Postingan

Ramadanku dan Ramadanmu

Gambar
  OPINI   Oleh Arda Sya'roni   Pegiat Literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org, OPINI - Ramadan adalah bulan mulia, bulan yang penuh rahmat dan keberkahan. Ramadan merupakan salah satu dari empat bulan haram . Di mana segala amal baik atau buruk dilipatgandakan ganjarannya. Oleh sebab itu, kedatangan bulan Ramadan sangat dinantikan oleh umat Islam.  Namun, kini banyak kaum muslim yang kehilangan ruh Ramadan. Ramadan layaknya bulan lainnya, tak istimewa. Bahkan saat Ramadan pun maksiat tetap berjalan. Konon katanya Ramadan adalah momentum perubahan, tetapi faktanya tidak ada perubahan nyata baik pada individu, masyarakat maupun negara. Umat kehilangan makna Ramadan. Hal ini karena tsaqafah Islam mulai dijauhkan dari umat diganti dengan tsaqafah asing yang masif digencarkan dengan dalih modernisasi.  Ramadan dalam Kapitalisme Dalam kapitalisme yang cenderung sekularisme , yaitu menjauhkan agama dari kehidupan menjadikan Ramadan tak beda dengan bulan lainnya. S...

Gaza Berdarah, Dunia Membisu: Krisis Kemanusiaan dan Kepemimpinan Umat

Gambar
OPINI   Oleh Ummu Qimochagi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Derita perempuan dan anak-anak Palestina bukan sekadar tragedi kemanusiaan. Hal tersebut merupakan indikator kegagalan sistem global dalam melindungi nyawa sipil. Di Jalur Gaza , ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal. Anak-anak tumbuh dalam suara ledakan. Ibu-ibu mengubur harapan bersama reruntuhan rumah mereka. Ini bukan sekadar konflik bersenjata. Ini kehancuran ruang hidup yang sistematis. Bagaimana reaksi dan sikap dunia internasional? Mereka hanya mengutuk dalam forum-forum resmi, tetapi tidak menghentikan arus senjata dan dukungan politik yang membuat tragedi ini terus berlangsung. Fakta dan Indikasi Pelanggaran Investigasi The Rest of the Story oleh Al Jazeera menyebutkan ribuan warga Palestina dinyatakan hilang sejak agresi dimulai Oktober 2023. Banyak keluarga tidak menemukan jasad anggota keluarganya di tengah puing bangunan. Laporan yang dikutip CNN Indonesia (14/02/2026) juga mengungkap identifikasi ...

Fenomena SEAblings, Ikatan Solidaritas Sesaat yang Rapuh

Gambar
  OPINI   Oleh Tutik Haryanti  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org, OPINI - Warganet sedang dihebohkan ramainya fenomena SEAblings yang berseliweran di jagad maya. Fenomena SEAblings ini adalah bentuk solidaritas netizen Asia Tenggara yang yang merasa direndahkan karena adanya serangan rasisme yang dilakukan oleh netizen Korea Selatan (Korsel). Fakta Ramainya SEAblings  Fenomena SEAblings berawal dari serangan rasis yang dilakukan netizen Korsel saat setelah terjadi konflik di acara konser DAY6 yang digelar 31 Januari 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Saat acara berlangsung seorang fansite master asal Korsel nekad membawa peralatan kamera profesional dengan lensa panjang ke area konser. Padahal, hal ini telah menjadi larangan konser di banyak negara. Jelas ini menimbulkan gaduh karena dirasa sangat mengganggu kenyamanan penonton dan hak cipta. Lalu ada yang memvideo dan memviralkan kejadian tersebut sehingga oknum Korsel tidak terima dan balik balas menye...

Waspada! Banjir Produk AS Tanpa Tanda Halal

Gambar
  Oleh Tutik Haryanti   Pegiat Literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Pasar Indonesia sedang gencar membuka lebar impor barang dari luar negeri, termasuk impor barang dari AS. Publik harus lebih waspada terhadap banjirnya produk dari AS yang disanksikan kehalalannya. Namun, publik tidak perlu khawatir karena pemerintah menegaskan, bahwasannya tidak ada pengecualian terhadap sertifikasi halal bagi seluruh produk dari AS. Begitu pun untuk produk nonhalal juga diharuskan mencantumkan secara jelas konten dalam kemasannya. Hal ini juga ditegaskan oleh juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Pertanian , Haryo Limanseto , bahwa produk-produk kosmetik, alat kesehatan, dan manufaktur lain asal AS yang masuk ke Indonesia akan tetap mengikuti kaidah standar dan mutu keamanan produk ( good manufacturing practice ). Hal ini mencakup keterangan informasi detail tentang konten produk. ( Republika.co.id , 22-02-2026) Jika demikian, benarkah pemerintah benar-benar mampu menja...

Kesepakatan Dagang Indonesia Amerika, Siapa yang Diuntungkan?

Gambar
  OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI- " Ada udang di balik batu ." Ada niat tersembunyi di balik pujian Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) di Institut Perdamaian AS, Washington, Kamis 19 Februari 2026 lalu. Di sela-sela forum BoP tersebut ternyata ada kesepakatan antara Prabowo dan Trump, yakni kerjasama bilateral di bidang ekonomi khususnya dalam perdagangan. Kesepakatan ditandatangani oleh perwakilan kedua negara, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer. (bbc.com, 20-02-2026) Melalui The Agreement on Reciprocal Trade (ART) disepakati: Pertama, ekspor Indonesia ke AS akan dikenai tarif 19%, kecuali komoditas unggulan seperti minyak sawit, kopi, dan kakau yang mendapatkan pengecualian menjadi 0%. Kedua, Indonesia akan menghilangkan hambatan tarif bea masuk...

Iuran BPJS Naik, Beban Rakyat Semakin Berat

Gambar
  OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org, OPINI - Di tengah polemik masalah penyesuaian penerima BPJS- PBI yang masih panas, Menteri Kesehatan Gunadi Sadikin justru mewacanakan kenaikan tarif Iuran BPJS kesehatan . Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah untuk menambal defisit anggaran BPJS di tahun 2026 karena adanya inflasi dan perluasan layanan kesehatan oleh pemerintah. Menurutnya, kenaikan iuran seharusnya dilakukan setiap 5 tahun sekali karena adanya dua faktor, yakni inflasi dan perluasan layanan kesehatan oleh pemerintah. " BPJS itu udah negatifnya (defisit) setahunnya 20-an triliun, hampir 20 triliun. Jadi memang tidak mungkin tatif BPJS itu tidak disesuaikan setiap 5 tahun." Kata Menkes di kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, Senin 23-02-2026. ( detik.com , 26-02-2026) Meski begitu dia memastikan bahwa kenaikan BPJS ini tidak akan berpengaruh terhadap rakyat miskin, dan hanya akan berpengaruh p...

SEAbling vs Ukhuwah Islam

Gambar
OPINI   Oleh Arda Sya'roni  Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI-  Ramai di jagat maya tepatnya di platform X, perseteruan rasis antara netizen Korea Selatan (K-Netz) dengan netizen Asia Tenggara. Awal mula perseteruan K-Netz (netizen Korea) dengan netizen Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam) adalah penggemar Korea diekspose dan dikritik karena melanggar larangan membawa DSLR di konser DAY6 di Malaysia, digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Axiata Arena , Kuala Lumpur, Malaysia. Fansite Korea ini kepergok membawa DLSR, sedangkan konser tersebut penggunaan kamera profesional dilarang ( idnnews.com , 11/02/2026). Unggahan ini memicu perseteruan antara K-Netz dan netizen Asia Tenggara, sebab K-Netz memulai statement-statement rasis yang merendahkan warga Asia Tenggara. Dikutip dari Republika.co.id, 16-02-2026, sentimen rasialis dari netizen Korea Selatan bikin panas warga Asia Tenggara yang belakangan bersatu dalam tagar S...