Air Mata Indonesia di Tengah Asap dan Keserakahan
OPINI Oleh Anita Humayroh Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial “ Air mata Indonesia berlinang.” Sepenggal lirik dari lagu Ibu Pertiwi di atas terasa begitu dekat dengan kenyataan, yaitu ketika kita menyaksikan hutan-hutan di Indonesia "terbakar", termasuk di Kalimantan. Ibu Pertiwi seolah sedang menangis menyaksikan tubuhnya terus dilukai oleh tangan-tangan manusia serakah. Dikutip dari laman kehutanan.go.id , (20/8/2026), kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyak kerugian: asap mengepul, pepohonan hangus menjadi arang, satwa kehilangan habitat, sementara masyarakat harus menghirup udara yang tercemar. Hingga saat ini telah ada 72 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Mereka harus bertanggung jawab atas musibah kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan, Sumatera Selatan, hingga Riau. Sebagaimana yang disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mabes...