Postingan

Serap Tenaga Kerja Lewat Koperasi Merah Putih, Solusi atau Harapan?

Gambar
OPINI Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org- Di tengah meningkatnya angka pengangguran dan terbatasnya lapangan pekerjaan, pemerintah terus berupaya membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Salah satu langkah yang didorong adalah pembentukan  Koperasi Desa Merah Putih . Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menyerap tenaga kerja di tingkat desa. Pemerintah menargetkan pembentukan ribuan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Program ini dirancang untuk menggerakkan potensi ekonomi desa melalui berbagai kegiatan usaha, seperti perdagangan kebutuhan pokok, pengelolaan hasil pertanian, hingga layanan keuangan bagi masyarakat. Selain itu, koperasi juga diarahkan untuk melibatkan masyarakat desa sebagai anggota sekaligus pelaku usaha di dalamnya. Salah satu contoh implementasi program ini terlihat dari langkah Pemerintah Kota Serang yang berupaya memperkuat peran koperas...

Pemuda Pilar Peradaban

Gambar
OPINI Oleh : Arda Sya'roni Pegiat literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sebuah bangunan akan berdiri tegak karena adanya pilar penopang, tanpa pilar tentulah bangunan itu mudah roboh saat badai menerpa. Pilar yang tak kokoh pun akan mudah meruntuhkan bangunan. Begitu pula dengan suatu negara. Ibarat sebuah bangunan, negara juga membutuhkan pilar penopang yang kokoh dan tak mudah patah, dan pilar itu bernama generasi muda. Sebagaimana sang proklamator, Bapak Soekarno , pernah mengatakan dalam pidatonya, "Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia." Selain itu sebuah pepatah Arab mengatakan, “ Syubbanul yaum, rijalul ghad. ” Adapun arti dari pepatah ini adalah bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan. Ada pula pepatah Arab yang mengatakan, "Sesungguhnya di tangan pemuda urusan suatu umat, dan di dalam kemajuan generasi muda terletak kehidupan suatu umat." Dari apa yang dikatakan Bung Karno juga dari kedua pepatah Arab tersebut terbukti bahwa pemud...

Benarkah Stok BBM Kita dalam Bahaya Akibat Konflik Iran?

Gambar
OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd. Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran yang pecah di awal Maret 2026 ini bukan lagi sekadar isu geopolitik jauh di Timur Tengah. Dampaknya kini terasa nyata hingga ke pelataran SPBU di tanah air. Kekhawatiran akan penutupan Selat Hormuz—jalur nadi yang mengalirkan 20% pasokan minyak dunia—telah memicu gelombang panic buying di berbagai daerah. Meskipun pemerintah menjamin stok nasional aman, bayang-bayang lonjakan harga minyak mentah yang sempat menembus $110 per barel membuat masyarakat berbondong-bondong mengisi tangki kendaraan mereka lebih awal. Serangan Amerika ke Iran dalam sepekan ini berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan internasional naik sekitar 27 persen, mencapai 92,69 dollar AS per barel pada penutupan sesi perdagangan. Sedangkan harga west Texas berada di kisaran 90,90 dollar AS per barel atau naik 36 persen dibandingkan ...

Gangguan Kejiwaan pada Anak, Butuh Solusi Sistemik

Gambar
OPINI Oleh Tinah Asri   Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak. Ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengatasi maraknya anak mengakhiri hidupnya akhir-akhir ini. Dikutip dari kompas.com (07-03-2026), SKB tersebut ditandatangani oleh sembilan menteri terkait yaitu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin , Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( Menteri PPPA) Arifah Fauzi , Mendukbangga/ Kepala BKKBN Wihaji, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Menteri Komunikasi dan Digital ( Menkomdigi) Muetya Hafid, serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo . Dalam keterangannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengata...

Ironi Negeri Agraris: Masih Impor 1.000 Ton Beras

Gambar
OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmmedia.eu.org- Indonesia sejak lama dikenal sebagai negeri agraris . Julukan ini bukan tanpa alasan. Bentang alam yang subur, curah hujan yang melimpah, serta hamparan lahan pertanian yang luas menjadikan negeri ini memiliki potensi besar dalam sektor pertanian. Sejak masa lampau, masyarakat Nusantara hidup dari hasil bumi—padi, palawija, hingga berbagai komoditas lain yang tumbuh subur di tanah yang kaya unsur hara. Dengan potensi alam yang demikian besar, Indonesia seharusnya mampu menjadi negara yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya. Bahkan bukan tidak mungkin Indonesia dapat menjadi salah satu lumbung pangan dunia. Sumber daya alam yang melimpah serta tenaga kerja yang besar di sektor pertanian menjadi modal penting untuk mewujudkan kemandirian pangan tersebut. Namun, realitas yang terjadi justru menunjukkan sebuah ironi. Indonesia menyetujui untuk mendatangkan sekitar 1.000 ton beras...

Kekerasan Remaja Kian Mengganas, Akibat Pergaulan Tanpa Batas

Gambar
OPINI   Oleh Tutik Haryanti  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org, OPINI - ublik kembali dikejutkan adanya kasus pembacokan yang dilakukan (RM) terhadap seorang mahasiswi (FA), di Lantai 2 Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Sultan Syarif Kasim, Riau , saat akan mengikuti seminar proposal . Aksi brutal tersebut dilakukan dengan menggunakan senjata tajam kapak dan parang, hingga mengakibatkan korban mengalami luka berat di bagian kepala dan tangan. ( Metrotvnews.com , 26-02-2026) Sebenarnya apa yang melatarbelakangi aksi brutal (RM) tersebut? Apa akar masalah yang membuat kekerasan remaja sering kali terjadi? Bagaimana pula solusi Islam perilaku kekerasan ini? Kronologi Terjadinya Kekerasan  Peristiwa tragis di balik kasus pembacokan mahasiswi (FA) oleh pelaku (RM) adalah bermula saat keduanya sama-sama satu kelompok dalam mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Keduanya saling berkenalan biasa layaknya mahasiswa pada umumnya. Selama perkuliahan korban termasuk ora...

Data WNI Terancam Disalahgunakan Akibat Kerjasama Global

Gambar
OPINI   Oleh Tutik Haryanti  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Data pribadi bagi setiap individu menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan data ini akan memudahkan setiap individu dalam beraktivitas. Seperti, bermedia sosial, berbelanja, layanan kesehatan, pendidikan, membayar pajak dan sebagainya. Data adalah aset bernilai tinggi. Oleh sebab itu, menjadi permasalahan yang sangat berbahaya bila data pribadi diketahui atau bahkan diserahkan kepada pihak lain, karena kemungkinan besar data tersebut dapat disalahgunakan. Sebagaimana yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia yang telah melakukan transfer data WNI kepada AS . Menjadi pertanyaan kita, apa alasan Indonesia transfer data WNI kepada AS? Apakah pemerintah benar dapat melindungi data warga? Berbahayakah bagi WNI? Dan seperti apa perlindungan data warga dalam pandangan Islam? Alasan Transfer Data Dikutip dari Merdeka.com (22-02-2026), pemerintah Indonesia memastikan data WNI y...