Postingan

Menjaga Arah Generasi di Tengah Badai Digital

Gambar
OPINI Oleh Ummu Qianny  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Hari ini, generasi muda hidup di zaman yang bising. Jari mereka memang cenderung lincah menggulir layar, mata mereka sibuk menatap dunia maya, sementara kehidupan nyata perlahan terpinggirkan. Arus informasi digital datang deras tanpa jeda. Bukan hanya sekadar menawarkan hiburan semata, tetapi juga membawa nilai, cara berpikir, dan arah hidup mereka. Di sinilah tantangan besar generasi hari ini bermula. Tingginya screen time sesungguhnya, bukan persoalan sepele. Ia bukan hanya soal mata lelah atau kurang gerak, melainkan tentang bagaimana perhatian, emosi, dan pikiran anak-anak muda ini dicuri sedikit demi sedikit. Dunia digital dengan algoritmanya seakan tahu apa yang mereka sukai, apa yang mereka benci, bahkan apa yang membuat mereka marah. Padahal, tidak semua yang disuguhkan itu netral dan menyehatkan jiwa. Allah Swt. telah lama mengingatkan manusia agar tidak sembarangan mengikuti sesuatu tanpa ilmu dan kesa...

Aktivisme Gen Z: Ketika Ruang Digital Tak Pernah Netral

Gambar
OPINI Oleh Haifa Manar Penulis dan Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Di balik cahaya layar yang tak pernah benar-benar redup, sebuah generasi tumbuh dengan mata terbuka luas, tetapi sering kali memiliki hati yang rentan lelah. Jari-jari mereka pun lincah menari di atas gawai, menyusuri lini masa yang tak berujung, kemudian menelan kabar duka dan euforia dalam satu tarikan napas yang sama. Kini era digital tidak hadir sebagai ruang hampa yang menunggu untuk diisi dengan sebuah nilai. Sebab ia lahir dari rahim peradaban tertentu, dibesarkan oleh kepentingan tertentu, dan diarahkan untuk melayani ideologi tertentu. Oleh sebab itu, pada hari ini, ruang digital tumbuh subur di bawah naungan sistem sekuler-kapitalistik , sebuah sistem yang menempatkan materi, keuntungan, dan kebebasan individu sebagai poros utama dalam kehidupan. Dengan demikian, bagi Generasi Z , generasi yang sejak lahir telah akrab dengan gawai dan jaringan internet. Ruang digital bukanlah sekadar alat bantu, mel...

Kapitalisme dan Matinya Spontanitas Kebaikan

Gambar
  OPINI Oleh Anita Humayroh Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI_ Sistem kapitalis yang hari ini menguasai hampir seluruh sendi kehidupan manusia tidak hanya membentuk cara berpikir ekonomi, tetapi juga perlahan mengubah cara manusia memandang Tuhan, sesama, dan makna hidup. Segala sesuatu diukur dengan untung-rugi, efisiensi, dan kepentingan materi. Akibatnya, manusia makin jauh dari nilai ketuhanan dan kerap mengangkangi rasa kemanusiaan. Kepedulian tidak lagi lahir dari nurani, melainkan sering dikalkulasi oleh kepentingan dan prosedur. Dalam sistem seperti inilah, kebaikan pun kerap kehilangan makna sucinya. Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan oleh pernyataan Menteri Sosial yang menyebut bahwa masyarakat yang ingin menggalang donasi untuk korban bencana sebaiknya “ izin terlebih dahulu ” ( MediaIndonesia.com , 09-12-2025).  Secara aturan, pernyataan ini memang merujuk pada regulasi pengelolaan dana publik agar transparan dan dapat di...

Bencana Banjir Sumatra, Dampak Sistem Kepemimpinan Sekuler Kapitalistik

Gambar
OPINI Oleh Siti Mukaromah Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat 28/12/2025 menyisakan trauma besar kepada warga masyarakat. Dikutip dari dari detikNews.com , (3/12/2025) Data di website resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, sebanyak 770 korban meninggal, 463 orang hilang, dan sebanyak 2.600 orang terluka. Sedangkan jumlah warga orang yang mengungsi meningkat menjadi 582.500 orang. BNPB mendata rumah dan fasilitas umum warga yang mengalami kerusakan. Jumlah meninggal dan orang hilang masih terus bertambah pada pagi dan sore hari. Rusaknya Kepemimpinan Kapitalistik  Banjir maut di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat serta banyaknya menelan korban jiwa, banyak pihak menilai pemerintah sangat lamban, dan terkesan cuci tangan. Bahkan video viral di berbagai media sosial pernyataan Ketua BNPB Letnan Jenderal Suharyanto saat konferensi pers (kompas.com 2...

Pelayanan Kesehatan Mudah dan Murah dalam Islam

Gambar
OPINI Oleh Venni Hartiyah Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kesehatan adalah salah satu anugerah Allah yang wajib kita syukuri, dengan cara menjaganya dan selalu berusaha agar kesehatan selalu terpelihara. Kesehatan fisik dan jiwa selalu erat kaitannya. Ketika jiwa sehat maka fisik juga akan sehat. Ketika badan sehat maka makan pun enak dan beribadah menjadi kuat. Kesehatan juga erat kaitannya dengan memelihara nyawa. Ketika sakit maka nyawa menjadi taruhannya. Menyelamatkan satu nyawa diibaratkan menyelamatkan seluruh kehidupan, sehingga penting untuk menumbuhkan rasa peduli dan kasih sayang kepada sesama.  Menjaga kesehatan dan memberikan kesehatan gratis pada rakyat adalah tanggung jawab penguasa. Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam : الإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ Imam adalah pemelihara dan dia bertanggung jawab atas rakyatnya   (HR al-Bukhari). Dilansir dari Regional.kompas.com (23/11/25), wanita bernama Irene Sokoy dan ...

‎Pengelolaan Tanah oleh Investor, Benarkah untuk Kemakmuran Rakyat? ‎

Gambar
  ‎ OPINI ‎Oleh Yuniyati   ‎Aktivis Muslimah  ‎ ‎ Muslimahkaffahmedia.eu.org- Beberapa kali masyarakat dibuat jengah dengan kebijakan pemerintah yang tidak pernah pro rakyat malah cenderung melukai hati rakyat, yaitu kebijakan memberikan pengelolaan sumber daya alam kepada investor. Hari ini lagi-lagi pemerintah daerah di suatu wilayah memberikan tanah seluas 15 hektar untuk digarap oleh investor. ‎ ‎Seperti yang dilansir oleh purworejo.sorot.co , 03/12/2025. Pemerintah Kabupaten Purworejo membuka peluang investasi dan menggerakkan ekonomi wilayah selatan dengan penandatanganan perjanjian sewa lahan antara Pemkab Purworejo dengan PT Mahardika Adidaya . ‎ ‎Kerja sama ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru untuk warga sekitar, serta dapat menggerakkan ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah beranggapan bahwa rencana investasi ini sejalan dengan visi Pemkab yaitu untuk pengembangan kebun kelapa dan kawasan wisata terpadu . Se...

Bencana Sumatra, Alam Hancur, Jiwa-Jiwa Terkubur

Gambar
  OPINI Oleh Ummu Qianny  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Video lawas yang dibuat tahun 2013 kembali muncul di beranda media sosial, terdapat dialog antara aktor Horison Ford dan Zulkifli Hasan yang saat itu masih menjabat sebagai menteri kehutanan. Horison jauh-jauh datang dari Amerika bukan untuk syuting biasa tapi untuk proyek film dokumenter lingkungan berjudul '' Years of Living Dangerously ''. Dalam rangka proyek itu, Ford mengunjungi kawasan hutan di Indonesia, termasuk Taman Nasional Tesso Nilo di Riau .  Dia melihat langsung kondisi alam yang sudah berubah dari pepohonan rimbun menjadi kebun kelapa sawit. Rasa kecewa dan emosi Horison cukup menampar bagi siapapun yang melihat video tersebut.  Wajar Horison Ford terkejut, karena di tahun 2009 saja jika dilihat dari Google Earth fitur Google Timelapse menunjukkan kawasan ini masih terlihat hijau karena dipenuhi oleh pepohonan hutan. Kemudian perubahan mencolok mulai terlihat di tahun 2012, be...