Postingan

SKB Kesehatan Jiwa Anak Diteken, Generasi akan Terselamatkan?

Gambar
  Penandatanganan SKB ini penting untuk memperkuat kerja sama antar lembaga. OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, bersama delapan pimpinan kementerian dan lembaga menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak. Kebijakan ini menjadi langkah bersama pemerintah untuk mengatasi masalah kesehatan mental anak yang semakin mengkhawatirkan.  Menteri PPPA mengatakan bahwa penandatanganan SKB ini penting untuk memperkuat kerja sama antar lembaga. Masalah kesehatan mental anak tidak bisa ditangani oleh satu kementerian saja. Karena itu, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak agar penanganannya lebih menyeluruh. Kebijakan ini dibuat berdasarkan data yang menunjukkan kondisi yang cukup serius. Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 menunjukkan bahwa 9 dari 100 anak usia 13–17 tahun mengalami kek...

Lebaran di Tengah Lilitan Utang, Lantas Bagaimana Negara Harus Menyikapi?

Gambar
  Lebaran kerap datang bersamaan dengan beban finansial berupa cicilan dan berbagai tagihan yang belum terselesaikan. OPINI   Oleh Yuniyati Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Hari raya Idulfitri sejatinya menjadi simbol kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah Ramadan. Namun realitas yang dihadapi banyak keluarga di Indonesia justru berbeda. Lebaran kerap datang bersamaan dengan beban finansial berupa cicilan dan berbagai tagihan yang belum terselesaikan. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan adanya potensi lonjakan penggunaan pinjaman online, pembiayaan multifinance, hingga layanan gadai yang diperkirakan meningkat sekitar 30% menjelang Lebaran 2026. Angka tersebut mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang masih rentan. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya perjalanan mudik yang semakin tinggi, tekanan nilai tukar, serta stagnasi upah menjadi faktor yang mempersempit ruang keuangan keluarga. Di tengah situasi ini, layanan pinjaman...

Menggugat Eksistensi BoP: Inisiasi Perdamaian atau Agresi Militer ke Iran?

Gambar
  Riuh desakan agar Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace semakin menguat. OPINI   Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd. Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Indonesia berada di persimpangan diplomatik yang pelik menyusul desakan masif agar pemerintah segera menarik diri dari Board of Peace (BoP). Gelombang protes ini dipicu oleh tindakan Amerika Serikat—sang inisiator utama dewan tersebut—yang justru melancarkan serangan militer terhadap Iran. Publik mulai mempertanyakan kredibilitas lembaga ini: apakah BoP benar-benar sebuah instrumen perdamaian, atau sekadar tameng diplomatik bagi negara adidaya untuk melegitimasi agresi? Riuh desakan agar Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace semakin menguat. Hal ini dipicu oleh serangan militer AS dan sekutunya Israel ke Iran. Akibat serangan itu  pemimpin Iran Ayatollah Ali Khosseini Khamenei gugur. Sementara AS merupakan negara yang menginisiasi BoP. (Tempo, 5/5/2026) Desakan agar Indonesia he...

Gaza: Idul Fitri di Tengah Reruntuhan dan Pengungsian, Butuh Perisai Untuk Mengakhiri

Gambar
  Mereka berkumpul di dekat reruntuhan masjid yang hancur dan di area terbuka dekat kamp-kamp pengungsian. OPINI   Oleh Jasli La Jate (Pegiat Literasi)  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Idul Fitri di seluruh Jalur Gaza pada Jumat (20/3) pagi, di tengah reruntuhan gedung dan tenda pengungsian. Mereka berkumpul di dekat reruntuhan masjid yang hancur dan di area terbuka dekat kamp-kamp pengungsian. Idul Fitri tahun ini masih mereka rasakan dalam kondisi kemanusiaan yang sangat sulit. Blokade masih berlangsung, krisis pengungsian terus memburuk, dan ratusan ribu warga Palestina masih tinggal di tempat penampungan atau tenda-tenda darurat. Belum lagi mereka harus menghadapi kekurangan akut pangan, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya. Krisis kemanusiaan ini entah kapan berakhir. Duka nestapa seolah tak berujung menimpa warga Gaza. ( minanews.net , 20/3/2026)  Derita warga Gaza makin terlupakan ketika AS-Israel fokus m...

Pahitnya Ketupat di Tengah Badai Harga

Gambar
  OPINI   Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Gema takbir tahun ini terasa lebih berat bagi banyak kepala keluarga. Di balik keriuhan pasar dan persiapan hari raya, ada kalkulasi yang tak pernah menemui titik temu: harga beras yang melonjak, minyak goreng yang tak kunjung melandai, dan kebutuhan dapur yang kian mencekik. Bagi mereka, berutang bukan lagi pilihan untuk sekadar bergaya, melainkan satu-satunya jalan keluar agar dapur tetap mengepul dan anak-anak tetap bisa merasakan sepiring hidangan khas Lebaran. Hari raya tahun ini terasa seperti berteduh di bawah atap yang bocor di segala sisi. Di satu sisi, masyarakat harus menghadapi badai kenaikan harga pangan yang tak terkendali, sementara di sisi lain, daya beli terus tergerus. Data menunjukkan inflasi Februari 2026 melonjak hingga 4,76 persen—sebuah angka yang melampaui batas aman otoritas moneter. Tekanan ini kian nyata saat kurs rupiah tersungkur di level Rp16.879 p...

Macet Mudik Menggila: Cermin Kegagalan Sistem, Rakyat Jadi Korban

Gambar
  OPINI   Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Umar bin Khattab pernah mengungkapkan kegelisahannya: Jika ada seekor hewan yang terperosok karena jalan rusak, ia takut akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Ungkapan ini bukan sekadar kata-kata, melainkan gambaran nyata tentang betapa besar rasa tanggung jawab seorang pemimpin terhadap keselamatan dan kesejahteraan rakyatnya. Bahkan hal yang tampak kecil sekalipun tidak luput dari perhatian. Namun, jika melihat kondisi hari ini, nilai tanggung jawab seperti itu terasa makin jauh dari realitas. Setiap momentum Lebaran yang identik dengan arus mudik dan balik, masyarakat selalu dihadapkan pada persoalan yang sama: kemacetan panjang, perjalanan melelahkan, dan meningkatnya risiko kecelakaan. Fenomena yang terus berulang ini menunjukkan bahwa pengelolaan transportasi dan infrastruktur belum berjalan secara optimal. Akibatnya, rakyat kembali menjadi pihak yang menan...

Idulfitri dan Kemenangan

Gambar
  OPINI   Oleh Arda Sya'roni  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Idulfitri telah tiba. Seperti biasa, umat Islam merayakannya dengan salat Idulfitri bersama keluarga. Tak ketinggalan bersilaturahmi ke tetangga dan sanak saudara. Ucapan saling meminta maaf dan memaafkan tak lupa diucapkan, termasuk dengan ungkapan yang senantiasa kita ucapkan 'minal aidin walfaizin.' Ungkapan 'minal aidin walfaizin' ini senantiasa kita dengar dan ucapkan, tetapi masih banyak umat Islam yang salah dalam mengartikannya. Seringnya ungkapan ini disertai dengan kalimat mohon maaf lahir dan batin, menyebabkan banyak orang menduga arti dari ungkapan minal aidin walfaizin adalah mohon maaf lahir dan batin. Padahal ungkapan tersebut merupakan sebuah doa yang mempunyai arti sebenarnya secara harfiah adalah "Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (kepada fitrah/kesucian) dan orang-orang yang menang (menahan hawa nafsu)." Kembali pada fitrah dan menang, artiny...