Postingan

Senjata Termal Kalap, Ribuan Warga Gaza Lenyap

Gambar
  OPINI   Oleh Tutik Haryanti   Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Berulang kali dunia dikejutkan dengan berita serangan ke Gaza yang menewaskan ribuan warga sipil. Di tengah reruntuhan bangunan  dan ratapan keluarga, muncul berbagai laporan tentang penggunaan senjata canggih yang bernama " senjata termal ". Dikutip dari Detiknews.com (13-02-2026), menurut laporan dari Al Jazeera , ribuan warga Gaza "lenyap" akibat senjata mutakhir yang digunakan tentara-tentara Israel di Jalur Gaza. Lenyapnya 2.842 warga Gaza ini dikaitkan dengan penggunaan senjata bersuhu tinggi. Senjata ini diduga mampu membuat jaringan tubuh manusia menguap, hanya meninggalkan jejak sisa-sisa percikan darah dan daging yang kecil-kecil. Ternyata setelah ditelusuri, menurut para pakar dan saksi mata yang dikutip Al Jazeera, senjata amunisi termal dan termobarik tersebut dipasok dari Amerika Serikat , meski secara internasional dilarang penggunaannya. Sebenarnya apa itu sen...

Gaza Berdarah, Anak-Anak Menjerit Minta Perlindungan

Gambar
  OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Konflik di Jalur Gaza bukanlah peristiwa yang baru terjadi. Ia telah berlangsung selama puluhan tahun, menyisakan luka yang terus menganga—menghilangkan harta benda, merenggut nyawa, dan menghancurkan masa depan generasi. Berbagai laporan media internasional, termasuk investigasi Al Jazeera dalam program The Rest of the Story, menyebutkan ribuan warga Palestina hilang di tengah gempuran. Disebutkan sedikitnya 2.842 orang dinyatakan hilang sejak agresi dimulai. Banyak di antara mereka diduga terkubur di bawah reruntuhan bangunan atau tidak dapat diidentifikasi akibat hancurnya infrastruktur sipil, keterbatasan alat forensik, serta kondisi jenazah yang rusak parah karena ledakan. ( assatunnews.com , 13-2-2026) Tim penyelamat dan relawan medis menghadapi situasi yang sangat sulit. Akses menuju lokasi terdampak kerap terhambat oleh serangan lanjutan, minimnya bahan bakar, serta r...

Fenomena Tawuran Pelajar, Bukti Lemahnya Sistem Pendidikan

Gambar
  OPINI   Oleh Mimi Muthmainnah Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Tawuran remaja kembali terjadi di Balikpapan. Belasan remaja diamankan Polsek Balikpapan Barat karena diduga hendak melakukan tawuran lanjutan dari insiden sebelumnya yang menyebabkan dua orang terluka dan kini ditangani Polresta Balikpapan. Peristiwa ini mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Hamid , yang menekankan pentingnya pendidikan moral dan agama serta pengawasan orang tua. (Pusaranmedia, 20 Januari 2026) Fenomena tawuran ini bukan kasus tunggal. Data Pusiknas Bareskrim Polri per 21 Februari 2025 mencatat, sejak 1 Januari hingga 20 Februari 2025 terdapat 6.442 kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan anak dan remaja. Dalam periode yang sama, tercatat 17.241 perkara pencurian, 6.469 kasus narkoba, serta 6 kasus perkelahian antarpelajar dan mahasiswa. Angka-angka ini menunjukkan bahwa problem generasi bukan sekadar isu lokal, melainkan persoalan nasional. Tawu...

Atas Nama HAM: Hormatilah Orang yang Tidak Berpuasa?

Gambar
  OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Allah Swt. memerintahkan umat Islam untuk berpuasa di bulan Ramadan, sebagaimana firman-Nya, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ " Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" . ( QS. Al-Baqarah [2]: 183 ) Dari ayat tersebut, sudah jelas bahwa Allah Swt. mewajibkan puasa bagi orang yang beriman. Tetapi aturan ini berseberangan dengan aturan pemerintah.  Gubernur Jakarta, Pramono Anung memberikan aturan untuk melarang organisasi masyarakat (ormas) melakukan sweeping di rumah makan selama bulan Ramadan dan aturan ini disambut oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Muhammad Syafii. Ia menyetujui larangan sweeping ini sebagai bentuk penghormatan kepada saudara kita yang tidak berpuasa. ( kompas.com , 18/02/2026...

Derita Perempuan dan Anak-anak Palestina Berakhir Hanya dengan Islam

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI- Penderitaan warga Palestina tak kunjung berakhir. Israel terus membunuh kaum muslimin. Bahkan Israel diyakini menggunakan senjata termal dan termobarik untuk membunuh ribuan warga di Jalur Gaza, Palestina. Kekuatan senjata ini membuat jasad seolah menguap atau hilang tanpa jejak. Sebuah laporan Al Jazeera "The Rest of the Story" menyebutkan, setidaknya ada 2.842 warga Palestina yang hilang sejak agresi dimulai pada Oktober 2023 .  Ribuan warga yang hilang ini disebut merupakan korban serangan bom termal dan termobarik. Senjata yang dapat melenyapkan target tanpa meninggalkan jejak selain percikan darah atau potongan kecil tubuh. Senjata ini dipasok Amerika Serikat (AS) oleh militer Israel. Padahal secara internasional, amunisi termal dan termobarik dilarang.  Amunisi senjata ini sering disebut sebagai bom vakum atau bom aerosol, yang mampu menghasilkan suhu melebihi 3.500 derajat Celsi...

Ramadan di Tengah Derita: Tanggung Jawab Negara untuk Korban Bencana Sumatra

Gambar
  OPINI   Oleh Ummu Qimochagi   Pegiat Literasi  Muslimahkagfahmedia.eu.org , OPINI- Ramadan adalah bulan penuh berkah, bulan di mana umat seharusnya merasakan kedamaian, ketenangan, dan kesempatan untuk memperbaiki diri melalui ibadah.  Sayangnya, kedamaian dan ketenangan itu belum bisa dirasakan oleh warga di Aceh Timur karena tercatat 2.368 jiwa atau sebanyak 675 kepala keluarga yang masih bertahan di pengungsian . ( kompas.com , 12/02/2026) Bagi ribuan korban bencana di Aceh dan wilayah Sumatra Utara, Ramadan tahun ini tentu berjalan dengan berat. Huntara belum rampung, listrik mati di beberapa daerah, dan kebutuhan pokok sulit terpenuhi. Skala kerusakan bencana bukan hanya merusak pemukiman semata, melainkan juga melemahkan ketahanan energi di banyak desa ( Idntimes.com , 11/02/2026). Kondisi ini memperlihatkan sebuah kenyataan pahit: meskipun bulan suci seharusnya menjadi momen perlindungan dan perhatian penuh, rakyat yang terdampak bencana masih harus ...

Ramadan Datang, Ribuan Korban Bencana Sumatera Memprihatinkan

Gambar
  OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Ramadan telah datang, suka cita kaum muslimin menyambut bulan suci ini. Berbagai persiapan telah dilakukan baik dari menu sahur dan berbuka, rencana bukber, tarawih, list ibadah, bahkan persiapan mudik lebaran sudah mulai dicicil. Namun kondisi berbeda dialami saudara-saudara kita korban bencana Sumatera yang nasibnya masih memprihatinkan. Dilansir dari laman Atjeh Watch.com , 18/2/2026 sebanyak 12.994 orang tercatat masih mengungsi di tenda pengungsian pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera khususnya Sumbar, Sumut dan Aceh . Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan total dari 18 kabupaten kota yang terdampak bencana di Sumatera Utara, tinggal Kabupaten Tapanuli Tengah yang masih berada di tenda pengungsian karena beberapa waktu lalu sempat kembali dilanda banjir. Sementara di Sumbar sudah tidak ada lagi yang berada di pengungsian.  Huni...