Palestina Berdarah, Masa Depan Mereka Direnggut
OPINI Oleh Fadia Nur Amalia Aktivis Muslimah Muslimahkaffahmedia.eu.org- Ada anak-anak yang seharusnya sibuk memikirkan ujian, mengejar cita-cita, atau bermain bersama teman-temannya. Namun, bagi anak-anak Palestina, bertahan hidup justru menjadi perjuangan yang harus dihadapi setiap hari. Tiga tahun berlalu sejak Thufan al-Aqsha pada 7 Oktober 2023, tetapi penderitaan mereka belum juga berakhir. Berapa banyak lagi masa depan yang harus hilang sebelum dunia benar-benar bertindak? Kementerian Pendidikan Palestina merilis data yang menunjukkan betapa besarnya kerusakan yang menimpa dunia pendidikan selama tiga tahun konflik. Sebanyak 20.748 pelajar dan 1.058 tenaga pendidikan serta administrasi dilaporkan tewas di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Pada periode yang sama, situasi di Tepi Barat juga memburuk, dengan 1.210 warga Palestina tewas, sekitar 13.350 orang terluka, dan lebih dari 24.600 orang ditahan. ( metrotvnews.com , 7/10/2026) Angka tersebut bukan sekadar deretan statistik. Di balik...