Postingan

Stop Normalisasi Boti, Mari Selamatkan Generasi

Gambar
OPINI Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  " Aku bangga jadi boti " "Nggak ada dosa, nggak ada disiksa, nggak ada. Nggak ada kayak gitu, nggak ada, itu cuma dongeng belaka."  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sebuah pernyataan dari seorang konten kreator yang dikenal dengan nama Mimi Peri viral di media sosial Tiktok. Sontak hal ini memicu kontroversi di kalangan warganet dan reaksi keras dari publik. Sebagian netizen mengatakan bahwa boti adalah pilihan hidup masing-masing orang dan orang lain tidak berhak untuk ikut campur. Sementara sebagian lainnya mengecam pernyataan itu dan mengaitkan dengan kondisi si konten kreator yang makin minus semenjak kepergian ibunya (meninggal dunia). ( Poskota.co.id , 10/3/2026) Jejak digital memang tidak bisa dihilangkan. Video lama yang menampilkan pernyataannya saat menjawab wawancara lama antara Mimi Peri dan artis Nikita Mirzani kembali beredar luas. Mimi Peri sempat membahas tentang hubungan sesama jenis dan risiko ter...

Arus Sekularisme Gerus Kesehatan Mental Anak

Gambar
  OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Seringkali perhatian publik, baik orang tua, masyarakat atau negara terlalu fokus pada pertumbuhan fisik anak. Apakah berat badan cukup, apakah imunisasi lengkap dan berbagai kesehatan fisik lainya. Namun mengabaikan yang terjadi di balik keceriaan anak. Memberi pelampung sebelum ombak emosi menjadi terlalu berat untuk dihadapi sendirian. Untuk itu pemerintah mengambil langkah serius dalam upaya mengatasi krisis kesehatan mental anak di Indonesia . Keseriusan ini ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh 9 kementerian dan kepala lembaga tentang Kesehatan Jiwa Anak. ( Antara.com , 5/3/2026) SKB ini lahir dilandasi oleh sebuah data hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Tahun 2024 . Data ini menunjukkan kondisi yang sangat mengkhawatirkan sekaligus mendesak bagi perlindungan anak di Indonesia. Dalam survei itu, dijumpai fakta 7,28 persen anak m...

Bayi Dibuang Karena Takut Sama Orang Tua, Kok Gak Takut Sama Allah?

Gambar
OPINI Oleh Yuli Ummu Raihan  Muslimah Peduli Generasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kembali publik dihebohkan kasus pembuangan bayi yang tidak berdosa oleh orang tuanya. Seorang bayi perempuan yang diduga baru saja dilahirkan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam tong sampah di sebuah perumahan wilayah Bekasi Utara pada Jumat 6 Maret 2026 lalu. Ironisnya pelakunya adalah ibu bayi malang itu sendiri berinisial N usia 19 tahun. Setelah dilakukan penyelidikan intensif, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Minggu 8 Maret 2026 pukul 23.00 WIB. Pelaku dijerat dengan Pasal 429 ayat 1 subsider Pasal 430 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.  Motif pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri itu karena ketakutan luar biasa terhadap orang tuanya sendiri. Pelaku takut dimarahi dan diusir orang tuanya dan berharap bayinya akan ditemukan oleh orang lain dan dirawat dengan baik. Ternyata N melahirkan secara mandiri di ...

Gejala Cemas dan Depresi Melanda Anak Indonesia, Tanggung Jawab Siapa?

Gambar
OPINI Oleh Tutik Haryanti   Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kesehatan mental anak Indonesia kini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Anak-anak yang seharusnya tumbuh dengan keceriaan justru banyak yang mengalami kecemasan dan depresi . Fenomena ini tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah kecil, karena menyangkut masa depan generasi bangsa. Pertanyaannya, ketika anak-anak mulai dilanda gangguan mental, sebenarnya siapa yang harus bertanggung jawab? Alarm Kesehatan Mental Anak Hasil skrining kesehatan mental yang dilakukan pemerintah terhadap jutaan anak menemukan bahwa, sekitar 700 ribu anak Indonesia mengalami gejala kecemasan dan depresi.  Menurut Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin , dari jumlah tersebut sekitar 4,4 persen anak mengalami gangguan kecemasan ( anxiety disorder ) dan 4,8 persen mengalami gejala depresi ( depression disorder ). Data dari Survei Kesehatan Siswa Berbasis Sekolah Global juga menunjukkan tren peningkatan anak yang menc...

Air Keras Bungkam Aktivis KontraS

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah   Pegiat Literasi  Ini negeri apa? Negeri yang berkeadilan  taukah negeri para mafia  Masyarakat yang vokal dibidik menjadi korban  Hidup di negeri demokrasi  Kritik yang sebatas narasi Nyatanya sangat ditakuti  Tak sedikit yang kontra telah dihabisi Hari ini kritik mahal di negeri preman Air keras jadi senjata pembungkaman Menjadi aktivis kontra pemerintahan Nyatanya nyawa jadi taruhan Muslimahkaffahmedia.eu.org- Viral, seorang aktivis KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 23.00 WIB di jalan Salemba, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi pasca selesai melakukan podcast di kantor YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia) dengan tema sensitif, yakni Remiliterisme dan Judicial Review . Akibat penyiraman air keras tersebut, korban mengalami luka 24%. ( detiknews.com , 14/03/2026) Kasus penyiraman air keras jilid 2, begitulah...

Female Breadwinners: Fenomena Tulang Rusuk Menjadi Tulang Punggung

Gambar
OPINI Oleh Luluk Kiftiyah  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day (IWD) kembali diperingati pada 8 Maret 2026. Peringatan pada tahun ini, temanya fokus pada keadilan, hak, dan tindakan untuk semua perempuan serta anak perempuan. Hari Perempuan ini dirayakan di seluruh dunia termasuk Indonesia, yang mana perempuan diakui atas pencapaian mereka. Tidak dimungkiri, perempuan telah mencapai kesetaraan secara signifikan dengan laki-laki dalam bidang pendidikan, akses pekerjaan, ekonomi kreatif, dan partisipasi politik. Oleh karena itu, agar setara dengan laki-laki, di hari perempuan ini mereka menuntut kembali adanya hak dan keadilan yang sama untuk menegakkan, menjalankan, dan menikmati hak-haknya. ( newsdetik.com , 08/03/2026) Memang faktanya, kesetaraan gender yang digaungkan oleh Barat lewat ide kapitalismenya benar-benar mengubah dunia. Terjadi pergeseran yang sangat mendasar, misalnya dari bidang pendidikan, ...

Kegagalan MBG: Gizi Rakyat atau Proyek Pejabat?

Gambar
OPINI   Oleh Iky Damayanti, ST. Muslimahkaffahmedia.eu.org- Viralnya temuan buah busuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Stabat, Langkat , menjadi alarm keras bagi publik. Meski pihak sekolah berdalih bahwa makanan tersebut adalah sisa yang diambil siswa setelah libur. Buntut peristiwa ini mengungkap fakta yang lebih mengkhawatirkan. (Orbitdigitaldaily.com, 11/3/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) pun terpaksa menghentikan sementara operasional 21 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Langkat dan Binjai per 9 Maret 2026 karena belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). ( sumut.idntimes.com , 9/3/26). Rentetan masalah ini, mulai dari administrasi kesehatan yang terabaikan hingga kasus keracunan massal di berbagai daerah, memicu pertanyaan besar: Sebenarnya program ini dirancang untuk siapa? Apakah benar-benar untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia, ataukah sekadar "bancakan" proyek bagi para pemegang otoritas? Paradoks Gizi di Ten...