjuangkan secepatnya perihal tempat penitipan anak (daycare) untuk buruh. ( news.detik.com , 1-05-2026) Banyaknya jumlah ibu bekerja bukanlah suatu prestasi bahkan ini adalah kondisi yang memprihatinkan. Fakta ini menunjukkan bahwa tengah terjadi eksploitasi khususnya pada kaum ibu. Kebutuhan rumah tangga kian hari terus meningkat. Para ibu harus ikut bekerja membantu ekonomi keluarga, sementara tuntutan pengasuhan adalah tanggung jawab utama. Peran utama seorang ibu dalam pengasuhan tidak bisa dijalankan dalam kehidupan yang kapitalistik. Kapitalisme melahiran permasalahan kehidupan yang begitu kompleks. Masyarakat jauh dar...

Dolar Menguat, Rakyat Menjerit Kegagalan Kapitalisme dan Solusi Sistemik

Gambar
OPINI Oleh Anita Humayroh Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kenaikan nilai dolar Amerika Serikat hampir selalu menjadi kabar buruk bagi masyarakat di banyak negara berkembang. Ketika dolar menguat, harga barang impor naik, biaya produksi meningkat, utang luar negeri membengkak, dan pada akhirnya rakyatlah yang harus menanggung beban tersebut melalui kenaikan harga kebutuhan pokok maupun menurunnya daya beli. Fenomena ini bukan sekadar persoalan fluktuasi pasar yang terjadi sesaat, melainkan konsekuensi logis dari sistem ekonomi kapitalis yang menjadikan pasar global dan mata uang asing sebagai poros utama aktivitas ekonomi. ( BBC.com , 16/05/2026) Dalam sistem kapitalisme, kekuatan ekonomi suatu negara sering kali ditentukan oleh faktor-faktor yang berada di luar kendalinya. Ketergantungan terhadap dolar membuat stabilitas ekonomi nasional rentan terhadap kebijakan negara lain, terutama Amerika Serikat. Ketika bank sentral Amerika menaikkan suku bunga ata...

MBG, Memenuhi Gizi Anak atau Stakeholder?

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- "Ikan busuk selalu dimulai dari kepalanya". Inilah peribahasa yang sering dipakai Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan, integritas dan keteladanan seorang pemimpin sangat menentukan kinerja seluruh institusi. Artinya, jika di dalam pemerintahan banyak terjadi korupsi, kebusukan, dan kesalahan maka hal tersebut bermula dari buruknya arahan, kebijakan, dan moralitas pemimpinnya.  Mirisnya, hal ini terjadi di masa kepemimpinannya yang masih seumur jagung. Seperti halnya pada program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikorupsi besar-besaran oleh orang kepercayaannya, yaitu Dadan Hindayana (mantan kepala BGN), Soni Sanjaya, dan Lodewyk Pusung (wakil kepala BGN). Kini, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) menjadi tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Asep diduga sebagai tangan kanan Soni Sanjaya, yang diberikan akses mengatur mitra...