Postingan

Featured Post

BoP Sejatinya Legitimasi Genosida atas Warga Gaza

Gambar
  OPINI   Oleh Yani Ummu Qutuz   Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.wu.org , OPINI - Menyerahkan kesepakatan damai kepada penjajah? Satu narasi yang tidak masuk akal. Seperti menitipkan anak ayam pada elang, bukannya selamat, malah yang ada akan diterkamnya lalu dimangsa. Inilah yang terjadi pada Gaza hari ini. Kesepakatan damai dibuat oleh negara-negara yang selama ini menjajahnya. Amerika melalui presidennya Donald Trump , menginisiasi ‘ Board of Peace ’ sebuah Dewan Perdamaian bagi Palestina untuk mengatur gencatan senjata dan rekonstruksi Gaza. Parahnya lagi, Indonesia ikut nimbrung menjadi bagian dari BoP dan harus bayar iuran pula. Benar-benar di luar nalar. Latar Belakang Lahirnya BoP Board of Peace (Dewan Perdamaian) resmi didirikan di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026 dan Trump sebagai ketua perdananya. BoP ini digagas oleh Presiden AS Donald Trump sejak September 2025. Organisasi ini hadir sebagai badan pengawas internasional untuk mengakhiri konflik Gaza dan...

Kepiluan Korban Sumatra Menghadapi Ramadan

Gambar
  OPINI   Oleh Tri Sundari   Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI- Memasuki bulan ketiga pasca musibah yang melanda Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, ribuan warga masih belum dapat kembali pada kehidupan normalnya. Para korban bencana, terutama anak-anak masih dihantui oleh rasa khawatir dan takut. Kebutuhan dasar masyarakatnya masih sulit dipenuhi, karena masih banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan saat ini masih mengandalkan pada bantuan. Dampak bencana yang terjadi, juga menyebabkan perekonomian terpuruk. Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Wisnu Setiadi Nugroho , mengatakan bahwa keluarga yang terkena bencana, memiliki risiko menjadi miskin akan jauh lebih besar dibanding yang tidak terdampak bencana. Pembangunan sebaiknya lebih ke sektor yang memperhatikan ketahanan masyarakat, bukan hanya sekadar angka pertumbuhan ekonomi. (IDN Times.com , 11/02/2026) Bantuan dari pemerintah  Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), mengu...

Senjata Termal Kalap, Ribuan Warga Gaza Lenyap

Gambar
  OPINI   Oleh Tutik Haryanti   Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Berulang kali dunia dikejutkan dengan berita serangan ke Gaza yang menewaskan ribuan warga sipil. Di tengah reruntuhan bangunan  dan ratapan keluarga, muncul berbagai laporan tentang penggunaan senjata canggih yang bernama " senjata termal ". Dikutip dari Detiknews.com (13-02-2026), menurut laporan dari Al Jazeera , ribuan warga Gaza "lenyap" akibat senjata mutakhir yang digunakan tentara-tentara Israel di Jalur Gaza. Lenyapnya 2.842 warga Gaza ini dikaitkan dengan penggunaan senjata bersuhu tinggi. Senjata ini diduga mampu membuat jaringan tubuh manusia menguap, hanya meninggalkan jejak sisa-sisa percikan darah dan daging yang kecil-kecil. Ternyata setelah ditelusuri, menurut para pakar dan saksi mata yang dikutip Al Jazeera, senjata amunisi termal dan termobarik tersebut dipasok dari Amerika Serikat , meski secara internasional dilarang penggunaannya. Sebenarnya apa itu sen...

Gaza Berdarah, Anak-Anak Menjerit Minta Perlindungan

Gambar
  OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Konflik di Jalur Gaza bukanlah peristiwa yang baru terjadi. Ia telah berlangsung selama puluhan tahun, menyisakan luka yang terus menganga—menghilangkan harta benda, merenggut nyawa, dan menghancurkan masa depan generasi. Berbagai laporan media internasional, termasuk investigasi Al Jazeera dalam program The Rest of the Story, menyebutkan ribuan warga Palestina hilang di tengah gempuran. Disebutkan sedikitnya 2.842 orang dinyatakan hilang sejak agresi dimulai. Banyak di antara mereka diduga terkubur di bawah reruntuhan bangunan atau tidak dapat diidentifikasi akibat hancurnya infrastruktur sipil, keterbatasan alat forensik, serta kondisi jenazah yang rusak parah karena ledakan. ( assatunnews.com , 13-2-2026) Tim penyelamat dan relawan medis menghadapi situasi yang sangat sulit. Akses menuju lokasi terdampak kerap terhambat oleh serangan lanjutan, minimnya bahan bakar, serta r...

Fenomena Tawuran Pelajar, Bukti Lemahnya Sistem Pendidikan

Gambar
  OPINI   Oleh Mimi Muthmainnah Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Tawuran remaja kembali terjadi di Balikpapan. Belasan remaja diamankan Polsek Balikpapan Barat karena diduga hendak melakukan tawuran lanjutan dari insiden sebelumnya yang menyebabkan dua orang terluka dan kini ditangani Polresta Balikpapan. Peristiwa ini mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Hamid , yang menekankan pentingnya pendidikan moral dan agama serta pengawasan orang tua. (Pusaranmedia, 20 Januari 2026) Fenomena tawuran ini bukan kasus tunggal. Data Pusiknas Bareskrim Polri per 21 Februari 2025 mencatat, sejak 1 Januari hingga 20 Februari 2025 terdapat 6.442 kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan anak dan remaja. Dalam periode yang sama, tercatat 17.241 perkara pencurian, 6.469 kasus narkoba, serta 6 kasus perkelahian antarpelajar dan mahasiswa. Angka-angka ini menunjukkan bahwa problem generasi bukan sekadar isu lokal, melainkan persoalan nasional. Tawu...

Atas Nama HAM: Hormatilah Orang yang Tidak Berpuasa?

Gambar
  OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Allah Swt. memerintahkan umat Islam untuk berpuasa di bulan Ramadan, sebagaimana firman-Nya, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ " Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" . ( QS. Al-Baqarah [2]: 183 ) Dari ayat tersebut, sudah jelas bahwa Allah Swt. mewajibkan puasa bagi orang yang beriman. Tetapi aturan ini berseberangan dengan aturan pemerintah.  Gubernur Jakarta, Pramono Anung memberikan aturan untuk melarang organisasi masyarakat (ormas) melakukan sweeping di rumah makan selama bulan Ramadan dan aturan ini disambut oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Muhammad Syafii. Ia menyetujui larangan sweeping ini sebagai bentuk penghormatan kepada saudara kita yang tidak berpuasa. ( kompas.com , 18/02/2026...

Derita Perempuan dan Anak-anak Palestina Berakhir Hanya dengan Islam

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI- Penderitaan warga Palestina tak kunjung berakhir. Israel terus membunuh kaum muslimin. Bahkan Israel diyakini menggunakan senjata termal dan termobarik untuk membunuh ribuan warga di Jalur Gaza, Palestina. Kekuatan senjata ini membuat jasad seolah menguap atau hilang tanpa jejak. Sebuah laporan Al Jazeera "The Rest of the Story" menyebutkan, setidaknya ada 2.842 warga Palestina yang hilang sejak agresi dimulai pada Oktober 2023 .  Ribuan warga yang hilang ini disebut merupakan korban serangan bom termal dan termobarik. Senjata yang dapat melenyapkan target tanpa meninggalkan jejak selain percikan darah atau potongan kecil tubuh. Senjata ini dipasok Amerika Serikat (AS) oleh militer Israel. Padahal secara internasional, amunisi termal dan termobarik dilarang.  Amunisi senjata ini sering disebut sebagai bom vakum atau bom aerosol, yang mampu menghasilkan suhu melebihi 3.500 derajat Celsi...