Postingan

Mengubah Sistem Kufur dari Dalam Adalah Ilusi, Mengapa?

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri Penulis Ideologis dan Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Banyak orang terjebak pada narasi lama yang tampak masuk akal, tetapi sejatinya menyesatkan: jika ingin mengubah keadaan, harus masuk ke dalam sistem agar bisa memperbaikinya dari dalam, harus menjadi bagian dari kekuasaan. Narasi tersebut terdengar rasional, bahkan heroik. Namun, catatan sejarah politik justru menunjukkan fakta sebaliknya, tidak sedikit figur kritis yang runtuh idealismenya setelah masuk ke lingkaran kekuasaan. Realitasnya, banyak politisi dan akademisi yang dahulu dikenal sangat lantang di luar pemerintahan. Mereka kritis kepada penguasa, gemar mengungkap skandal, serta disukai kalangan mahasiswa. Bahkan mereka berani menyuarakan reformasi dengan keras. Akan tetapi, begitu memperoleh jabatan menteri, komisaris, atau posisi di lingkar istana, suara kritis itu tiba-tiba hilang. Mengapa demikian? Karena kekuatan sistem jauh lebih dominan daripada ideologi personal. Fenomena ter...

Lapas Rasa Resort: Ketika Hukum Bisa Dipesan

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri Penulis Ideologis dan Aktivis Dakwah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Ombudsman RI kembali menelanjangi wajah penegakan hukum negeri ini. Pada 23 September 2026, di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, ditemukan bangunan mewah, seperti vila mini di sekitar rumah dinas kepala lapas. Di dalamnya, warga binaan tertentu menikmati televisi layar besar, pendingin ruangan, perangkat kebugaran, bahkan ditemukan botol minuman keras yang diselipkan di atas pendingin ruangan. Bahkan, ada rencana penambahan pusat kebugaran pribadi dan tempat istirahat untuk golf mini. ( BBCNewsIndonesia.com , 30 September 2026) Kejadian ini tidak asing, bahkan termasuk kasus yang terus berulang. Masih segar dalam ingatan kita kasus sel mewah Gayus Tambunan yang bisa pelesiran dengan fasilitas hotel berbintang. Hanya beda lokasi, tetapi modusnya tetap sama. Pertanyaan kritisnya, apakah lapas masih berfungsi sebagai tempat pembinaan, atau sudah berubah menjadi resort eksklusif? Fasilitas Mewah: B...

Bahaya Vape Narkoba Incar Generasi Muda

Gambar
OPINI Oleh Purwanti Aktivis Dakwah Islam  Muslimahkaffahmedia.eu.org- Vape atau rokok elektrik begitu diminati oleh generasi muda. Vape identik dengan gaya hidup modern, desainnya trendi, serta aromanya beragam. Bahkan vape dimanfaatkan jaringan narkoba sebagai modus baru peredaran barang haram.  Dahulu narkoba dalam bentuk pil, serbuk, atau suntikan, kini hadir dalam bentuk liquid narkoba disamarkan dalam kemasan vape agar tidak mencurigakan saat dibawa. Vape yang berisi etomidate (obat bius golongan ll) kini beredar di kalangan muda dengan harga jual Rp3 juta sampai Rp6 juta. Masyarakat mengenal dengan istilah pod getar karena merujuk pada efek tubuh bergetar setelah mengisap vape melalui pod.( kumparanNews.com , 21-9-2026) Meningkatnya temuan penyalahgunaan zat narkotika dalam cairan vape, kepala Badan Narkotika Nasional (BBN), mengajukan pelarangan vape diatur dalam RUU tentang narkotika dan psikotropika, namun hingga kini regulasi masih dalam pembahasan. Kapitalisme Mel...

NEGARA KEJAR PAJAK Rp750 T: RAKYAT DIPALAK DI NEGERI KAYA

Gambar
OPINI Oleh Nur Fitriyah Asri  Penulis Ideologis dan Aktivis Dakwah Berita ekonomi pagi ini cukup menyesakkan dada bagi rakyat kecil. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menargetkan mengejar kekurangan setoran pajak hingga Rp750 triliun sampai akhir tahun 2026. Angka yang fantastis ini disampaikan di tengah upaya menutup shortfall penerimaan negara. Di saat yang hampir bersamaan, Menteri Keuangan (Menkeu) juga memaparkan kajian efektivitas dana pendidikan sebesar Rp824 triliun untuk program sekolah hingga kuliah gratis. Dua angka besar ini, Rp750 triliun dan Rp824 triliun, jika disandingkan, sangat ironis. Satu sisi negara sibuk mencari cara memeras rakyat, sisi lain negara masih mengkaji-kaji soal janji pendidikan gratis yang tak kunjung tuntas. Beban Rakyat Sudah di Ujung Tanduk Bagi rakyat kecil, kabar Rp750 triliun itu bukan sekadar angka statistik APBN. Kabar itu berarti satu hal yang sangat nyata dan langsung terasa di dapur: negara akan semakin agresif memera...

Gratis Kuliahnya, Mahal Sistemnya

Gambar
OPINI Oleh Fadia Nur Amalia Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Kuliah gratis tentu terdengar seperti kabar baik, terutama bagi keluarga yang selama ini harus berpikir keras setiap kali tagihan pendidikan datang. Bayangkan kalau mahasiswa tidak lagi pusing memikirkan UKT setiap semester. Namun, di balik kabar yang terdengar manis ini, ada pertanyaan yang tidak kalah penting yaitu, apakah kuliah gratis benar-benar menyelesaikan masalah pendidikan, atau hanya memindahkan beban pembayaran dari mahasiswa ke negara? Presiden Prabowo Subianto mewacanakan agar pendidikan negeri, termasuk perguruan tinggi negeri (PTN), dapat digratiskan. Pemerintah kemudian mulai menghitung kebutuhan anggaran dan menyiapkan skema penerapan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara. Prabowo juga pernah menyebut dana hasil korupsi yang berhasil dikembalikan kepada negara sebagai salah satu sumber yang dapat digunakan untuk membiayai pendidikan gratis. ( bbc.com , 24/09/2026) Wacana...

Menguji Wacana Kuliah Gratis di Tengah Komersialisasi Kampus

Gambar
OPINI Oleh Haniya Rafa  Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Wacana kuliah gratis kembali menarik perhatian publik, di tengah maraknya gelombang protes mahasiswa terkait lonjakan uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya penunjang akademik. Bagi keluarga yang selama ini terbebani tingginya biaya pendidikan tinggi, gagasan kuliah gratis tentu memberikan angin segar.  Namun, di balik daya tarik populernya, ada pertanyaan yang jauh lebih mendasar daripada sekadar siapa yang membayar biaya kuliah: apakah pendidikan benar-benar keluar dari cengkeraman logika komersialisasi, ataukah negara hanya mengambil alih tagihan yang sebelumnya dibebankan kepada mahasiswa? Pertanyaan ini penting karena persoalan pendidikan tinggi bukan sebatas penetapan tarif. Ia berkaitan erat dengan tata kelola perguruan tinggi, model pembiayaan negara, dan arah orientasi penyelenggaraan pendidikan itu sendiri. Gratis Tidak Otomatis Nonkomersial Kuliah gratis pada dasarnya adalah kebijakan pembiayaan, nega...

Islam Menjawab, Solusi Rapuhnya Generasi dalam Pesatnya Teknologi

Gambar
  OPINI Oleh Venni Hartiyah Pegiat Literasi MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini sangat luar biasa. Puncak penemuan hebat, yaitu AI yang bisa membuat gambar seperti layaknya manusia utuh. Tidak seperti zaman dulu ketika membuat animasi harus dengan kode-kode digital yang rumit, sekarang hanya memakai aplikasi langsung jadi. Kepandaian manusia tidak lepas dari Sang Pencipta. Manusia adalah ciptaan Allah yang paling sempurna. Manusia mempunyai akal untuk selalu berkembang dengan pola pikirnya. Begitu juga dengan bagaimana cara manusia berpikir, tergantung dari mafhumnya . Ketika mafhum manusia biasa, mereka akan berpikir secara biasa atau dangkal, ketika mafhumnya mendalam, cara berpikirnya juga mendalam, dan ketika manusia itu mempunyai mafhum yang cemerlang, otomatis cara berpikir mereka juga cemerlang. Lantas, bagaimana ketika manusia yang mempunyai mafhum biasa saja menyikapi segala macam keruwetan hidup? Bagaimana ketika akal ma...