Ketahanan Keluarga Ambrol Gegara Judol
OPINI Oleh Venni Hartiyah Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI_Ketika judol menjadikan keluarga tidak harmonis. Rumah serasa neraka. Hati gundah gulana. Kekerasan suami terhadap istri menjadi hal biasa. Anak-anak menangis menahan lapar membuat hati ibu tersiksa, karena uang beras tidak lagi ada. Keluarga yang seharusnya menjadi tempat melepas penat kini hilang fungsinya menjadi tempat yang tidak aman lagi untuk bersua. Ketika Bapak bermain judol, anak-anak dan istri menjadi korban pertama. Judi sumber kemaksiatan yang membuat pelakunya gelap mata. Maka tidak heran jika suami bermain judol, istrinya meminta cerai. Dilansir dari radarmagelang.id (12/01/26) Pengajuan perkara perceraian yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Wonosobo sepanjang 2025 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Total perkara yang ditangani mencapai 2.815 kasus, naik 180 perkara dibanding 2024 yang tercatat 2.635 perkara. Panitera Muda Hukum PA Wonosobo Arifin menjelask...