Postingan

Tragedi Dua Labu, Berujung Pilu

Gambar
OPINI Oleh Tutik Haryanti  Pegiat Literasi  Peristiwa tragis di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, baru-baru ini mengguncang hati masyarakat. Seorang pria paruh baya berusia 56 tahun kehilangan nyawa hanya karena dituduh mencuri dua buah labu siam dari kebun milik tetangganya. Peristiwa yang tampak sepele itu berubah menjadi tragedi yang menyayat nurani. Gegara dua labu berujung pada hilangnya satu nyawa manusia. Sekilas Tragedi  Seseorang berinisial MI (56) diduga mencuri dua buah labu siam di kebun milik tetangganya, UA (41), pada tanggal 28-02-2026. Saat itu, UA memergoki korban mengambil labu siam di area kebun miliknya. Seketika UA langsung mengejar hingga di depan rumah korban. Kemudian, UA melakukan penganiayaan hingga korban mengalami luka serius, terutama bagian kepala, wajah, dan lehernya. Akibat luka serius yang dialami, korban mengeluh sakit kepala dan muntah-muntah. Adik korban yang menyaksikan penganiayaan tersebut segera membawanya ke rumah sakit. Namun, setela...

Kewajiban Ulama Mengoreksi Umara

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh agama Islam, ulama, dan pimpinan ormas untuk buka puasa di Istana Kepresidenan. Beberapa tokok besar yang diundang antara lain Anwar Iskandar (Ketua Umum MUI), Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU), Saifullah Yusuf (Sekretaris Jenderal PBNU), Kholil Nafis (Wakil Ketua Umum MUI), Buya Yahya /Yahya Zainul Ma’arif (ulama kondang dan kharismatik), dan sejumlah tokoh ormas Islam lainnya. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Tujuan dari pertemuan ini untuk berdialog mengenai situasi global dan mempererat silaturrahmi antara ulama dan umara. ( antaranews.com , 06/03/2026) Dalam pertemuan ini, Buya Yahya menyampaikan kepada masyarakat Indonesia untuk mendoakan presiden agar diberikan kekuatan dan kelapangan dalam menjalankan amanah, karena ...

Menelisik Penyerangan Iran oleh Israel dan Amerika Serikat

Gambar
Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Iran menyita perhatian dunia setelah ledakan hebat mengguncang ibukota Teheran dan beberapa kota lainnya seperti Isfahan, Qom, dan Kirmansyah. Dalangnya adalah Amerika Serikat (AS) dan entitas Yahudi. Presiden AS Donald Trump dengan penuh arogan mengatakan telah melakukan operasi tempur skala besar di Iran. Ia juga mengklaim bahwa AS dan militernya adalah yang terkuat dan nomor satu di dunia sehingga tidak boleh ada negara mana pun yang menandinginya, salah satunya Iran yang dituduh memiliki senjata nuklir . Menanggapi penyerangan ini, Menlu Iran Abbas Araqchi menyatakan negaranya akan menggunakan kemampuan militernya untuk membela diri. Serangan pada Sabtu, 28 Februari 2026 masih terus berlangsung hingga Selasa, 10 Maret 2026. Perkembangan terkini menyebutkan beberapa fakta di antaranya, Iran tidak lagi berniat melakukan negosiasi dengan AS. Rudal-Drone masih serang Uni Emirat Arab (UEA), sementar...

Melonggarkan Sertifikasi Halal, Negara Menafikan Nilai Ruhiyah

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari  Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kebijakan pengecualian terhadap kewajiban sertifikasi halal bagi produk Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia berpotensi akan melanggar undang-undang, jika hal tersebut tidak memiliki dasar hukum setingkat dengan undang-undang. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thayyiban (LPH-KHT) PP Muhammadiyah, Prof Nadratuzzaman Hosen, terkait kebijakan yang akan diberikan untuk produk AS yang beredar di Indonesia. Menurut Prof Nadratuzzaman, pemerintah telah menetapkan kewajiban sertifikasi halal berlaku penuh mulai 18 Oktober 2026 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH). Setelah tanggal tersebut, maka produk yang tidak memiliki sertifikat halal akan terancam sanksi. Oleh karena itu, jika terdapat pengecualian maka semestinya juga diatur melalui regulasi yang setara. ( Republika.co.id , 21/02/2026) Kesepakatan Melon...

Ayo Bebaskan Palestina dengan Jihad dan Khilafah!

Gambar
OPINI   Oleh Nia Kurniawati (Pegiat Literasi) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Begitu menyedihkan dan menyayat hati dengan nasib Palestina saat ini. Dunia bungkam seribu bahasa terhadap genosida ini. Sejak pecah perang (baca : genosida) Israel terhadap Palestina, 7 Oktober 2023, serangan demi serangan tak kunjung berakhir hingga kini korban syahid berjumlah 58.026 orang. ( www.cnbcindonesia.com , 15/07/2025). Pada Kamis, 10 Juli 2025 lalu, sedikitnya 15 orang termasuk anak-anak tewas dalam serangan Israel yang menghantam kerumunan warga di luar posko layanan kesehatan di Gaza Tengah. Serangan itu mengenai sejumlah keluarga yang sedang mengantre untuk mendapatkan bantuan gizi dan layanan kesehatan di pos medis di Deir Al Balah. ( tirto.id , 10/7/2025). Kenyataan menggelikan menunjukkan bahwa justru Amerika Serikat melaporkan Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, Francesca Albanese yang berbicara tentang laporan terbaru di Den Haag, Belanda pada bulan Februari 2025. L...

Ironi Klaim Swasembada Beras, Saat Impor Beras

Gambar
OPINI Oleh Tri Sundari Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Indonesia bakal impor 1.000 ton beras yang memiliki klasifikasi khusus per tahun dari Amerika Serikat (AS), hal ini merupakan bagian dari perjanjian dagang resiprokal . Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 ton, atau sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton tahun 2025. Pemerintah menjelaskan, beras yang akan diimpor dari Amerika Serikat memiliki klasifikasi khusus. Beras khusus yang dimaksud pemerintah adalah beras berdasarkan jenis atau varietas tertentu dan hanya dapat beredar dengan izin pemerintah. Sebagai contoh antara lain: beras ketan , japonica (beras dari Jepang) dan basmati (beras dari India). Apa itu Agreements on Reciprocal Trade? Agreements on Reciprocal Trade (ART) atau Perjanjian Perdagangan Timbal Balik adalah pakta perdagangan yang ditandatangani tahun 2026 antara Indonesia dan Amerika Serikat. ART dirancang untuk menurunkan hamb...

Sikap Muslim Terhadap Perang AS-Zionis Melwan Iran Oleh Luluk

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pecahnya konflik antara AS-Zionis melawan Iran telah menimbulkan pandangan dan pendapat yang terbelah di kalangan umat muslim sedunia, khususnya Indonesia. Perbedaan tersebut berkisar pada isu akidah, solidaritas politik, dan posisi Palestina. Dukungan berbasis solidaritas anti zionis sebagian muslim berpendapat Iran adalah kekuatan utama yang konsisten melawan penjajahan zionis di Palestina, terlepas perbedaan mahzab (Iran mayoritas Syiah).  Adanya perbedaan mahzab ini menjadikan muslim terkotak-kotak. Terutama di Indonesia yang menganut banyak mahzab, yang mana menimbulkan pro kontra terhadap sikap penguasa bergabung dengan Beach of Peace (BoP). 16 ormas Islam mendukung Indonesia bergabung dengan BoP, di antaranya adalah dua organisasi besar yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah .  Adapun beberapa ormas Islam lainnya yang diwakili oleh MUI , meminta Indonesia mundur dari keanggotaan BoP, kare...