Postingan

Featured Post

Flotilla Dilecehkan, Hukum Internasional Diinjak: Kapan Umat Bangkit?

Gambar
  OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri   Penulis Opini Ideologis Muslimahkaffahmedia.eu.org- Misi kemanusiaan seharusnya dilindungi, bukan dilecehkan. Tapi faktanya, para relawan Global Sumud Flotilla 2.0 justru menjadi korban kekerasan setelah dicegat militer Israel pada Mei 2026. Penyelenggara Flotilla merilis pernyataan pada 22 Mei 2026: setidaknya ada 15 kasus kekerasan seksual termasuk pemerkosaan, penembakan dengan peluru karet dari jarak dekat, dan puluhan relawan mengalami patah tulang. Aktivis WNI yang ikut misi juga mengaku dipukuli, disetrum, dan diteriaki sebagai teroris selama ditahan. Pemerintah Kanada menyebutkan, warganya menerima “perlakuan mengerikan”. Jerman dan Spanyol mengonfirmasi bahwa warganya cedera. Jika aktivis kemanusiaan yang membawa bantuan untuk warga sipil di Gaza saja diperlakukan seperti ini, lalu siapa lagi yang aman? Peristiwa ini menampar wajah kemanusiaan dan memperlihatkan betapa rapuhnya perlindungan hukum bagi mereka yang berani bersuara. ...

Perempuan di Ujung Kereta: Simbol Ketangguhan atau Bukti Lemahnya Negara?

Gambar
OPINI Oleh Anita Humayroh  (Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Gerbong perisai yang seharusnya menjadi pelindung justru ditempatkan di ujung paling depan dan belakang rangkaian KRL. Ironisnya, di sanalah gerbong khusus wanita berada. Narasi “wanita tangguh” seolah menjadi legitimasi, seakan perempuan siap menghadapi risiko paling besar di titik paling rawan. Padahal, logika sederhana menunjukkan: bagian depan kereta adalah yang pertama menerima dampak ketika kecelakaan terjadi. Peristiwa tabrakan antara KRL dan KA Agro Bromo beberapa waktu lalu menjadi alarm keras ( detiknews.com , 28/04/2026). Benturan di rel bukan sekadar insiden teknis, tetapi membuka fakta yang lebih dalam—tentang bagaimana keselamatan diposisikan, dan siapa yang sebenarnya paling berisiko. Dalam setiap kecelakaan kereta, bagian depan hampir selalu menjadi titik dengan dampak paling fatal. Lalu, ketika gerbong perempuan ditempatkan di area tersebut, pertanyaan mendasarnya menjadi ...

Peringati Tragedi Nakba Berdarah: Umat Serukan Jihad dan Khilafah

Gambar
OPINI Oleh Siti Rohmah, S. Ak (Pemerhati Kebijakan Publik)  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Melihat kebijakan hukuman mati oleh Israel terhadap tahanan muslim Palestina, masyarakat di berbagai negara protes dan mendesak pembebasan Palestina. Terutama setelah Zionis mengesahkan UU hukuman mati bagi tahanan Palestina. Diperkirakan sekitar 1 juta (20%) warga Palestina pernah ditahan Zionis sejak tahun 1967. Ini membuktikan bahwa perbuatan Zionis Israel benar-benar keji dan biadab.  Banyak sumber yang memberitakan naiknya jumlah tahanan muslim Palestina, dari sekitar 5.000 kini melonjak menjadi sekitar 9.500 orang tahanan. Peningkatan 83 persen ini memberikan tekanan luar biasa pada infrastruktur penjara yang ada. Walhasil, sel-sel penjara berubah menjadi pusat pelecehan sistematis dan tempat penyiksaan, semuanya luput dari pengawasan internasional. Kondisi tahanan muslim Palestina sangat memprihatinkan, penyiksaan tidak manusiawi seringkali terjadi bahkan sampai meninggal dunia....

Film Pesta Babi, Potret Kapitalisme yang Terungkap

Gambar
OPINI Oleh Neni Susilawati Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale mengangkat persoalan eksploitasi lingkungan dan konflik agraria di Papua. Film ini menggambarkan bagaimana masyarakat adat kehilangan tanah, hutan, dan ruang hidup akibat proyek industri serta pembangunan skala besar atas nama investasi dan Proyek Strategis Nasional (PSN). Film dokumenter Pesta Babi menunjukkan kolonialisme di zaman kita yang menggambarkan realitas kehidupan masyarakat adat Papua yang menghadapi tekanan akibat ekspansi proyek pembangunan dan industri skala besar. Film ini menampilkan bagaimana tanah adat, hutan, dan ruang hidup masyarakat perlahan berubah menjadi wilayah konsesi perusahaan atas nama pembangunan, investasi, dan kepentingan nasional. ( tajuknasional.com , 12/5/2026) Melalui visual yang kuat, film ini menunjukkan deforestasi besar-besaran di Papua, khususnya di Merauke, yang dijadikan lumbung pangan nasional. Hutan ada...

Adab Pelajar Tergadaikan: Pendidikan Sebatas Mesin Penghasil Pasar

Gambar
OPINI Oleh Nur Khavidzah  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Setiap tahun Hari Pendidikan Nasional selalu dirayakan dengan meriah. Namun, yang memilukan hati saat melihat kondisi pendidikan hari ini justru makin buram dan memprihatinkan. Bagaimana tidak, pendidikan yang mestinya membentuk generasi cerdas, berilmu, dan berakhlak baik, kini justru kerap diwarnai berbagai perilaku yang menunjukkan kurangnya rasa hormat siswa kepada guru. Dalam video yang beredar di media sosial baru-baru ini, sejumlah siswa SMAN 1 Purwakarta mengejek dan mengacungkan gestur jari tengah ke gurunya. Berdasarkan ungkapan kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, insiden tersebut terjadi setelah kegiatan belajar mengajar. Seusai kelas berakhir anak-anak tersebut kemudian melakukan aksi tak pantas tersebut. ( detikJabar.com , 18-04-2026) Pendidikan Mengalami Pergeseran Makna  Fenomena ini sebenarnya menjadi bukti memudarnya penghormatan figuritas guru sebagai pendidik. Eksistensi guru telah m...

Film Pesta Babi: Demokrasi Membungkam, Liberalisme Merampas

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri   Penulis Opini Ideologis   Muslimahkaffahmedia.eu.org- Film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono kembali jadi sorotan setelah beberapa kali nobar dibubarkan aparat di berbagai daerah. Di Ternate, nobar dibubarkan oleh aparat TNI. Sementara itu, nobar di Universitas Mataram dihentikan pihak keamanan kampus. Alasan yang diajukan beragam, mulai dari soal perizinan hingga tudingan bahwa muatan film bersifat provokatif. Padahal, yang disajikan film ini bukan fiksi. Pesta Babi merekam realitas pahit: hutan Papua Selatan dibabat habis, tanah adat dirampas, dan tempat tinggal warga digusur, sehingga mereka kehilangan ruang hidup. Semua itu dilakukan atas nama Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni proyek bioetanol dan ketahanan pangan dalam skala besar. Judul Pesta Babi diambil dari tradisi Suku Muyu yang disebut Awon Atatbon. Bagi mereka, babi bukan sekadar hewan ternak. Babi adalah simbol kehormatan, alat tukar dalam pernikahan, dan bag...

Kerja Serabutan Makin Membludak, Bukti Sistem Kapitalis Rusak

Gambar
OPINI Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fenomena kerja serabutan kini semakin dianggap lumrah dalam kehidupan masyarakat. Demi mempertahankan hidup, banyak orang terpaksa menerima pekerjaan apa saja asal menghasilkan uang. Ada yang bekerja sebagai pengemudi transportasi online, buruh tani, asisten rumah tangga, pedagang asongan, pemulung, hingga pekerja harian lepas lainnya. Mirisnya, sebagian dari mereka harus bekerja sejak pagi hingga larut malam hanya untuk mendapatkan penghasilan yang pas-pasan. Upah yang diterima pun sering kali tidak menentu. Bahkan, tidak sedikit yang bekerja tanpa jaminan kesehatan maupun perlindungan kerja yang layak. Maraknya pekerja GIG yang kini banyak diminati generasi muda juga menunjukkan adanya ketimpangan besar antara jumlah pencari kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Gelombang PHK, sempitnya kesempatan kerja, serta tingginya biaya hidup menjadikan pengangguran sebagai persoalan serius yang terus...