Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

‎Pelecehan Seksual Verbal, Bukti Sistem Kapitalis Merusak Generasi

Gambar
  OPINI ‎Oleh Kandiwriter12 ‎ ‎ Muslimahkaffahmedia.eu.org- Ketika dunia sedang disibukkan dengan berita perang Iran VS As dan Israel, serta kenaikan harga BBM melambung tinggi, di negeri ini malah viral dengan berita pelecehan seksual verbal yang dilakukan oleh oknum mahasiswa universitas ternama di Indonesia yakni UI dari beberapa mahasiswa fakultas hukum. ‎Fakultas yang seharusnya mengerti bagaimana mereka berbicara, berperilaku dan segala tindakan yang tidak semestinya akan bisa menjadi delik hukum bila tidak berhati-hati dalam hal tersebut. ‎ ‎Terdapat 16 Mahasiswa (FH UI) diduga melakukan perbuatan pelecehan seksual secara tulisan melalui chat di grup terhadap puluhan mahasiswi hingga dosen di fakultas tersebut. Kasus tersebut terungkap setelah oknum salah seorang pelaku mengviralkan tangkapan layar percakapan tersebut ke media sosial dengan nama akun "sampahfhui". ‎Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas P...

Pesta Miras Makin Marak Islam Kafah Solusinya

Gambar
OPINI   Oleh Venni Hartiyah  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Afirmasi tubuh kita. Terimakasih ya Allah. Terimakasih juga organ-organ Tubuhku. Ketauhilah wahai organ-organ pentingku. Wahai lambung, engkau diciptakan Allah salah satunya untuk mencerna makanan.  Wahai hati, engkau diciptakan Allah untuk menyaring racun-racun. Wahai jantung, engkau diciptakan Allah untuk memompa darah ke seluruh tubuh.  Wahai darah, engkau diciptakan Allah dengan banyak tugas, salah satunya adalah membawa oksigen dan mengangkut sisa racun.  Wahai otak, engkau diciptakan Allah sebagai pusat komando tubuh ini.   Wahai ginjal, engkau diciptakan Allah untuk menyaring darah dan membuang racun.  Wahai usus, tugasmu juga sangat banyak, salah satunya adalah menyerap sari-sari makanan.  Terimakasih telah bekerja keras selama ini. Maa syaa Allah semoga afirmasi ini membuat organ- organ bekerja dengan rileks dan lancar tanpa sumbatan. Semua organ itu Allah berik...

Marak Pelecehan Seksual, Bukti Rusaknya Sistem Sekuler

Gambar
OPINI   Oleh: Enggar Rahmadani Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pelecehan seksual di lingkungan kampus masih menjadi isu serius di Indonesia. Salah satu kasus terbaru yaitu yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Sebanyak 16 mahasiswa Fakultas Hukum Univerasitas Indonesia (UI) menjadi pelaku pelecehan seksual melalui grup chat media sosial para pelaku. Dalam grup tersebut, para pelaku saling mengirim pesan tidak senonoh baik merujuk kepada teman maupun dosen. Pihak UI tengah menangani kasus tersebut melalui Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Pihak UI juga menggelar sidang pada Senin, 13 April 2026. Sidang yang berakhir hingga Selasa, 14 April 2026 dini hari ini juga mendatangkan 16 pelaku pelecehan seksual. ( metrotvnews.com , 15/04/2026) Menurut data terbaru, terjadi lonjakan perhatian publik terkait kasus dugaan pelecehan seksual. Berdasarkan catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), per Januari hin...

Ketika Kampus Kehilangan Marwah

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri   Penulis Opini Ideologis   Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) — tempat lahirnya calon penegak keadilan — kini ternoda. Enam belas (16) mahasiswanya diduga menjadi pelaku pelecehan seksual. Sungguh memprihatinkan. Kampus yang seharusnya jadi ruang aman dan benteng moral, justru melahirkan orang-orang yang merendahkan kehormatan sesama, bahkan terhadap gurunya. Lagi-lagi, ini tamparan keras untuk sistem pendidikan sekuler. Berdasarkan investigasi kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, mengungkapkan kasus pelecehan seksual berbasis digital ini berlangsung hampir 1,5 tahun. Kasus mencuat pada 11 April 2026, setelah akun X @sampahfhui membongkar borok FHUI mengunggah lewat thread berisi percakapan di grup WhatsApp. Isi chat bernuansa seksual terhadap korban: lelucon porno hingga frasa merendahkan martabat perempuan. Korban mencapai sedikitnya 27 orang, terdiri dari 20 mahasiswi dan 7 dosen perempuan. Para pel...

Bekasi dan Ilusi Gaya Hidup Urban: Ketika Ruang Hidup Menjadi Komoditas

Gambar
OPINI   Oleh Anita Humayroh  Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial Muslimahkaffahmedia.eu.org- Fenomena hadirnya ruang gaya hidup terpadu seperti Outbreak Signature di kawasan Summarecon Bekasi menandai satu babak baru dalam perkembangan kota urban. Bekasi yang dahulu dikenal sebagai kota penyangga ibu kota, kini bertransformasi menjadi pusat aktivitas modern yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam satu ruang. Konsep all-in-one lifestyle hub tampak menjawab kebutuhan masyarakat urban yang dinamis—bekerja, bersosialisasi, mencari hiburan, hingga menikmati kuliner tanpa harus berpindah tempat. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada realitas yang perlu dicermati lebih dalam: arah pembangunan kota yang semakin dikendalikan oleh logika kapitalisme. Kapitalisme tidak sekadar mengatur sistem ekonomi, tetapi juga membentuk cara pandang manusia terhadap hidup. Dalam sistem ini, manusia direduksi ke dalam dua peran utama: sebagai konsumen dan sebagai tenaga produktif....

Infrastruktur Langkat: Kelalaian Struktural dan Urgensi Kepemimpinan Islam

Gambar
Oleh Iky Damayanti, ST Aktivis Dakwah  Jalan Berlubang Merenggut Korban Jiwa Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Langkat, khususnya di wilayah Jalan Sedang Rejo, Bahorok, hingga Secanggang, telah mencapai titik kritis yang mengancam keselamatan publik. Rentetan peristiwa kecelakaan, termasuk insiden fatal pada April 2026 yang merenggut nyawa pengendara akibat menghindari lubang jalan, bukan sekadar masalah teknis pemeliharaan fasilitas. Fenomena ini merupakan indikator adanya kegagalan fungsi pelayanan publik yang sistemik, (mistar.id, 6/4/26), ( Langkatterkini.com , 9/6/26). Protes warga dalam bentuk pemblokiran akses menuju kawasan wisata Bukit Lawang mencerminkan akumulasi kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai lamban dalam merespons kebutuhan vital masyarakat. Kondisi jalan yang berdebu saat kemarau dan berlumpur saat hujan telah mendegradasi kualitas hidup serta menghambat mobilitas ekonomi warga, ( halosumut.com 6/4/26). Paradigma Materi...

Gaza Tanpa Militer: Antara Perdamaian dan Kontroversi

Gambar
OPINI Oleh Sri Ummu Ahza  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Persitiwa genosida berkepanjangan di Gaza disebut sebagai perang. Idealnya perang adalah kesiapan dua belah pihak yang melakukan perang dengan persenjataan dan kemampuan pasukan. Realitanya selama ini yang terjadi di Gaza tidak demikian. Rakyat Gaza justru sedang membela dan mempertahankan tanah mereka yang akan diambil alih oleh Zionis, dengan persenjataan yang minim dan pasukan seadanya.  Kejadian terus berlangsung hingga kini bahkan senjata mereka akan dilucuti. Dalam artian mereka mempertahankan tanpa militer atau persenjataan. Hal ini lebih dikenal dengan istilah demiliterisasi. Alasan adanya kebijakan demiliterisasi sebagai syarat perdamaian. Benarkah sebagai wujud perdamaian untuk Gaza? Deklarasi gencatan senjata fase kedua atas perang di Gaza dan membentuk Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang melibatkan 35 negara, termasuk Indonesia. Hanya saja forum tersebut tidak melibatkan perwakilan Palestina...

Umat Islam Bersatu dan Bangkitlah!

Gambar
OPINI Irma Hidayati, S.Pd Pegiat Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Gencatan senjata telah disepakati. Perang reda sementara. Namun, tekanan syarat-syarat perdamaian tetap berlangsung. Inilah perang modern. Tak hanya perang fisik tapi perang proksi. Perang AS-Isreal melawan Iran semakin membuka mata dunia. Bagaimana hegemoni militer AS yang nampak sempurna ternyata mudah dipatahkan oleh Iran. Serangan yang dilancarkan berhasil terdeteksi bahkan sudah tertebak akan serangan-serangan berikutnya. Gambaran kecanggihan dan kejeniusan strategi perang hanya nampak di film Hollywood. Bahkan sekedar melindungi pangkalan militernya yang berada di Libanon saja tak mampu. Akhirnya, kekalahan diminimalisir dengan diumumkan gencatan senjata. Iran menyatakan dirinya telah memenangkan peperangan ini. (mediaindonesia.com, 10/4/2024). Sikap Pongah AS AS, negara super power yang bertindak sebagai polisi dunia. Setelah berhasil mengobrak-abrik Venezuela, berhasrat untuk menundukkan Iran. Bayangannya akan...

Hemat yang Dipaksa, atau Kebijakan yang Perlu Dikoreksi?

Gambar
OPINI Oleh Anita Humayroh  (Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Belakangan ini, narasi penghematan energi kembali digaungkan. Rakyat didorong untuk hidup hemat dan prihatin, sementara Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong untuk bersepeda (gowes) sebagai simbol efisiensi energi. Secara sekilas, kebijakan ini tampak sederhana dan bahkan terkesan positif. Namun jika ditelaah lebih dalam, muncul pertanyaan mendasar: apakah kebijakan ini benar-benar menyentuh akar persoalan, atau justru sekadar memindahkan beban kepada rakyat? Di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus melambung, imbauan untuk berhemat justru terasa seperti ironi. Rakyat diminta menyesuaikan diri, sementara realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah hidup dalam keterbatasan jauh sebelum adanya seruan resmi tersebut. Bagi banyak keluarga, khususnya para ibu rumah tangga, praktik hidup hemat bukanlah kebijakan baru, melainkan keterampilan bertahan hidup yang...

Lebaran Datang Utang Menghadang

Gambar
OPINI Oleh Mardiyah  Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Achmad Nur Hidayat (ANH), Ekonom UPN Veteran Jakarta menyatakan adanya 'ritual rumit' menjelang Idulfitri. Rakyat menghadapi daur hidup yang sulit dan selalu berulang hampir setiap tahun, yaitu harga barang semakin naik. Upaya pemerintah menyelesaikan masalah ini dengan bantuan sosial, potongan harga maupun pasar murah. ( inilah.com , 14-03-2026) Inflasi Lebaran Sayangnya, semua usaha itu belum sepenuhnya menuntaskan masalah. "Inflasi Lebaran" selalu terulang, ada beberapa alasan mengapa harga barang cenderung naik saat Lebaran. Pertama,  meningkatnya permintaan. Lebaran adalah salah satu hari besar keagamaan di Indonesia sehingga banyak orang membeli barang-barang seperti pakaian, makanan, dan dekorasi. Hal ini meningkatkan permintaan, yang kemudian mendorong harga naik.  Kedua, biaya produksi meningkat yang menjadikan produsen dan penjual harus meningkatkan produksi untuk memenuhi banyak permintaan...

Utang Keluarga Meningkat di Momen Lebaran, Islam Kaffah Solusinya

Gambar
OPINI   Oleh Dewi Kaelani  Aktivis Idiologis Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kepala Pusat Makro Ekonomi dan Keuangan, Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Rizal Taufikurahman mengungkapkan kepada Media Indonesia, Kamis, 12 Juni 2025, "Bahwa rumah tangga Indonesia semakin tertekan bukan hanya oleh harga barang kebutuhan pokok, tetapi juga oleh kewajiban keuangan yang membesar."  Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius dalam perspektif ekonomi rumah tangga, karena konsumsi merupakan pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, kini konsumsi mulai dibayangi oleh tingginya beban utang. Sebagaimana dilansir oleh Metrotvnews.com pada 12 Juni 2025, hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Mei 2025 menunjukkan adanya kenaikan proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk membayar utang, dari 10,5 persen pada April menjadi 10,8 persen di Mei 2025.  Makna Ramadan dan Lebaran yang Hilang Arah Membengkaknya kebutuhan selama Ramad...

Urbanisasi Tak Terbendung, Kesenjangan Ekonomi Kian Melambung

Gambar
OPINI Oleh Aryndiah  (Aktivis Muslimah)  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Lebaran adalah momen istimewa bagi kaum muslim. Momen ini sering disebut sebagai hari kemenangan. Sebab, kaum muslim telah berhasil menjalankan ibadah puasa dan menahan hawa nafsu di bulan Ramadhan. Saat lebaran, banyak hal yang dilakukan, seperti saling bermaaf-maafan, berkumpul dengan keluarga besar, mudik ke kampung halaman, berbagi rezeki, atau menyantap hidangan khas lebaran. Di Indonesia, lebaran identik dengan tradisi mudik. Mudik merupakan momen yang juga dinantikan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang mencari nafkah di ibu kota. Pada momen ini perantau akan kembali ke kampung halaman untuk melepas rindu dengan orang terkasih sekaligus mempererat silaturahmi.  Di lain sisi, momen ini juga dinantikan oleh masyarakat desa, terutama generasi mudanya. Kehadiran para perantau yang kembali ke desa turut mengundang perhatian mereka. Adanya anggapan bahwa kehidupan di kota yang selalu menjanjikan m...

LPG Langka Rakyat yang Disalahkan, Di Mana Peran Negara?

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri  Penulis Opini Ideologis Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sejak lebaran 2026, gas LPG semakin langka ditemukan, membuat warga panik dan cemas. Kalaupun ada, harganya tinggi mencapai Rp30.000,- per tabung. Harga yang mahal dan langka tersebut membuat warga di daerah pinggiran dan di desa beralih menggunakan kayu bakar untuk memasak. Sedangkan warga di kota terpaksa membeli LPG nonsubsidi atau beralih ke listrik. Kelangkaan dan tingginya harga LPG tentu berdampak terhadap penderitaan rakyat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalla mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan gas LPG 3 kg dengan mematikan kompor setelah masakan matang. Selain itu, Bahlil mengatakan bahwa kelangkaan yang terjadi di pasaran bukan karena pasokan, melainkan adanya pembelian berlebihan atau ketidaktepatan sasaran. Mengingat Indonesia 70% masih impor gas sehingga ada potensi krisis energi di tengah situasi geopolitik, karena itu penting untuk efisie...