Postingan

Ekonomi Tumbuh di Atas Kertas, Hidup Terhimpit di Realitas

Gambar
  OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd.   Praktisi Pendidikan MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Sebuah infografis menarik dari otoritas statistik yang memamerkan angka pertumbuhan ekonomi meyakinkan disuguhkan kepada publik. Di atas kertas, negara kita sedang bergerak maju, bahkan melompat. Namun, fakta ini berbanding terbalik ketika menyusuri pasar tradisional atau memeriksa saldo rekening kelas pekerja di akhir bulan. Ada jurang pemisah yang makin lebar antara narasi sukses ekonomi makro dengan helaan napas berat rakyat yang kesulitan sekadar untuk menjaga dapurnya tetap mengepul. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen. Banyak kalangan menilai angka ini melampaui ekspektasi dan menjadi laju pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di tengah euforia statistik tersebut, nada skeptis justru memenuhi ruang percakapan publik. Di media sosial muncul istilah-istilah sindiran terhadap kualitas pertumbuhan ekonomi. _Kompas_, 29/6/2026. Validasi atas skept...

Indonesia Emas 2045 : Misi atau Ilusi

Gambar
OPINI  Oleh Anita Humayroh  Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- ndonesia Emas 2045 telah menjadi slogan besar yang digaungkan sebagai cita-cita menuju satu abad kemerdekaan. Gambaran Indonesia sebagai negara maju, berdaya saing global, berpendapatan tinggi, dan memiliki sumber daya manusia unggul terdengar begitu indah. Namun, di balik optimisme itu, muncul pertanyaan yang terus bergema di tengah masyarakat: apakah "Indonesia Emas" benar-benar sedang dipersiapkan, atau justru hanya menjadi ilusi yang perlahan kehilangan makna di hadapan realitas? Generasi muda disebut sebagai penentu keberhasilan Indonesia Emas. Mereka digadang-gadang sebagai bonus demografi yang akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Sayangnya, bonus demografi tidak akan berarti apabila para pemuda justru dihadapkan pada persoalan hidup yang semakin kompleks. Salah satu persoalan yang paling nyata adalah sulitnya memperoleh pekerjaan. Setiap tahun, jutaan lulusan baru me...

Kenaikan Harga BBM dan Urgensi Pengelolaan Energi Menurut Syariat Islam

Gambar
  OPINI Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital MuslimahKaffahMedia.eu.org, OPINI- Lagi-lagi pemerintah memberikan kebijakan yang mengecewakan rakyat. Kali ini, harga Pertamax mengalami kenaikan sebesar Rp3.950 per liter, dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Pada saat yang sama, harga Pertamax Green 95 juga naik sebesar Rp4.100 per liter, dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter ( Kompas.com , 26 Juni 2026). PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92), yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga bagi masyarakat dan keberlanjutan pasokan BBM di tingkat nasional. Penyesuaian harga ini merupakan kenaikan pertama untuk Pertamax setelah lonjakan harga minyak dunia yang dipicu oleh konflik Israel-Iran. Sebelumnya, meskipun berbagai jenis BBM nonsubsidi lainnya telah mengalami kenaikan sejak 18 April 2026, harga Pertamax belum disesuaikan hingga akhirnya mengalami...

Muharam, Hijrah dan Harapan Umat

Gambar
OPINI Oleh Windi Permana, S.sos. Aktivis Muslimah  MuslimahKaffahMedia.eu.org, OPINI- 1 Muharam 1448 H telah tiba, menandai lembaran baru dalam kalender Hijriyah. Muharam seharusnya bukan sekadar pergantian tahun Hijriyah. Namun sayang, di tengah gegap gempita perayaan, fakta umat Islam masih jauh dari predikat khairu ummah —sebaik-baik umat yang dilahirkan untuk menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran. Di dalam negeri, kemiskinan struktural masih membelenggu rakyat. Riset Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM mengungkap bahwa banyak masyarakat di pelosok terjebak kemiskinan akibat kebijakan top-down yang mengabaikan akses mereka terhadap lahan dan infrastruktur (Berita PSKK, UGM 08/06/26).  Sementara itu, maraknya judi online (judol) menjadi ancaman serius. Bareskrim Polri bahkan membongkar jaringan internasional dengan 291 tersangka dan nilai deposit mencapai Rp13,9 triliun serta Kementerian Komdigi mencatat 32.535 URL disalahgunakan untuk judi online sepanja...

Bisnis di Balik Seragam: Wajah Buram Kapitalisme Pendidikan

Gambar
OPINI Oleh Tety Kurniawati  (Aktivis Dakwah dan Penggiat Literasi) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Di tengah kondisi ekonomi yang menghimpit akibat menurunnya daya beli masyarakat dan inflasi. Para orang tua terpaksa berjuang keras guna memenuhi tingginya beban biaya pendidikan anak, jelang tahun ajaran baru yang tinggal menghitung hari. Mereka harus mempersiapkan biaya pendaftaran, membeli seragam, hingga berbagai perlengkapan sekolah lainnya. Banyak keluarga yang memutuskan mengambil pinjaman demi memastikan anak-anak mereka tetap mendapatkan pendidikan. Kerumitan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga masih mendominasi faktor penyebab kecemasan orang tua. Persoalan seperti polemik zonasi terkait ketidaksesuaian domisili, manipulasi data, belum meratanya kualitas pendidikan, hingga terbatasnya kapasitas sekolah negeri. Kerap kali memunculkan dikotomi antara sekolah favorit yang jadi rebutan dan identik dengan siswa unggulan. Sementara di lain sisi ada sekolah non favorit ya...

Hubungan Penguasa dan Rakyat : Antara Kepentingan dan Syariat

Gambar
OPINI Oleh Ummu Qimochagi  Aktivis Muslimah  Muslimahkaffagmedia.eu.org- Beberapa waktu terakhir, hubungan antara penguasa dan rakyat kembali menjadi perbincangan. Berbagai kebijakan pemerintah memunculkan respons yang beragam di tengah masyarakat. Ada yang mendukung, tetapi tidak sedikit pula yang mempertanyakan arah dan prioritas kebijakan yang diambil, terutama di tengah kondisi ekonomi yang makin dirasakan berat oleh rakyat. Salah satu gambaran dari kondisi tersebut terlihat pada aksi mahasiswa di depan Gedung DPR RI pada 19 Juni 2026. Dalam aksi itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait persoalan ekonomi, evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga berbagai kebijakan yang dinilai kurang berpihak kepada rakyat. Mereka meminta pemerintah lebih serius memperhatikan kesulitan ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat. ( kompas.com , 19/06/2026) Fakta lain yang menarik, dalam berbagai aksi belakangan isu MBG kerap disandingkan dengan persoalan BBM dan tinggin...

Pertamax Naik, Buah Pengelolaan Energi Ala Kapitalistik

Gambar
    OPINI Oleh Desi Arisandi  Aktivis Muslimah   MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Lagi dan lagi, kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 telah menarik perhatian khalayak publik. Kenaikan harga Pertamax ini terjadi di tengah gejolak harga minyak dunia. Harga BBM jenis Pertamax (RON 92) yang sebelumnya Rp12.300,00 per liter naik menjadi Rp16.250,00 per liter, atau naik sekitar Rp3.950,00 per liter. Sedangkan Pertamax Green yang awalnya Rp12.900,00 naik menjadi Rp17.000,00, atau naik sekitar Rp4.100,00 per liter. Sementara itu, harga Pertalite non-subsidi masih tetap stabil di angka Rp10.000,00 per liter. Kenaikan harga Pertamax ini pun memicu banyak pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai alasan di balik kebijakan tersebut.   Menurut Dony Maryadi Oekon, Wakil Ketua Komisi XII DPR-RI, kenaikan harga BBM jenis Pertamax ini dipicu oleh meningkatnya harga minyak dunia akibat memanasnya situasi geop...