Postingan

Karhutla dan Kerakusan Korporasi

Gambar
Oleh Ummu Himmah Owner StoryKu Muslimahkaffahmedia.eu.org- Tangan-tangan tamak menoreh luka di jantung Khatulistiwa,   Langit pun mengaduh karena kelabu,   Demi kerincing logam hutan dibakar tak bersisa,   Asap mengepul, napas memburu, hidup semakin pilu. Karhutla yang terjadi beberapa pekan terakhir tak kunjung usai. Bahkan efek dominonya tidak main-main. Dilansir Detik.com [4/9/2026], pada pekan lalu seorang anak laki-laki berusia 11 tahun meninggal dunia setelah mengalami sesak napas akibat asap. Sebelumnya, pada awal Agustus 2026, seorang pengendara sepeda motor juga dilaporkan meninggal dunia usai terjebak asap karhutla di Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dampaknya bahkan melintasi batas negara. Sejumlah aktivis lingkungan Malaysia menggelar demonstrasi di depan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur. Mereka mendesak Indonesia membuka identitas perusahaan-perusa...

Paradoks Kenaikan Harga Pangan di Tengah Swasembada

Gambar
OPINI Oleh: Dewi Puspita Sari, MT (Pengamat Kebijakan Publik) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Swasembada pangan strategis nasional diprediksi dapat tercapai pada tahun ini. Hal ini berkat kinerja kementerian dan lembaga terkait di bidang pangan, tetapi juga turut melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Peningkatan pangan ini masih akan menjadi agenda utama kerja nasional setidaknya hingga tahun 2027. Di antara berbagai capaian sepanjang 2026, swasembada pangan menjadi salah satu hasil kinerja yang khusus diangkat oleh pemerintah. Setidaknya ada delapan komoditas telah mencapai swasembada pangan, beberapa di antaranya yaitu beras, jagung, gula, telur, ayam, cabai rawit, cabe merah dan bawang merah. Indonesia terus mencatatkan angka positif dalam upaya swasembada pangan. Sejumlah barang kebutuhan pokok tercatat mengalami surplus produksi dalam negeri. Meski demikian, disparitas harga masih menjadi tantangan utama. Pemerintah berada dalam dilema, antara upaya meningkatkan kesejahteraan petan...

Gaza Terancam Dikosongkan, di Mana Perisai Umat?

Gambar
  Oleh Suhartatik  Aktivis Dakwah  MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Palestina kembali diperlihatkan wajah asli penjajahan yang terus berlangsung di hadapan dunia. Di tengah penderitaan rakyat Gaza akibat perang, blokade, dan penghancuran berbagai fasilitas kehidupan, muncul kembali rencana untuk mengeluarkan warga Palestina dari tanah mereka sendiri. Ironisnya, pengusiran tersebut dibungkus dengan istilah yang seolah terdengar halus yaitu “migrasi sukarela.” Kenyataannya, ketika sekelompok rakyat hidup di bawah tekanan perang, penghancuran, dan penjajahan, sulit berbicara tentang pilihan yang benar-benar sukarela.  Belum lama ini Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir Kembali memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Dalam aksinya tersebut Ben G-Vir menyerukan pembangunan kuil Yahudi di lokasi kompleks suci umat Islam.Tindakan ini dinilai sebagai provokasi dan Upaya mengubah status quo Masjid Al Aqsa. (detik.com, 1/9/2026) Tid...

Keracunan MBG Berulang, Bukan Sekadar Salah Tata Kelola

Gambar
  OPINI Oleh Tatiana Riardiyati Sophia  Aktivis Muslimah  MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Sebanyak 1.961 siswa dan guru keracunan setelah menyantap MBG. Kejadian ini terjadi di beberapa daerah, di antaranya: Sidoarjo, Nganjuk, Jombang (Jawa Timur), Rembang (Jawa Tengah), Agam (Sumatera Barat), Bener Meriah (Aceh), dan Tana Toraja (Sulawesi Selatan), dalam rentang waktu 1-3 September 2026. ( BBCNewsIndonesia.com , 4/09/2026) Dilansir dari Kompas.com 3/09/2026, data yang dikumpulkan dari lembaga pemantau seperti Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), akumulasi korban keracunan MBG ini tembus kisaran 43.838 orang, tersebar di 36 propinsi. Mereka terdiri dari pelajar, guru, ibu hamil, dan balita.  Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyatakan ketidaktaatan terhadap Standar Prosedur Operasional (SOP) menjadi sebab banyaknya kasus keracunan MBG. Disebutkan, pelanggaran SOP sekitar 80-90% mencakup pro...

Bukan Sekadar Hijrah: Tuntutlah Syariat Islam Kafah

Gambar
  Oleh Qitfirul Azizah Pencerah Ideologis  MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Hijrah bukan sekadar pindah tempat. Hijrah adalah pindah haluan. Dari tunduk pada hawa nafsu menjadi tunduk pada hukum Allah Swt.. Dari hidup untuk dunia kepada hidup untuk Allah Swt.. Fenomena Hijrah: Antara Semangat dan Kekosongan  Di era sekarang, kata "hijrah" menjadi sangat populer. Saat diri lelah dengan hiruk-pikuk dunia, saat hati kosong meski dompet tebal, dan saat melihat kerusakan moral di mana-mana, banyak orang memilih "hijrah". Hijrah ke kajian. Hijrah ke komunitas. Hijrah dengan mengganti gaya berpakaian. Hijrah meninggalkan musik, pacar, dan tempat maksiat. Ini kabar baik. Karena Allah Swt. memuji orang yang mau kembali kepada-Nya.   Allah Swt. berfirman: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertobat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.” [QS Al-Baqarah: 222] Namun sayangnya, hijrah hari ini sering berhenti di level ritual. Islam hanya dipahami seb...

Negara Pelayan atau Pebisnis? Refleksi Rentetan Kasus Keracunan MBG

Gambar
  Oleh Windi Permana S. Sos Pendidik Generasi Ideologis MuslimahKaffahMedia.eu.org- MBG dan Rentetan Kasus Keracunan  Sejak 1 hingga 11 September 2026, kasus keracunan yang diduga terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi beruntun di sejumlah daerah, termasuk Sidoarjo, Rembang, Nganjuk, Jombang, Agam, NTB dan Tana Toraja. Dalam rentang 11 hari tersebut, jumlah korban dilaporkan mencapai lebih dari 3.000 orang (bbc.com, 11/09/26). Rentetan ini menegaskan bahwa persoalan MBG belum terselesaikan meski program telah berjalan cukup lama. Akumulasi korban sejak MBG diluncurkan dilaporkan menembus 50.000 orang (rayatimes.id, 10/09/26). Pemerintah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji mengambil langkah taktis, termasuk menjatuhkan sanksi administratif kepada pihak yang bertanggung jawab.  Namun, janji tersebut perlu dipertanyakan benarkah bisa menyolusi persoalan ini, mengingat kasus serupa terus berulang tanpa perbaikan yang signifikan. Badan Gizi Nasional (BGN) men...

MBG Amburadul Karena Syariat Allah Ditinggalkan

Gambar
  OPINI    Oleh Qitfirul Azizah Pencerah Ideologis  MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Anak-anak kita makan bukan untuk kenyang. Mereka makan untuk sakit. Lima puluh ribu korban dan negara hanya bilang: “Maaf, ini kelalaian SOP.” Dapur Negara yang Meracuni Rakyatnya Sendiri  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya menjadi bukti negara hadir. Kenyataannya, yang hadir justru rumah sakit. Dalam 3 hari, 1–3 September 2026, korban keracunan MBG mencapai sekitar 2.000 orang di Sidoarjo, Rembang, Nganjuk, Jombang, Agam, Tana Toraja, dan daerah lain. Gejalanya sama di antaranya mual, muntah, diare, demam. Banyak yang harus diinfus. Total korban sejak MBG diluncurkan sudah menembus 50.000 orang, menurut data Badan Gizi Nasional [BGN]. Angka ini bukan kecil. Itu setara dengan satu stadion sepak bola penuh anak-anak yang tumbang karena makan dari program negara. Respon pemerintah hanya permintaan maaf dan janji sanksi administratif. Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan...