Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Kedaulatan Energi di Negeri Pertiwi Hentikan Intimidasi

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari  Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia meminta agar masyarakat tetap tenang, menyusul adanya kekhawatiran terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran . Bahlil menegaskan bahwa stok BBM nasional dalam kondisi aman. Bahlil juga menjelaskan bahwa kemampuan storage tempat penampung minyak nasional sudah lama berada di kisaran 25 hari. Akan tetapi standar minimal ketersediaan untuk kebutuhan nasional berada di atas 20 hari. ( detikNews.com , 6/03/2026) Panic buying BBM beberapa waktu lalu melanda sejumlah negara di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, sehingga memicu lonjakan harga minyak dunia. Kekhawatiran gangguan pasokan minyak, terutama setelah penutupan Selat Hormuz , mendorong masyarakat di berbagai negara untuk berbondong-bondong mengisi penuh tangki kendaraannya.  Panic Buying dan Naiknya Harga ...

Takbir Dibatasi Saat Nyepi: Sampai Kapan Syiar Islam Terus Dikompromikan?

Gambar
OPINI Oleh Ummu Qimochagi   Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Malam takbiran selalu menjadi momen yang penuh haru bagi umat Islam. Setelah sebulan menahan lapar, dahaga, dan berbagai godaan, gema takbir berkumandang di masjid-masjid, di rumah-rumah, bahkan di jalan-jalan. Kalimat Allahu Akbar menggema sebagai ungkapan syukur atas kemenangan setelah menjalani Ramadan. Namun tahun ini, suasana itu terasa berbeda di Bali. Beredar imbauan agar umat Islam tidak menggelar takbiran secara terbuka karena bertepatan dengan perayaan Nyepi . Bahkan ada seruan agar takbiran tidak menggunakan pengeras suara dan dilakukan secara terbatas di dalam masjid. Bagi sebagian orang, ini mungkin dianggap sebagai bentuk toleransi. Tetapi bagi umat Islam yang memahami makna syiar, pertanyaannya jauh lebih mendasar: sampai kapan syiar Islam harus terus dikompromikan? Fakta yang Terjadi Polemik ini muncul karena malam takbiran Idulfitri di Bali diperkirakan bertepatan dengan Hari Raya Nyepi...

Desakan agar Keluar dari BoP Menguat, Pemerintah Belum Bersikap

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Majelis Ulama Indonesia dalam surat bernomor Kep-28/DP-MUI/III/2026, melalui tausiyahnya mendesak agar pemerintah Indonesia mencabut keanggotaannya dari BoP . Alasan MUI, bahwa organisasi yang didirikan Presiden AS Donald Trump tersebut dianggap tidak efektif untuk mewujudkan kemerdekaan di Palestina . Hal ini diperkuat dengan sikap Trump yang melakukan penyerangan bersama sekutunya Zionis Israel ke wilayah Iran.  Berbagai elemen masyarakat, yang terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Koalisi Masyarakat Sipil, Perguruan Tinggi, serta mahasiswa turut mendesak Presiden Prabowo Subianto agar segera keluar dari status keanggotaannya di BoP. Hal ini dilakukan usai Amerika Serikat bersama sekutunya, Zionis Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Iran, akhir pekan lalu. Serangan tersebut telah menyebabkan gugurnya Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khosseini Khamenei dan sejumlah tokoh penting di Republi...

Fatamorgana BoP Demi Palestina

Gambar
  OPINI Oleh Tri Sundari Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Badai musim dingin yang terjadi di Jalur Gaza seringkali merusak dan menerbangkan puluhan ribu tenda. Kondisi yang sangat memprihatikan dan membuat hati bagaikan tercabik-cabik melihat kondisi saudara kita di Gaza. Badai yang terjadi juga telah merobohkan bangunan yang sebelumnya telah rusak akibat serangan Zionis. Hujan deras yang disertai gelombang dingin merendam tenda-tenda pengungsi Palestina yang berada di seluruh Jalur Gaza pada Selasa (24/2) dini hari. Sejumlah keluarga terpaksa dievakuasi setelah tenda yang mereka tempati terendam di al-Mawasi, wilayah barat Khan Younis, Gaza selatan Suhu dingin yang ekstrem menyebabkan puluhan warga dilaporkan tewas atau terluka, dan sebagian meninggal dunia. Dilaporkan sekitar 1,9 juta dari 2,4 juta penduduk Gaza masih mengungsi dan tinggal di tenda-tenda yang tidak layak dengan fasilitas sangat terbatas dan tidak layak, setelah rumah mereka hancur selama per...

Dampak Buruk Dari Tren Gaul Bebas: Kekerasan Remaja Semakin Meningkat

Gambar
OPINI Oleh Heldayanti Aktivis dakwah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang seharusnya tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif. Namun, maraknya pergaulan bebas saat ini telah menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya meningkatnya kasus kekerasan di kalangan remaja. Salah satu contoh kasus kekerasan yang dipicu oleh masalah percintaan terjadi pada Februari 2026 di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau . Seorang mahasiswa menyerang mahasiswi menggunakan kapak saat korban sedang menunggu sidang skripsi. Aksi tersebut diduga dipicu oleh rasa sakit hati karena cintanya ditolak, sehingga pelaku melakukan tindakan kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka serius. ( kumparanNEWS.com , 27/02/2026) Polisi kemudian menangkap pelaku dan menahannya, serta menjeratnya dengan pasal penganiayaan berat dengan ancaman hingga 12 tahun penjara. ( detikNews.com , 27/02/2026) Fenomena meningkatnya kekerasan di kalangan pemuda, sepert...

Panic Buying BBM di Tengah Perang: Bukti Rapuhnya Ketahanan Energi Dunia

Gambar
Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami Di Era DiGital Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah negara setelah meningkatnya konflik antara Iran , Amerika Serikat , dan Israel yang memicu lonjakan harga minyak dunia . Kekhawatiran terhadap terganggunya pasokan energi global , terutama setelah muncul ancaman terhadap jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz , membuat masyarakat di berbagai negara berbondong-bondong mengisi penuh tangki kendaraan. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang di berbagai stasiun pengisian bahan bakar, termasuk di Indonesia. Di Korea Selatan, harga bensin bahkan mencapai titik tertinggi dalam 29 bulan terakhir. Data Korea National Oil Corporation menunjukkan bahwa rata-rata harga bensin nasional naik sekitar 3,16 persen hingga mencapai 1.777,52 won per liter. Kenaikan harga tersebut memicu kekhawatiran masyarakat akan kemungkinan kelangkaan bahan bakar atau kenaikan harga yang lebih tinggi di masa me...

Urgensitas Kedaulatan Energi

Gambar
OPINI Oleh Arda Sya'roni  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Di awal bulan Ramadan tahun ini dunia dikejutkan oleh kabar pecahnya perang antara AS-Israel dan Iran . Perang ini digadang-gadang sebagai awal Perang Dunia III . Perang yang berkecamuk di wilayah Teluk Arab ini sontak membuat warga negara Indonesia yang tinggal atau sedang berada di sana panik. Seketika akses penerbangan dari dan ke Arab ditutup, para peserta umrah pun tertahan di sana. Sementara yang belum berangkat umrah terpaksa ditunda.  Serangan balasan Irak terhadap AS-Israel sungguh di luar dugaan. Hanya sehari setelah AS melancarkan serangan udara yang menyasar fasilitas militer dan wilayah sipil. Dalam serangan udara AS tersebut turut mengenai sekolah dasar putri di Minab yang menyebabkan 165 siswi dan staf sekolah tewas. Selain itu, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan udara. Tokoh militer seperti Mayor Jenderal Hossein Salami dan Mohammad Bagheri ...

Stop Normalisasi Boti, Mari Selamatkan Generasi

Gambar
OPINI Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  " Aku bangga jadi boti " "Nggak ada dosa, nggak ada disiksa, nggak ada. Nggak ada kayak gitu, nggak ada, itu cuma dongeng belaka."  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sebuah pernyataan dari seorang konten kreator yang dikenal dengan nama Mimi Peri viral di media sosial Tiktok. Sontak hal ini memicu kontroversi di kalangan warganet dan reaksi keras dari publik. Sebagian netizen mengatakan bahwa boti adalah pilihan hidup masing-masing orang dan orang lain tidak berhak untuk ikut campur. Sementara sebagian lainnya mengecam pernyataan itu dan mengaitkan dengan kondisi si konten kreator yang makin minus semenjak kepergian ibunya (meninggal dunia). ( Poskota.co.id , 10/3/2026) Jejak digital memang tidak bisa dihilangkan. Video lama yang menampilkan pernyataannya saat menjawab wawancara lama antara Mimi Peri dan artis Nikita Mirzani kembali beredar luas. Mimi Peri sempat membahas tentang hubungan sesama jenis dan risiko ter...

Arus Sekularisme Gerus Kesehatan Mental Anak

Gambar
  OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Seringkali perhatian publik, baik orang tua, masyarakat atau negara terlalu fokus pada pertumbuhan fisik anak. Apakah berat badan cukup, apakah imunisasi lengkap dan berbagai kesehatan fisik lainya. Namun mengabaikan yang terjadi di balik keceriaan anak. Memberi pelampung sebelum ombak emosi menjadi terlalu berat untuk dihadapi sendirian. Untuk itu pemerintah mengambil langkah serius dalam upaya mengatasi krisis kesehatan mental anak di Indonesia . Keseriusan ini ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh 9 kementerian dan kepala lembaga tentang Kesehatan Jiwa Anak. ( Antara.com , 5/3/2026) SKB ini lahir dilandasi oleh sebuah data hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Tahun 2024 . Data ini menunjukkan kondisi yang sangat mengkhawatirkan sekaligus mendesak bagi perlindungan anak di Indonesia. Dalam survei itu, dijumpai fakta 7,28 persen anak m...

Bayi Dibuang Karena Takut Sama Orang Tua, Kok Gak Takut Sama Allah?

Gambar
OPINI Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kembali publik dihebohkan kasus pembuangan bayi yang tidak berdosa oleh orang tuanya. Seorang bayi perempuan yang diduga baru saja dilahirkan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam tong sampah di sebuah perumahan wilayah Bekasi Utara pada Jumat 6 Maret 2026 lalu. Ironisnya pelakunya adalah ibu bayi malang itu sendiri berinisial N usia 19 tahun. Setelah dilakukan penyelidikan intensif, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Minggu 8 Maret 2026 pukul 23.00 WIB. Pelaku dijerat dengan Pasal 429 ayat 1 subsider Pasal 430 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.  Motif pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri itu karena ketakutan luar biasa terhadap orang tuanya sendiri. Pelaku takut dimarahi dan diusir orang tuanya dan berharap bayinya akan ditemukan oleh orang lain dan dirawat dengan baik. Ternyata N melahirkan secara mandiri di ...