Postingan

Ramadan ini Korban Bencana Sumatra Memprihatinkan

Gambar
  OPINI   Oleh Nia Kurniawati Pendidik Generasi Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Banjir besar memang sudah berlalu hampir tiga bulan menghantam Aceh , Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada 26 November 2025 lalu. Namun ribuan warga masih tetap berjuang untuk bisa kembali ke kehidupan normal. Di banyak tempat rumah belum bisa dihuni, pekerjaan hilang, sekolah tersendat, dan juga rasa trauma, terutama pada anak-anak. "Bencana ini bukan semata-mata bencana alam, tetapi bencana ekologis ", kata juru kampanye dari Trend Asia , Novita Indri , dalam keterangan tertulisnya. Skala kerusakan bencana menurut Novita bukan hanya melemahkan ketahanan energi di banyak desa, tetapi juga ketahanan pangan dan ekonomi. Selain itu, dampak bencana juga dinilai terasa kuat di bidang ekonomi. Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Wisnu Setiadi Nugroho mengatakan kebijakan pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan ekonomi seringkali mengabaikan resiko bencana. ( www.idntimes.com , 11 Februari ...

Polemik Penonaktifan PBI BPJS, Tanggungjawab Siapa?

Gambar
OPINI Oleh Iky Damayanti, ST.  Praktisi Pendidikan  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sungguh menyayat hati, masyarakat peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) BPJS kalang kabut karena jaminan kesehatan miliknya dinonaktifkan tanpa aba-aba. Pasien cuci darah di berbagai daerah juga terpaksa tidak melakukan cuci darah karena BPJS miliknya tidak berlaku, sedangkan mereka tidak memiliki biaya untuk cuci darah mandiri. Miris, selama sepekan mereka menahan sakit akibat tidak bisa melakukan perawatan. Juga pelayanan kesehatan lainnya terpaksa mengeruk jutaan rupiah untuk persalinan ataupun pengobatan kronis lainnya, ( kompas.id , 7/2/26). Miris, rakyat dipersulit administratif, pengurusan pengaktivan yang rumit menambah derita panjang peserta jaminan kesehatan. Pasalnya, 11 ribu peserta reaktivasi BPJS harus mengurus surat tidak mampu dari RT/RW, hingga kelurahan. Setelah itu mereka harus mengantri berjam-jam di BPJS. Selanjutnya menunggu reaktivasi hingga 3 hari lamanya.  Proses ini ...

Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk dari AS: Pertimbangan Iman atau Aman?

Gambar
  OPINI   Oleh Anita Humayroh   (Pegiat l Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk dari AS: Pertimbangan Iman atau Aman? L0 dan Pemerhati Sosial) Kesalahpahaman Kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan publik. Dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ATR), terdapat ketentuan yang mengatur kewajiban sertifikasi dan pelabelan halal, khususnya bagi produk manufaktur asal Amerika Serikat. Dalam Pasal 2.9 tentang halal untuk produk manufaktur , disebutkan adanya pengaturan baru yang berdampak pada kewajiban sertifikasi halal di Indonesia. Berdasarkan dokumen Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat ( United States Trade Representative atau USTR), Indonesia akan membebaskan sejumlah produk asal AS seperti kosmetik, alat kesehatan, dan barang manufaktur lainnya dari kewajiban sertifikasi dan pelabelan halal. Pengecualian ini juga berlaku untuk kemasan serta material pengangkut produk manufaktur, kecuali yang digunakan untuk makanan, minum...

Sejahtera Parsial : Muslim Terjebak Pola Struktural Tahunan

Gambar
  OPINI   Oleh : Eli Darnita (Penulis dan Kreator digital) Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Setiap tahun tepatnya saat Ramadhan datang, ada pola ekonomi yang terus berulang. Yaitu inflasi yang memuncak. Harga-harga naik serentak dan itu terjadi diseluruh negeri. Melalui THR yang merupakan stimulus ekonomi terbesar di Indonesia. Triliunan rupiah mengalir ke masyarakat dengan kata lain likuiditas melimpah. Hanya di Indonesia yang memiliki tradisi mudik lebaran . Ini membuat peraturan atau perpindahan uang dari kota ke desa.  Jika diamati inflasi tertinggi selalu terjadi di bulan Ramadhan. Dari data statistik ekonomi Indonesia. Polanya konsisten, puncaknya terjadi pada bulan Ramadhan. Dalam teori ekonomi hari ini persediaan akan selalu dikaitkan dengan permintaan . Saat THR cair, dibelanjakan secara serentak. Membuat persediaan barang di pasar terbatas. Pedagang secara serentak akan menaikan harga. Dengan naiknya konsumsi. Inpor barang juga naik. Kebutuhan terhadap...

Fenomena Jelang Ramadan: Harga Kebutuhan Barang Pokok Naik, Islam Solusinya

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate (Pegiat Literasi)  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI - Fenomena menjelang bulan suci Ramadan selalu sama, yakni kenaikan harga sejumlah bahan makanan pokok. Sejumlah daerah telah harga sembako menunjukkan kenaikan harga. Komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, cabai, gula, bawang, hingga daging telah mengalami kenaikan.  Di Tasikmalaya menunjukkan harga beras premium mencapai Rp14.000,- sampai Rp16.000,- per kg. Telur ayam naik menjadi sekitar Rp29.500,- per kg, harga sebelumnya Rp25.000,-. Bangka Belitung, harga cabai rawit menembus sekitar Rp90.000,- per kilogram. (radarmojokerto.jawapos.com, 6/2/2026). Bahkan di Bandung, harga cabai rawit tembus Rp100.000,- per kilogram yang sebelumnya Rp60.000,- ribu per kilogram. ( pasjabar.com , 13/2/2026)  Langkah yang diambil pemerintah untuk menangani masalah kenaikan harga ini dengan memfasilitasi distribusi bahan pokok, memantau harga, dan mengadakan pasar murah. Namun, mengapa k...

Pengangguran Turun, Paradoks Nyata di Tengah Sulitnya Mencari Kerja

Gambar
   OPINI   Oleh Tinah Asri  Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi   Menurunnya angka pengangguran seringkali diklaim oleh pemerintah sebagai prestasi yang luar biasa, yang menunjukkan keberhasilan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat serta mengentaskan kemiskinan.  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di bulan November sebesar 4,74 persen, turun 0,11 persen dibanding Agustus 2025. Sementara, jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 147,91 juta orang, naik 1.37 juta jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2025. Adapun jumlah angkatan kerja, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada November 2025 tercatat sebanyak 155,28 juta orang, naik 1.262 juta orang dibanding Agustus 2025. Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor pertanian, kemudian disusul sektor perdagangan, akomodasi, penyediaan makanan dan minuman, industri pengolahan, buruh, serta karyawan atau pegawai. ( bps.go.id , 05-02-2026). Di ...

Ketika Ramadan Program MBG Dipaksakan Jalan, Demi Siapa?

Gambar
  OPINI   Oleh Jasli La Jate (Pegiat Literasi)  Pegiat Literasi  Muslimahkaffahmedia.eu.org , OPINI -Selama Ramadan, program MBG atau Makanan Bergizi Gratis tetap dijalankan. Hal ini disampaikan oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana . Ia memastikan program MBG tetap berjalan selama bulan ramadan dengan skema penyesuaian distribusi sesuai karakteristik penerima manfaat. (bgn.co.id, 26/2/2026)  Hal ini ditegaskan pula oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan , Zulkifli Hasan. Ia memastikan MBG tetap dijalankan selama ramadan 2026. Dalam pelaksanaannya, ada skema yang akan diatur sehingga mendukung umat yang menjalankan ibadah. Menurutnya, bagi sekolah dengan siswa muslim, menu MBG akan diberikan berupa makanan kering. Berlaku bagi siswa yang berpuasa. ( kepenkopangan.go.id , 29/1/2026)  Kebijakan MBG tetap dijalankan pada bulan ramadan mendapat sorotan dari para pengamat. Di antaranya, Pengamat Pertanian dari Center of Reform on Economics (Co...