Postingan

Featured Post

‎Bullying Mengancam Generasi

Gambar
  OPINI ‎Oleh Isti Khomah  ‎Ibu Rumah Tangga  ‎ ‎ MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- وَا لَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَا لْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَا نًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ‎ ‎ "Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata." ‎(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 58) ‎ ‎Ayat ini menegaskan bahwa menyakiti orang lain tanpa alasan yang benar merupakan perbuatan dosa. Tindakan bullying yang menimbulkan penderitaan fisik maupun psikis tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa.  Perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah maupun ruang digital dapat meninggalkan luka mendalam bagi korban, mempengaruhi kepercayaan diri, kesehatan mental, hingga masa depan mereka. Ironisnya, ketika sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk belajar dan berkembang, justru masih ditemukan berbagai bentuk kekeras...

APBN 2027 Naik: Rakyat Sejahtera atau Makin Menderita?

Gambar
  OPINI Oleh Kintan Jenisa, S.Pd. Aktivis Islam MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Puan Maharani telah mengetuk palu sidang pengesahan APBN 2027. Adapun angka belanja negara naik menjadi Rp4.106,26 triliun, sementara pendapatan hanya sebesar Rp3.435,10 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia akan kembali mengalami defisit anggaran karena pendapatan tidak dapat menutupi belanja negara 2027 yang menembus rekor terbesar dalam sejarah APBN Indonesia ( cnbcindonesia.com , 29-09-2027). Jika dilihat berdasarkan postur APBN 2027, penerimaan pendapatan negara terbesar berasal dari perpajakan yang menyentuh angka Rp2.911,95 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa 84,7% pendapatan APBN 2027 bersumber dari pungutan pajak rakyat. Kondisi tersebut jelas akan semakin menambah beban hidup masyarakat. Adapun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hanya sebesar Rp522,48 triliun atau sekitar 15,2% dari total keseluruhan anggaran pendapatan negara. Tentu ini menjadi pertanyaan krusial: apakah kekay...

Dengan Standar Apa Wantimpres Menilai Kekuasaan?

Gambar
  OPINI Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Jagad raya sedang hangat memperbincangkan pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Wantimpres dibentuk sebagai lembaga yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan pada presiden. Salah satu yang menjadi sorotan adalah besarnya gaji yang fantastis dan sejumlah nama-nama tokoh yang tergabung dalam Wantimpres tersebut, mulai tokoh agama, pengusaha, politikus, hingga ahli hukum. Tak tertinggal juga, nama Rocky Gerung yang selama ini aktif mengkritik kebijakan pemerintah dengan pedas juga masuk dalam keanggotaan Wantimpres. ( kompas.com , 02/10/2026) Ramainya perbincangan tersebut karena ada nama Rocky Gerung yang mana sering kali ia mengkritik kebijakan penguasa, tetapi hari ini duduk bersama dalam istana. Hal inilah yang memicu adanya berbagai persepsi di masyarakat. Salah satunya seperti suara lantang kemarin hanya "audisi" untuk mendapatkan "posisi", dan kriti...

Kecanggihan AI, Antara Harapan dan Kekhawatiran

Gambar
  OPINI Oleh Ani Prihatini,S.Hum.I  Aktivis Muslimah dan Pegiat Literasi MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Kecerdasan buatan atau artificial intelligence  (AI) adalah sebuah teknologi buatan manusia yang bisa merangkum data berskala besar dan memprosesnya selayaknya pikiran manusia. Sistem AI kini menjadi teknologi yang digunakan oleh hampir semua orang untuk berbagai kepentingan. Dalam penggunaannya, AI bisa memberikan dampak positif maupun negatif. Dampak positifnya, kecerdasan buatan ini mampu membantu mempermudah tugas seseorang dalam seluruh aspek kehidupan, baik itu pekerjaan, pendidikan, keuangan, sosial, bahkan kedokteran. Meskipun demikian, adanya AI juga memiliki dampak negatif, bahkan bisa membahayakan manusia itu sendiri. Menurut riset yang diterbitkan di Jurnal Cambridge Programme on AI Science & Policy  (CASP), para peneliti AI, termasuk "Bapak AI" dunia, mengatakan bahwa harus ada kewaspadaan akan adanya ledakan kecerdasan AI. Ledakan kecerdasan...

Fasilitas Mewah di Lapas, Inikah Penyebab Pelaku Kriminal Tak Pernah Jera?

Gambar
OPINI Oleh Shafiyyah AL Khansa  Penulis & Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pada tanggal 23 September 2026 lalu, Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan bangunan mewah di sekitar rumah dinas Kepala Lapas 2A Cibinong, yang terdiri lebih dari 10 bangunan dengan fasilitas penunjang. Penemuan “klaster rumah mewah” seperti villa mini dan apartemen diduga dihuni oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg.  Selain itu, ditemukan juga pusat kebugaran (gym) yang sedang dibangun, juga perencanaan pembangunan shelter untuk golf mini. Ditemukan juga barang-barang mewah seperti televisi berukuran besar, AC, dan juga botol minuman keras. Selain itu, area “klaster mewah” ini tidak dilengkapi dengan pagar permanen dan terhubung dengan pemukiman warga melalui semak dan rumpun bambu sehingga dinilai rawan menjadi akses keluar-masuk ilegal. Syafrida Rachmawati selaku anggota Ombudsman RI menyatakan narapidana (napi)...

Bullying Mengancam Generasi, Bagaimana Negara Mengatasi?

Gambar
OPINI Oleh Siti Aisyah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kasus kekerasan di lingkungan pendidikan kembali menjadi perhatian publik. Dua orang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Garut, berinisial NA dan H, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok remaja perempuan yang juga masih berstatus pelajar. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 7 September 2026, di kawasan Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Aksi pengeroyokan itu kemudian menjadi perhatian publik setelah video berdurasi 53 detik yang merekam kejadian tersebut beredar di media sosial. Kedua siswi tampak dikeroyok oleh sejumlah remaja perempuan. ( detik.com , 9/9/2026) Kasus tersebut menunjukkan bahwa kekerasan di kalangan pelajar bukan sekadar persoalan kenakalan remaja biasa. Terlebih, pelaku maupun korban sama-sama berada pada usia sekolah. Lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman untuk belajar, membentuk karakter, dan mengembangkan potensi peserta didik justru masih diwarnai tindakan kekerasa...

Menyingkap Ancaman Vape Narkoba yang Mengincar Generasi Muda

Gambar
OPINI Oleh Adinda Khoirunnisa’  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fenomena maraknya penggunaan vape atau rokok elektronik di kalangan generasi muda kini bukan lagi sekadar gaya hidup sementara, melainkan telah bergeser menjadi sebuah tren. Hal ini dikarenakan vape memiliki desain perangkat yang makin modern, ragam varian rasa yang memikat, serta persepsi keliru bahwa vape jauh lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Akhirnya, gawai kecil penghasil uap ini kian menjamur di ruang-ruang publik hingga area persekolahan. Namun, di balik estetikanya yang penuh daya pikat dan dianggap kekinian, tren ini secara perlahan menutupi potensi krisis kesehatan fisik maupun mental yang mengintai masa depan generasi penerus bangsa. Fakta memprihatinkan bahwa vape telah memakan korban di masyarakat. Vape yang berisi senyawa etomidate, sebuah obat bius medis Golongan II kini beredar luas di kalangan anak muda. Produk berbahaya ini kerap dikenal dengan istilah pasar "pod getar", m...