Postingan

Oplosan, Perjamuan Terakhir di Ambang Nalar

Gambar
  OPINI   Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd Praktisi Pendidikan  Muslimahkafahmedia.eu.org , OPINI - Botolnya mungkin plastik biasa, warnanya mungkin tampak menggoda, dan harganya seringkali tak lebih mahal dari sepiring makan siang. Namun dibalik label 'murah meriah' itu, tersimpan racun kimia yang siap melumpuhkan organ dalam hitungan jam. Tragedi miras oplosan telah menjadi siklus maut yang berulang di seluruh penjuru negeri. Bukan sekadar kenakalan remaja atau gaya hidup, fenomena ini adalah potret gelap ketidaktahuan yang bertemu dengan kemiskinan, yang akhirnya menciptakan perjamuan terakhir bagi mereka yang nekat menantang maut demi euforia sesaat. Subang berduka. Daerah ini harus kehilangan sembilan orang warganya akibat meneguk miras oplosan jenis vodka, Big Boss, dan Gambling yang dicampur dengan minuman berenergi. Ada beberapa lokasi di wilayah Subang yang digunakan sebagai tempat untuk mengonsumsi cairan mematikan tersebut. Di antaranya, sekitar Pablo, kawasan GO ...

Kekerasan pada Anak, Mana Perlindungan Negara?

Gambar
  OPINI   Oleh Tri Sundari  Pegiat Literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Undang-Undang (UU) No. 35 Tahun 2014 adalah perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang memperkuat tanggung jawab negara, pemerintah, masyarakat, dan orang tua dalam menjamin hak anak . Undang-undang ini menekankan perlindungan khusus pada anak dari kekerasan, eksploitasi, dan penelantaran, serta mengatur sanksi pidana yang berat (hingga 15 tahun penjara) bagi pelaku kekerasan pada anak. Kekerasan pada anak di Indonesia akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Beberapa hari yang lalu, kita dikejutkan dengan kasus viral kekerasan pada anak yang menyebabkan anak tersebut meninggal dunia. NS, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat , tewas yang diduga karena dianiaya ibu tirinya, TR, pada Kamis (19/2/2026). Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya hasil visum luar yang terdapat luka pada sekujur tubuh korban. Sebelumnya almarhum ...

Polemik MBG di Bulan Ramadan, Siapa Diuntungkan?

Gambar
  OPINI   Oleh Tri Sundari  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan bahwa pihaknya memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan selama bulan Ramadan . Adapun distribusinya menyesuaikan dengan karakteristik dari penerima manfaat. ( bgn.go.id , 26/01/2026) Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga menyatakan hal yang sama, akan memastikan bahwa Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dijalankan selama bulan Ramadan 2026. Ada skema yang akan diatur dalam pelaksanaannya sehingga mendukung umat yang sedang menjalankan ibadah puasa. ( Menkopangan.go.id , 29/01/2026) Pelaksanaan MBG di Bulan Ramadan  Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat edaran dan akan melakukan sosialisasi kepada seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi agar pelaksanaan MBG dapat menyesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat, kearifan lokal, mau...

Sertifikasi Halal: Antara Kompromi atau Aturan Syariat?

Gambar
  OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Heboh pemberitaan bahwa Indonesia tidak akan memberlakukan persyaratan pelabelan maupun sertifikasi halal terhadap produk nonhalal yang beredar di dalam negeri. Ketentuan ini menjadi bagian dari komitmen terbaru pemerintah dalam pengaturan perdagangan dan standar produk. Kesepakatan tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS tertulis. Dengan tujuan memfasilitasi ekspor AS atas kosmetik, perangkat media, dan barang manufaktur lainnya yang saat ini mungkin diwajibkan memiliki sertifikasi halal. Indonesia akan membebaskan produk AS dari persyaratan sertifikasi halal dan pelabelan halal. Indonesia juga akan mengizinkan setiap lembaga sertifikasi halal AS yang diakui oleh otoritas halal Indonesia  untuk mensertifikasi produk apa pun sebagai halal untuk diimpor ke Indonesia tanpa persyaratan atau pembatasan tambahan.  Direktu...

Gema yang Dipaksa Sunyi

Gambar
  OPINI   Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd. Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Di negeri yang mengklaim menerapkan demokrasi ini, pembungkaman melalui intimidasi masih saja terjadi. Sebuah pola lama yang terus berulang. Kasus teror yang menimpa ketua BEM UGM baru-baru ini bukanlah serangan personal kepada individu, melainkan serangan langsung ke jantung kebebasan akademik . Ketika kritik intelektual dijawab dengan ancaman fisik, peretasan, atau pengintaian, kita sedang menyaksikan sebuah lonceng kematian bagi dialog publik yang sehat. Pengiriman surat terbuka kepada United Nations Children’s Fund (UNICEF) yang isinya mengadukan kebijakan pemerintahan Prabowo setelah peristiwa anak bunuh diri di NTT oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gajah Mada (BEM UGM) berbuntut panjang. Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan pengurus lainnya mendapat teror dari orang tak dikenal beberapa hari setelahnya. (Tempo, 17/2/2026) Di sisi lain, pemerintah membantah adanya ...

MBG Demi Memenuhi Gizi Generasi, Benarkah?

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate Pegiat Literasi   Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Program MBG terus menuai polemik. Program populis yang terus digencarkan di tengah banyaknya kritikan terhadap program tersebut. Pasalnya, program ini telah berdampak secara signifikan terhadap struktur anggaran pendidikan 2026. Menurut data yang dimiliki tim kuasa hukum penggugat anggaran MBG ke Mahkamah Konstitusi , sejumlah komponen pendidikan mengalami penurunan alokasi setelah proyek MBG dimasukkan ke dalam skema 20 persen anggaran pendidikan dalam APBN. Di sisi lain, sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu menggelar aksi damai di depan SPPG Tlogowungu 1, Jumat siang (27/2/2026). Aksi ini sebagai salah satu bentuk kritikan terhadap menu MBG. Warga mempertanyakan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai dengan anggaran dari pemerintah Republik Indonesia. Muhammad Ali Sobbri , Koordinator aksi, menyampaikan menu MBG yang dibagikan k...

Pandangan Islam Terkait Zakat

Gambar
  OPINI   Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Menteri Agama Republik Indonesia Nazaruddin Umar akhirnya meminta maaf atas pernyataannya yang terkait dengan zakat dalam forum Sarasehan 99 Ekonomi Syariah pada Kamis 22 Februari 2026 lalu bahwa zakat tidak populer, jika umat Islam ingin maju, harus berani meninggalkan zakat. Nazaruddin menyerukan agar Indonesia mulai menerapkan skema pembiayaan umat dari sumber lain yaitu sedekah. Indonesia harus belajar dari negara-negara Timur Tengah seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait yang sudah tidak hanya mengandalkan zakat. Nazaruddin meminta maaf karena kenyataannya tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman di sebagian masyarakat. (CNN Indonesia, 1/3/2026) Ketua Umum MUI KH M Anwar Iskandar mengatakan bahwa pernyataan Menag ini jelas yaitu untuk meninggalkan zakat, jumhur ulama sepakat bahwa kata sedekah yang terdapat dalam QS. At-Taubah ayat 103: "Ambilkan shadaqah" adalah...