PILU
PUISI
Oleh Ummu Suci
Pendidik Generasi
Muslimahkaffahmedia.eu.org-Saat hatiku menjauh dari-Mu
Dadaku sesak oleh hampa
Jiwaku merintih dalam sepi
Pilu...
Menyayat sampai ke tulang.
Ya Allah,
Pemilik nafasku,
Genggam tanganku yang rapuh
Jangan biarkan aku tersesat sendiri.
Betapa pilunya aku
Ketika jauh dari rida-Mu
Tanpa cahaya-Mu
Aku hanyalah bayang yang tak berarah.
Nafsuku berbisik pelan
Mengajakku pergi
Meninggalkan pintu-Mu
Dan aku, lemah, hampir mengiyakan.
Semakin jauh, semakin gelap
Semakin pilu, semakin dalam kuburku
Hidup terasa runtuh
Seperti rumah tanpa tiang.
Duniaku tanpa-Mu
Hanyalah mimpi buruk yang panjang
Air mata yang tak selesai
Dan luka yang tak tahu arah pulang.
Gelap gulita
Seolah malam tak pernah pagi
Pilu ini menusuk
Bak sembilu di setiap langkahku.
Aku rindu, Ya Rabb
Rindu pada sujud yang menenangkan
Rindu pada zikir yang memulihkan
Rindu pada dekapan rahmat-Mu.
Tolong aku...
Hapuskan pilu di dadaku
Tarik aku kembali
Ke jalan taat kepada-Mu.
Tanpa-Mu aku rapuh
Tak sanggup melawan bisik yang terus memanggil
Tak sanggup menahan diri yang terus tergelincir.
Maka jangan tinggalkan aku, Allah
Jadikan rindu ini jalan pulang
Jadikan pilu ini pintu tobat
Agar aku hidup...
Hanya untuk-Mu.
Paiton, 7 September 2026

Komentar
Posting Komentar