Katanya Swasembada, Mengapa Pangan Makin Mahal?
OPINI Oleh Desi Arisandi (Aktivis Muslimah) MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Katanya negeri ini sedang menuju swasembada pangan. Produksi disebut meningkat, stok diklaim aman, bahkan keberhasilan pun digaungkan dengan penuh kebanggaan. Namun, rakyat tampaknya mendapatkan “versi swasembada” yang berbeda. Bukan pangan yang semakin murah dan mudah dijangkau, melainkan harga yang terus merangkak naik. Lucunya, ketika pemerintah sibuk merayakan angka-angka produksi dan menggaungkan keberhasilan swasembada, rakyat justru sibuk menghitung isi dompet sebelum membeli kebutuhan pokok. Beras naik, telur naik, cabai naik, minyak naik, sementara pendapatan rakyat tidak ikut “swasembada.” Harga sejumlah kebutuhan pangan di beberapa wilayah terpantau masih mahal. Beberapa di antaranya harga beras dan minyak goreng, masih dibanderol tinggi di sejumlah wilayah meski pemerintah menyatakan stok pangan dalam kondisi cukup. Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap harga rata-rata beras tercata...