Postingan

PBI Diputus, Jaminan Kesehatan Rakyat Makin Tak Terurus

Gambar
  OPINI   Oleh Yani Ummu Qutuz  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Sehat adalah anugerah luar biasa dari Allah yang tidak bisa ditukar dengan emas dan permata. Kesehatan adalah kekayaan sejati dan modal utama seorang bisa bekerja, beraktivitas, menikmati keindahan hidup, dan mengejar mimpi. Tubuh yang sehat akan melahirkan jiwa yang kuat. Maka wajib bagi kita untuk menjaga kesehatan, terlebih biaya berobat saat ini sangat mahal karena layanan kesehatan tidak dijamin oleh pemerintah. Layanan Kesehatan Putus karena PBI BPJS Nonaktif Menurut laporan TirtoDaily pada 5 Februari 2026, Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) melalui ketuanya Tony Samosir menerima ratusan aduan pasien cuci darah yang kehilangan akses pengobatan karena status kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) mereka dinonaktifkan atau diputus. Sementara itu, Agus Jabo selaku Wamen Sosial memastikan bahwa seluruh pasien yang menderita penyakit kronis termasuk pas...

Jangan Tawar Halal Kami, Iman Umat Bukan Komoditas Dagang

Gambar
  OPINI   Oleh Ummu Qimochagi   Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Sebagai seorang Muslim, memastikan yang halal bukan sekadar melihat logo pada kemasan, hal itu adalah bentuk tanggung jawab iman. Dari makanan yang masuk ke tubuh anak-anak kita, dari produk yang mereka gunakan setiap hari, di sanalah keberkahan hidup dipertaruhkan. Karena itu, ketika sertifikasi halal masuk dalam kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui skema Agreement on Reciprocal Trade (ATR), kegelisahan umat tidak bisa dianggap berlebihan.(cnnindonesia, 22/02/2026) Beberapa pemberitaan menyebutkan bahwa dalam dokumen ATR, khususnya Pasal 2.9, terdapat pengaturan mengenai ketentuan halal bagi produk manufaktur asal Amerika Serikat. Disebutkan pula adanya pengakuan terhadap lembaga sertifikasi halal di AS yang telah diakui otoritas Indonesia, sehingga produk tertentu dapat menggunakan sertifikasi tersebut untuk masuk ke pasar Indonesia. Di sisi lain, Badan Penyel...

Ramadan Pilu di Tanah Aceh

Gambar
  OPINI   Oleh Arda Sya'roni Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI- Ramadan adalah bulan yang dinanti-nanti oleh kaum muslim. Tak hanya menanti sebagai bulan penuh rahmat dan limpahan pahala dari Allah, tetapi juga sebagai momen berkumpul keluarga. Namun sayangnya, warga Aceh dan Sumatra korban banjir bandang akhir tahun silam masih diliputi pilu mendalam. Pasalnya, hingga menjelang Ramadan mereka masih tinggal di pengungsian. Rumah mereka belum tersedia. Di beberapa kabupaten listrik belum menyala. Pasokan pangan masih sulit diakses. Sekolah pun masih belum aktif berjalan.  Dikutip dari regional.kompas.com, 12-02-2026, sepekan menjelang Ramadan, tercatat sisa pengungsi korban banjir di Kabupaten Aceh Timur sebanyak 675 kepala keluarga atau 2.368 jiwa. Jumlah itu tersebar di 14 titik dalam lima kecamatan, yaitu Kecamatan Simpang Ulim, Pante Bidari, Julok, Serbajadi, dan Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Jumlah itu jauh berkurang dibandin...

Tanpa Khilafah, Zionis Makin Bengis

Gambar
  OPINI   Oleh Tri Sundari  Pegiat Literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Al Jazeera , media terkenal yang berbasis di Qatar telah melakukan investigasi khusus yang berjudul 'The Rest of the Story'. Hasil investigasi yang dilansir oleh Anadolu Agency pada hari Jumat (13/2/2026) telah memicu perdebatan global. Investigasi tersebut juga mengungkap fakta mengerikan terkait agresi militer yang dilakukan Zionis Israel di Jalur Gaza. Berdasarkan hasil investigasi tersebut, ribuan warga Palestina 'lenyap' yang diduga akibat dari senjata yang telah digunakan oleh militer Israel di Jalur Gaza sejak perang berkecamuk pada Oktober 2023. Makna lenyap tersebut yaitu warga Palestina korban pencaplokan militer Zionis Israel jenazahnya tidak dapat ditemukan karena penggunaan amunisi termal dan termobarik. ( detikNews.com , 13/02/2026) Apa Itu Amunisi Termal dan Termobarik? Investigasi yang dilakukan oleh Al Jazeera membuat mata dunia terbelalak dengan kebiadaban Zionis. Pe...

Sisi Gelap Ketergantungan Utang dalam Pembangunan Nasional

Gambar
  OPINI   Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Di balik gedung-gedung pencakar langit dan aspal mulus jalan tol yang membelah negeri, tersimpan kontrak panjang yang jarang dibicarakan di meja makan rakyat jelata. Utang luar negeri sering dipasarkan sebagai 'mesin pertumbuhan'. Namun, bagi negara berkembang ia berubah menjadi rantai yang membelenggu kebijakan domistik. Saat cicilan bunga mulai menggerus anggaran kesehatan dan pendidikan, kita perlu bertanya: Apakah kita sedang membangun masa depan atau justru menggadaikannya? Di tahun 2025 utang luar negeri (ULN) Indonesia telah mencapai 431,72 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.523 triliun (dengan kurs Rp16.800). Jumlah ini meningkat sebesar 1,48 persen secara tahunan. Dari data statistik ULN Indonesia tercatat sebesar Rp4.014,2 triliun pada triwulan IV 2025. Ini pun meningkat 5,47 persen secara tahunan. Sementara utang swasta menurun 0,81 persen secara tahunan menjadi Rp3.23...

Menyoal Dana MBG dari Zakat dan Wakaf

Gambar
   OPINI   Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi Muslimahkffahmedia.eu.org , OPINI-Baru-baru ini isu dana zakat dan wakaf akan dijadikan suntikan biaya Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali viral. Mengingat anggaran yang diberikan pemerintah belum menutupi total anggaran yang dibutuhkan MBG, Kementerian Agama (Kemenag) membuka opsi untuk pemanfaatan dana zakat dan wakaf. Menurut pernyataan resmi Kemenag, zakat dan wakaf mempunyai potensi besar untuk mendukung program sosial, termasuk pemenuhan gizi masyarakat jika dikelola dengan produktif dan profesional. Pengelolaannya juga harus akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. ( bogor.pojoksatu.id , 19/02/2026) Pernyataan ini sebelumnya juga diutarakan oleh Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamuddin untuk menggunakan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai alternatif suntikan dana MBG. Bahkan, usulan tersebut disambut baik oleh Anggota Komisi IX DPR RI Edi Wuryanto, Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) dari Partai Demokrasi Perjuan...

Board of Peace, Penjajahan Gaya Baru Terhadap Warga Palestina

Gambar
   OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI -"Seorang pria yang sangat saya sukai, benar-benar tangguh, saya tidak ingin melawannya, Presiden Prabowo dari Indonesia." Itulah kata-kata yang diucapkan oleh Donald Trump, Presiden Amerika Serikat saat memuji Presiden Prabowo Subianto dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama Board of Peace (BoP) di Institut Perdamaian AS , di Washington Kamis pagi tanggal 19 Februari 2026. Trump menyebut Prabowo sebagai orang tangguh yang memimpin negara besar seperti Indonesia dengan penduduknya mencapai 240 juta orang. Trump juga mengatakan kalau Prabowo telah menyelesaikan tugas dengan baik, dan dia mengucapkan terima kasih atas kehadirannya dalam KTT Board of Peace. Prabowo sendiri menanggapi pujian tersebut dengan tersenyum sambil berkata " Enggak, enggak itu."(CNBC,20-02-2026). Dalam pertemuan tersebut hadir pula pemimpin-pemimpin negara lain seperti Albania, A...