Postingan

Islam, Tameng Remaja dalam Menghalau Narkoba

Gambar
OPINI Oleh Venni Hartiyah Pegiat Literasi "Wahai para generasi muda (a-ha a-ha) Tahukah siapa musuh kita (a-ha a-ha) Narkotika, psikotropika Dan obat-obat yang berbahaya". Muslimahkaffahmedia.eu.org- Itulah penggalan lirik lagu Bang Rhoma Irama yang mengingatkan para generasi muda, agar tidak mengonsumsi obat-obatan yang bisa merusak tubuh, akal, dan jiwa kita. Karena sabu termasuk khamr (benda yang merusak dan memabukkan) yang membahayakan bagi akal dan fisik kita.  " Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri" ( QS. An-Nisa: 29). Allah Swt. juga melarang kita untuk meracuni tubuh kita sendiri. Tubuh yang Allah Swt. anugrahkan pada kita harus kita jaga dan kita rawat dengan baik. Diberi makanan yang sehat dan bergizi. Juga tidak lupa diberikan siraman rohani, agar seimbang. Dilansir dari detik.com (2/04/26) Dua warga Desa Kangga Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang berinisial SH (26) dan KF ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba saat hen...

Di Balik Pil Sabu Hanya Kenikmatan Semu

Gambar
  OPINI Oleh Sinta Lestari Pegiat Literasi dan Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Sejatinya anak remaja butuh pengawasan di tengah gempuran peradaban, yang menawarkan berbagai macam kesenangan duniawi dan kecanggihan teknologi. Namun fakta yang terjadi saat ini, segalanya mudah diakses, bebas tak terkendali. Termasuk barang haram "Narkotika" yang mirisnya diminati kalangan pemuda yang penasaran, sekedar ingin mencoba atau menghilangkan frustasi karena mereka bingung harus bagaimana saat menghadapi realitas kehidupan saat ini. Tidak terkecuali bagi para pelajar, seperti kasus yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara. Berawal dari laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di Kawasan BTN Permata Anawai. Seorang remaja berinisial HS (19 tahun) telah diringkus Tim Operasional Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari dalam operasi dini hari, Senin, 30/3/2026. Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan puluhan paket sabu-sabu yang tersebar di sejumlah lokasi berbeda. ( Suara...

Membaca UU PPRT dari Akar Persoalan Kemiskinan Perempuan

Gambar
OPINI Oleh Ummu Qimochagi  Aktivis Muslimah  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) dipandang banyak pihak sebagai langkah maju bagi perlindungan perempuan pekerja.  DPR RI menyebut regulasi ini sebagai bentuk pengakuan negara terhadap pekerja rumah tangga dengan menjamin hak dasar mereka, meningkatkan kesejahteraan, serta mengangkat harkat profesi yang selama ini dipandang sebelah mata. ( dpr.go.id , 22-04-2026)  Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menilai hadirnya UU ini penting karena mayoritas pekerja rumah tangga adalah perempuan, yang selama ini bekerja tanpa kepastian upah, jam kerja, waktu istirahat, tunjangan hari raya, maupun jaminan sosial.( kemenpppa.go.id , 21-04-2026) Dua pernyataan ini memperlihatkan bahwa negara ingin menunjukkan dirinya hadir di tengah kelompok perempuan yang selama ini terpinggirkan. Sekilas, UU PPRT memang tampak sebagai harapan baru. Bany...

Normalisasi Candaan Mesum, Buah Buruk Liberalisme

Gambar
OPINI Oleh Mardiyah (Aktivis muslimah) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Lagi-lagi viral, platform X dibanjiri keresahan netizen atas perilaku 16 mahasiswa FH UI yang diduga melakukan kekerasan seksual verbal. Pelakunya sangat disayangkan, mereka adalah mahasiswa yang sedang belajar masalah hukum. Mereka tercatat sebagai mahasiswa FH dari universitas terkemuka di negeri kita. ( mui.or.id , 17/04/2026)  Korban yang tercatat hingga saat ini ada 27 orang, 20 mahasiswi dan 7 orang dosen. Kasus itu kini ditangani Satgas PPKS (Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual). Menurut Ubaid Matraji, Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) kampus tidak bisa disebut ruang aman karena kekerasan di dunia pendidikan sering kali terjadi dan membuat pola tertentu yang menunjukkan sistem yang berulang. Bagaimana mencegah hal ini agar kampus lebih aman? Ironis sekali, mahasiswa fakultas hukum melanggar hukum. Inilah gambaran kegagalan sistem pendidikan yang berjalan di negeri ...

Pejabat Tak Punya Rasa Malu

Gambar
Oleh Rika Ishvasa Penulis & Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Gubernur merupakan kepala daerah otonom provinsi dan sebagai perwakilan pemerintah pusat yang memiliki tugas utama yakni memimpin penyelenggaraan pemerintah daerah berdasarkan kebijakan bersama DPRD. Membuat perda, menyusun APBD, melaporkan pertanggungjawaban menjadi tugas dan wewenang gubernur. Kebijakan yang dibuat diharapkan berpihak kepada masyarakat. Namun kebijakan-kebijakan yang diambil acapkali terbentuk atas dasar kepentingan pribadi dan segolongan elit politik.  Kompas.com mengabarkan telah terjadi aksi demonstrasi di Samarinda Kalimantan Timur. Aksi tersebut menuntut transparansi anggaran daerah terkait pengadaan mobil dinas 8,5 miliar, pembangunan rumah jabatan Gubernur Kaltim 25 miliar, dan mendesak DPRD menggunakan hak interpelasinya. Demonstrasi meminta DPRD menjalankan tugas dan fungsi pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah. ( kompas.com , 21/04/2026) Nil...

Demiliterisasi Gaza dan Ilusi Perdamaian Dunia

Gambar
OPINI   Oleh Ummu Qimochagi Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Luka Gaza belum juga kering. Di tengah reruntuhan bangunan, tangis anak-anak, dan duka para ibu yang kehilangan keluarga, dunia kembali disuguhi narasi lama: perdamaian yang disyaratkan dengan pelucutan senjata. Proposal ini dikemas dengan istilah “demiliterisasi”.  Hal ini seolah-olah menjadi jalan keluar bagi konflik yang berkepanjangan. Namun, benarkah demikian? Ataukah ini justru bagian dari skenario besar untuk melemahkan perlawanan rakyat Gaza? Fakta terbaru menunjukkan bahwa tekanan terhadap Gaza semakin nyata. Dalam laporan yang beredar, sejumlah pihak internasional melalui forum yang disebut BoP mendesak Hamas untuk melucuti senjatanya sebagai syarat utama rencana perdamaian Gaza. ( antaranews.com , 07/04/2026)  Desakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari paket kebijakan yang diklaim sebagai solusi konflik. Namun, di sisi lain, Hamas dengan tegas menolak tuntutan tersebu...

Ketika Kata Jadi Senjata: Kekerasan Seksual Verbal Cermin Rapuhnya Sistem Sosial

Gambar
OPINI   Oleh Sinta Lestari  Pegiat Literasi dan Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Dunia pendidikan kembali berduka. Kekerasan seksual verbal terjadi di lingkungan penuntut ilmu, yakni di lembaga pendidikan tinggi, hingga viral di sosial media.  Terduga 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) melakukan pelecehan dan kekerasan secara verbal terhadap puluhan mahasiswi hingga dosen di Fakultas tersebut. Kasus ini berawal dari tangkapan layar percakapan para terduga pelaku yang viral di sosial media. (NewsIndonesia, 15/04/2026) Kini banyak kata dan candaan bisa berubah jadi senjata yang mampu melukai, merendahkan seseorang, bahkan menjadi budaya baru di sekitar kita. Apalagi hal ini terus berulang, terutama di lingkup lembaga pendidikan seperti di kampus, sekolah, hingga Pondok Pesantren yang seharusnya menjadi ruang aman untuk belajar, justru menjadi tempat tumbuh suburnya kekerasan seksual. Begitu pula fungsi pendidikan yang seharusnya untuk mencet...