Postingan

Perdamaian Semu ala Board of Peace

Gambar
  OPINI   Oleh Arda Sya'roni  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI- "Perdamaian, perdamaian, perdamaian, perdamaian. Banyak yang cinta damai tapi perang semakin ramai ....' Lirik lagi ini tentu sudah tak asing di telinga. Lagu yang dibawakan oleh Nasida Ria di era 90'an ini seakan menyindir kondisi dunia saat ini yang berteriak imbauan perdamaian, tetapi justru kerap menyulut pertikaian.  Tengok saja, konflik antarnegara datang silih berganti mewarnai cerita di berbagai belahan dunia. Sepanjang era 2000'an saja didapati perang Afghanistan, perang Irak, perang Lebanon, perang India-Pakistan, perang Rusia-Ukraina , perang Tailan-Kamboja, perang Sudan dan masih banyak lagi. Perang antara Israel dan Palestina yang tak pernah usai hingga detik ini juga mewarnai cerita perang di dunia.  Fakta perang yang terjadi di berbagai negara ini menampakkan bahwa dunia tidak sedang baik-baik saja, dunia tidaklah sedamai yang kita bayangkan. Konflik mungkin ...

New Gaza Untuk Kepentingan Siapa?

Gambar
  OPINI   Oleh Tri Sundari, A.Ks. Pegiat literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Jared Kushner adalah seorang penasihat senior dan menantu Donald Trump . Namanya mencuat di panggung diplomasi internasional setelah pemaparannya mengenai visi ambisiusnya di  Forum Ekonomi Dunia di Davis, Swiss . Kushner yang merupakan arsitek kebijakan luar negeri Amerika Serikat , mencoba untuk mendisrupsi pola lama mengenai perdamaian di Timur Tengah. Gaza dalam pandangan Kushner bukan merupakan wilayah konflik, akan tetapi merupakan wilayah yang memiliki aset geografis pesisir Mediterania yang belum dimanfaatkan secara ekonomi. Letak geografis inilah yang disinyalir menimbulkan keinginan pemerintah Amerika Serikat untuk merencanakan pengembangan sebagai kawasan perumahan, pertanian maupun industri baru secara bertahap. Di sela kegiatan seremoni penandatanganan "Dewan Perdamaian" yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Forum Ekonomi Dunia yang bertemp...

Fenomena Gray Divorce atau Perceraian Senja

Gambar
  OPINI   Oleh Yani Ummu Qutuz   Pegiat Literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Saat ini, mempertahankan keutuhan rumah tangga merupakan perkara yang begitu berat. Berbagai godaan datang silih berganti menghampiri pasangan suami istri. Godaan yang datang ada dari pria atau wanita idaman lain, KDRT , faktor ekonomi, bahkan hal-hal kecil pun bisa menjadi pemicu terjadinya perceraian.  Perceraian tidak hanya terjadi pada pasangan dengan usia pernikahan muda, tetapi terjadi juga pada pasangan usia pernikahan senja ( gray divorce ). Mencermati fenomena ini, menua bersama bagi pasangan suami-istri menjadi perkara yang sulit. Apalagi berniat sehidup sesurga, butuh effort luar biasa.  Perceraian Senja Terus Meningkat  Tren perceraian saat ini marak terjadi di masyarakat, baik di kalangan pernikahan muda ataupun senja. Dikutip dari blitarkawentar.jawapos.com, Rabu (28-1-2026), terjadi peningkatan tren perceraian usia senja di Kabupaten Blitar. Pengadila...

New Gaza dan BoP, Benarkah untuk Kepentingan Palestina?

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate (Pegiat Literasi) Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Penderitaan warga Gaza belum berakhir. Pembantaian terus menerus terjadi. Ribuan korban jiwa telah berjatuhan, walaupun sedang dalam masa gencatan senjata. Anehnya, tidak ada langkah hukum atau sanksi yang menyasar mereka. Israel terus berusaha agar Gaza hilang atau habis dari bumi Palestina . Bahkan, sejumlah pejabat Israel mengungkapkan hal ini secara terbuka Mereka ingin menghacurkan Gaza sehancur-hancurnya. Bahkan, jika masih tersisa, warganya akan diusir paksa. Ambisi Israel benar-benar ingin menguasai wilayah Gaza. Tak heran jika pembantaian atau genosida terus dilakukan.  Setelah kehancuran dan ribuan korban jiwa, AS datang membawakan narasi perdamaian yaitu rekonstruksi. AS akan membangun kembali Gaza dengan konsep baru bernuansa kapitalistik. AS sudah menyiapkan pembangunan New Gaza . Hal ini disampaikan dalam forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss belum lama ini. AS akan memban...

Keanggotaan Indonesia dalam BoP Timpakan Bahaya bagi Palestina OPINI

Gambar
  OPINI   Oleh Elfia Prihastuti  Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI-   “Jika Anda ingin berdamai dengan musuhmu, Anda harus bekerja sama dengan musuhmu. Nanti dia akan menjadi mitra Anda.” (Nelson Mandela) "Jika meninginkan perdamaian jangan bicara dengan temanmu, bicaralah dengan musuhmu.” (Uskup Demon Tutu) Dua kutipan di atas sangat pas ketika dikaitkan dengan tindakan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung ke Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump yang diklaim sebagai mekanisme strategis untuk mempercepat terciptanya perdamaian dan rekonstruksi di Gaza. Mungkin kutipan ini yang mengilhami presiden RI itu yang menganggap masuknya Indonesia ke dalam organisasi bentukan Trump itu sebagai upaya besar yang bertujuan mendamaikan Israel-Palestina menuju lahirnya negara Palestina merdeka . Kenyataan ini tampak pada perkataan presiden RI ke-8 itu yang secara terus terang mengatakan bahwa perdamaian hanya bisa datang kalau se...

Hilangnya Sumber Penghidupan, Rakyat Aceh Berduka

Gambar
  OPINI   Oleh Tutik Haryanti  Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Aceh dilanda duka. Tanah yang dikenal subur, hijau, dan menjadi tumpuan ribuan petani, kini lenyap seketika tinggal hamparan lumpur, gelondongan kayu, dan bebatuan. Banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Aceh bukan saja merenggut nyawa tapi juga menghancurkan persawahan dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan rakyat. Bencana ini meninggalkan luka mendalam, bukan saja fisik tapi luka ekonomi dan sosial yang berkepanjangan. Diberitakan oleh Mediaindonesia.com (25-01-2026), saluran irigasi tertimbun di kawasan persawahan Beuringen, Merah Dua, Pidie Jaya, Aceh . Berdasarkan data tanggap darurat bencana ada 56.652 hektare lahan di 18 kabupaten dan kota rusak. Lantas bagaimana kondisi sumber penghidupan rakyat Aceh saat ini? Mengapa penanganannya sangat lambat? Adakah solusi cepat mengatasi bencana tersebut? Hilangnya Sumber Penghidupan  Sebagaimana diketahui,.banjir band...

Pegawai MBG Menjadi Pegawai Negeri: Guru Honorer Terpinggirkan OPINI

Gambar
  OPINI   Oleh Tinah Asri Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Sebanyak 32 ribu pegawai inti dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai 1 Februari 2026 diangkat menjadi pegawai negeri, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pengangkatan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 , menduduki jabatan strategis yakni kepala unit SPPG, ahli gizi, dan akuntan.  Kebijakan pemerintah ini langsung mendapatkan protes dari masyarakat, khususnya guru honorer . Mereka menilai kebijakan ini tidak adil dan berat sebelah. Bagaimana mungkin pegawai MBG dengan mudahnya langsung diangkat menjadi PNS, sementara guru honorer yang sudah bertahun-tahun mengabdi tidak juga diangkat menjadi pegawai negeri. "Kebijakan macam apa ini, petugas MBG diangkat PPPK, sedangkan kami yang mengabdi belasan hingga puluhan tahun hanya jadi tenaga paruh waktu," kata Ketum Aliansi R2R3 Indonesia ...